Nvidia akan Membuat Chipset AI dan Superkomputer di Amerika Serikat

Rahmat Jiwandono
Rabu 16 April 2025, 16:53 WIB
Nvidia. (Sumber: Nvidia)

Nvidia. (Sumber: Nvidia)

Techverse.asia - Dalam sebuah keputusan yang hampir pasti diinformasikan oleh kekacauan tarif yang baru-baru ini menggemparkan perekonomian dunia, Nvidia akan mulai membuat beberapa chipset kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) dan superkomputernya di Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Riset: Nvidia dan Microsoft Lebih Inovatif Dibanding Apple

Perusahaan tersebut mengumumkan pada Senin (14/4/2025) kemarin bahwa mereka berencana untuk mulai memproduksi beberapa produknya di AS untuk pertama kalinya. Nvidia juga telah mempunyai lebih dari satu juta kaki persegi ruang manufaktur untuk membangun dan menguji chipset AI di Arizona dan Texas.

Nvidia menyebutkan bahwa mereka telah memulai produksi chipset Blackwell di fasilitas TSMC di Phoenix, Arizona, sedangkan perusahaan tersebut bekerja untuk membangun pabrik manufaktur superkomputer di Texas - bermitra dengan Foxconn di Houston dan Wistron di Dallas.

Di Arizona, Nvidia bermitra dengan Amkor dan SPIL untuk operasi pengemasan dan pengujian. Amkor, sebuah perusahaan AS, merakit dan menguji semikonduktor, dan SPIL sendiri atau Siliconware Precision Industries Co., adalah perusahaan pengemasan dan pengujian asal Taiwan.

Baca Juga: Lintasarta Rilis GPU Merdeka dengan Dukungan Nvidia: Dorong Capai Potensi Digital

Sementara itu, Foxconn, produsen elektronik terbesar di dunia, adalah mitra dan pelanggan Nvidia. Wistron, produsen elektronik Taiwan lainnya, juga menggunakan teknologi Nvidia di pabrik-pabriknya.

Foxconn dikenal karena perannya dalam rantai pasokan Apple ini telah memiliki proyek ekspansi yang kadang-kadang gagal di Wisconsin dan Ohio dan telah bekerja sama dengan Nvidia untuk produksi Blackwell di dalam negeri sejak tahun lalu.

Produksi massal di pabrik-pabrik Houston dan Dallas, Texas, diharapkan akan meningkat dalam 12-15 bulan ke depan, dan dalam empat tahun ke depan, perusahaan ini bertujuan untuk memproduksi infrastruktur AI senilai setengah triliun dolar di AS.

“Mesin infrastruktur kecerdasan buatan dunia sedang dibangun di AS untuk pertama kalinya,” terang CEO Nvidia Jensen Huang dalam sebuah pernyataan resminya kami kutip, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Polaroid Flip, Kamera Instan untuk Fotografi Analog

“Menambahkan manufaktur (di) Amerika Serikat membantu kami memenuhi permintaan chipset AI dan superkomputer yang luar biasa dan terus meningkat, memperkuat rantai pasokan kami, dan meningkatkan ketahanan kami,” lanjutnya.

Meski demikian, tidak sepenuhnya jelas versi chipset Blackwell Nvidia mana yang akan benar-benar dibuat TSMC, tetapi pembuat chipset ini berencana untuk dilengkapi untuk menangani berbagai macam manufaktur untuk perusahaan teknologi AS, termasuk Apple dan Qualcomm.

Sebagian besar semikonduktor telah dibebaskan dari putaran tarif 'Hari Pembebasan' Trump, pungutan yang sebagian besar telah ia hindari dengan jeda 90 hari, kecuali bea masuk atas impor dari China.

Dan mungkin berkat manuver politik Jensen Huang di resort Mar-a-Lago, pemerintah AS juga telah menghindari kontrol ekspor lebih lanjut pada chipset AI H20 milik Nvidia, yang dibuat khusus untuk mematuhi pembatasan era Joe Biden pada kinerja perangkat keras yang dijual ke Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga: Huawei Diduga Masih Gunakan Chip TSMC Meskipun Ada Sanksi dari Amerika Serikat

Dilansir dari media NPR, H20 itu merupakan chipset Nvidia tercanggih yang masih dapat diekspor ke China, terhindar berkat janji dari Huang untuk menggelontorkan modal ke dalam komponen untuk pusat data kecerdasan buatan yang berbasis di AS.

Nvidia pun telah memperoleh manfaat paling langsung dari ledakan kecerdasan buatan saat ini, dan tampaknya akan sangat terpengaruh oleh putaran tarif terbaru yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Hingga 11 April 2025, beberapa tarif tersebut telah 'dihentikan sementara' untuk produk komputer dan chipset, sehingga menyelamatkan perusahaan seperti Nvidia dari beberapa pertikaian keuangan, tetapi memindahkan beberapa manufaktur ke AS adalah cara yang jauh lebih permanen untuk menghindari perang dagang yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Qualcomm Akan Akuisisi Intel?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

NVIDIA Kembangkan Chip Flagship Terbaru, H200

Selasa 14 November 2023, 19:28 WIB
NVIDIA Kembangkan Chip Flagship Terbaru, H200
Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)