Nvidia Hadirkan Blackwell GeForce RTX 50 Series, Segini Harganya

Rahmat Jiwandono
Rabu 08 Januari 2025, 17:24 WIB
Nvidia Blackwell GeForce RTX 50 Series. (Sumber: Nvidia)

Nvidia Blackwell GeForce RTX 50 Series. (Sumber: Nvidia)

Techverse.asia - Di event CES 2025 yang diselenggarakan di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS) pada 7-10 Januari, Nvidia baru-baru ini memperkenalkan GPU untuk desktop dan laptop GeForce RTX 50 Series. Ini didukung oleh arsitektur Nvidia Blackwell, Tensor Core generasi kelima, dan RT Core generasi keempat.

GeForce RTX 50 Series menghadirkan terobosan dalam rendering yang digerakkan oleh kecerdasan buatan, termasuk neural shader, teknologi manusia digital, geometri, dan pencahayaan. “Blackwell, mesin kecerdasan buatan, telah hadir untuk para gamer PC, pengembang, dan kreator,” ujar Jensen Huang sebagai Pendiri dan CEO Nvidia.

GeForce RTX 5090

Ada tiga kartu grafis yang dirilis oleh Nvidia. Pertama, GPU GeForce RTX 5090 - GPU GeForce RTX tercepat hingga saat ini - memiliki 92 miliar transistor, yang menyediakan lebih dari 3.352 triliun operasi AI per detik (TOPS) daya komputasi. Inovasi arsitektur Blackwell dan DLSS 4 berarti GPU GeForce RTX 5090 mengungguli GPU GeForce RTX 4090 hingga 2x lipat.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Laptop ASUS All New Zenbook A14, Ditenagai Prosesor Snapdragon X

Generasi Blackwell dari teknologi Nvidia Max-Q memperpanjang masa pakai baterai hingga 40 persen dan mencakup laptop tipis dan ringan yang mempertahankan desain rampingnya tanpa mengorbankan daya atau performa.

DLSS 4 meluncurkan Multi Frame Generation untuk meningkatkan frame rate dengan menggunakan kecerdasan buatan guna menghasilkan hingga tiga frame per frame yang dirender. Teknologi ini bekerja bersamaan dengan rangkaian teknologi DLSS untuk meningkatkan performa hingga 8x lipat dibandingkan rendering tradisional, sekaligus mempertahankan responsivitas dengan teknologi Nvidia Reflex.

DLSS 4 juga memperkenalkan aplikasi real-time pertama di industri grafis dari arsitektur model transformer. Model DLSS Ray Reconstruction dan Super Resolution berbasis transformer menggunakan parameter 2x lebih banyak dan komputasi 4x lebih banyak untuk memberikan stabilitas yang lebih baik, mengurangi ghosting, detail yang lebih tinggi, dan anti-aliasing yang ditingkatkan dalam adegan gaim

GeForce RTX 5080

"DLSS 4 akan didukung pada GPU GeForce RTX 50 Series di lebih dari 75 permainan dan aplikasi pada hari peluncuran," katanya.

Baca Juga: Samsung Resmi Meluncurkan Chip Memori GDDR7 Pertama di Industri Kartu Grafis Komputer

Lebih lanjut, Nvidia Reflex 2 memperkenalkan Frame Warp, sebuah teknik inovatif untuk mengurangi latensi dalam permainan dengan memperbarui frame yang dirender berdasarkan input mouse terbaru sebelum dikirim ke layar. Reflex 2 dapat mengurangi latensi hingga 75 persen.

"Hal ini akan memberi gamer keunggulan kompetitif dalam gim multipemain dan membuat judul pemain tunggal lebih responsif," tambah dia.

Nvidia GeForce RTX 50 Series menawarkan TOPS kecerdasan buatan yang terdepan di industri untuk mendukung karakter gim otonom secara paralel dengan rendering gim.

GeForce RTX 5070

Baca Juga: NVIDIA Berencana Membuat Tiga Chip Baru untuk China

Dalam kesempatan yang sama, Nvidia memperkenalkan serangkaian teknologi Nvidia ACE baru yang memungkinkan karakter gim untuk memahami, merencanakan, dan bertindak seperti pemain manusia.

Karakter otonom bertenaga ACE sedang diintegrasikan ke dalam PUBG: BATTLEGROUNDS milik KRAFTON dan InZOI, gim simulasi kehidupan mendatang milik penerbit tersebut, serta MIR5 milik Wemade Next.

Selain itu, GeForce RTX 50 Series meningkatkan alur kerja kreatif. GPU ini merupakan GPU konsumen pertama yang mendukung presisi FP4, yang meningkatkan kinerja pembuatan gambar AI untuk model seperti FLUX hingga 2x lipat dan memungkinkan model AI generatif berjalan secara lokal dalam jejak memori yang lebih kecil, dibandingkan dengan perangkat keras generasi sebelumnya.

Untuk pengguna desktop, GPU Nvidia GeForce RTX 5090 dan GeForce RTX 5080 akan tersedia pada akhir bulan ini dengan harga masing-masing US$2000 atau sekitar Rp32 jutaan dan US$1000 atau sekitar Rp16 jutaan. Sedangkan, GeForce RTX 5070 Ti dan GeForce RTX 5070 akan tersedia mulai Februari 2025 dengan harga masing-masing US$750 atau sekitar Rp12 jutaan dan US$550 atau sekitar Rp8,9 jutaan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

NVIDIA Kembangkan Chip Flagship Terbaru, H200

Selasa 14 November 2023, 19:28 WIB
NVIDIA Kembangkan Chip Flagship Terbaru, H200
Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)