Damac Digital Hadirkan Data Center di Tengah Kota Jakarta

Rahmat Jiwandono
Jumat 13 Maret 2026, 14:36 WIB
Damac Digital. (Sumber: istimewa)

Damac Digital. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Damac Digital, perusahaan infrastruktur digital global yang berkantor pusat di Dubai, Uni Emirat Arab, menunjukkan dukungannya untuk mewujudkan impian Indonesia menjadi kekuatan digital baru di Asia. Dukungan itu ditandai dengan dilakukannya proses "topping off" (tutup atap) pada kuartal pertama 2026.

Infrastruktur ini dirancang sebagai pusat data pertama di Indonesia dengan nama JKT01 – Jakarta Central. Bangunan yang didirikan dengan total nilai investasi sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2,3 triliun ini diharapkan sudah bisa dioperasionalisasikan pada tahun ini.

“Fase pertama dijadwalkan selesai pada kuartal ketiga tahun 2026, sekaligus juga menjadi bukti kami memperkuat jejak portofolio kami di seluruh wilayah Asia Tenggara,” kata Hussain Sajwani selaku Pendiri Damac Digital, dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Kamis (12/03/2026).

Baca Juga: Laporan Coursera: Perempuan Selesaikan Kursus AI Generatif Lebih Tinggi Ketimbang Pria

Sajwani menjelaskan proses "topping off" pusat data JKT01 – Jakarta Central ini menjadi pencapaian penting terhadap rampungnya struktur utama bangunan yang berada di lokasi MT Haryono, Jakarta. Ia mengatakan proses yang telah dilakukan ini menjadi progres dari fase konstruksi yang signifikan dibangun hanya dalam waktu enam bulan sejak tahap groundbreaking pada Agustus 2025.

Lebih lanjut, katanya, topping off ini juga dapat dilihat sebagai salah satu keberhasilan dalam membangun struktur utama dan fondasi operasional data center di Jakarta. Momen ini menjadi bukti dedikasi dan kolaborasi tim dalam menghadirkan standar kualitas terbaik.

Ia juga menegaskan komitmen untuk memastikan penyelesaian proyek ini terus berjalan lancar demi menghadirkan manfaat berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh mitra bisnis dan pemangku kepentingan di Indonesia.

Milestone konstruksi ini menonjolkan keunggulan engineering dan strategi jangka panjang kami. Dengan infrastruktur yang scalable, kami siap mendukung tujuan Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekuatan digital baru di Asia,” ujarnya. 

Baca Juga: Foxconn Mengumumkan Kemitraan dengan Zettabyte untuk Mengubah Pusat Data AI

Dia menegaskan bahwa hadirnya proyek ini menjadi visi perusahaan untuk dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia. “Kami senang melihat kemajuan pesat pembangunan ini yang berhasil rampung dalam waktu singkat guna memenuhi kebutuhan data center generasi terbaru,” katanya. 

Sebagaimana diketahui, rencana pembangunan Jakarta Data Center (JKT-01) ini kali pertama diumumkan pada tahun 2024. Total nilai investasi yang dikucurkan sebesar Rp 2,3 triliun.

“Pemilihan lokasi di kawasan MT Haryono ini memiliki pertimbangan strategis bahwa daerah ini berada di dalam klaster pusat data yang paling terkoneksi dan bisa menjadi pusat hub data di wilayah Jakarta,” katanya.

Bangunan JKT-01 ini hadir dengan fasilitas setinggi enam lantai yang berada di atas lahan dengan luas 3.600 meter persegi dan bangunan seluas 15.080 meter persegi. Nantinya bangunan ini akan mendistribusikan daya sebesar 19,2 MW.

Baca Juga: Ekspansi Pasar ke Indonesia, MoEngage Akan Meluncurkan Pusat Data AWS

Dikatakannya, menjelaskan dengan mengadopsi sistem menara pendingin air (water-cooling tower) yang mutakhir, fasilitas ini nantinya mampu menampung hingga 1.350 rak dengan kerapatan rata-rata 13–15 kW dengan efisiensi energi maksimal.

“JKT-01 akan memiliki tiga ruang data (data hall) seluas masing-masing sekitar 760 meter persegi yang khusus dirancang untuk memberikan efisiensi energi, mendukung operasional berkelanjutan, dan selaras dengan standar global pusat data ramah lingkungan (green data center),” terangnya.

Dia menambahkan lagi bahwa kehadiran JKT-01 diproyeksikan dapat menjawab permintaan yang terus meningkat dari Penyedia Layanan Cloud (CSP) dan penyebaran edge computing. Fase pertama dijadwalkan selesai pada kuartal ketiga tahun 2026. “Fase ini menjadi bukti terhadap jejak portofolio Damac Digital di seluruh wilayah Asia Tenggara, dan itu dimulai dari Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga: Data Center Telkom Gunakan Energi Berkelanjutan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)