Roblox Tambahkan Fitur Penyaring Obrolan Berbasis AI untuk Kata-kata Terlarang

Rahmat Jiwandono
Jumat 13 Maret 2026, 16:53 WIB
Roblox sensor omongan yang tak pantas di kolom chat. (Sumber: Roblox)

Roblox sensor omongan yang tak pantas di kolom chat. (Sumber: Roblox)

Techverse.asia - Roblox telah resmi memperkenalkan fitur pengubahan kalimat obrolan berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan secara real-time (waktu nyata) yang secara otomatis akan mengganti kata-kata terlarang dengan bahasa yang lebih sopan. Fitur baru ini melampaui filter teks Roblox saat ini, yang hanya mengganti kata dan frasa terlarang dengan simbol "#".

Permainan daring (online) ini telah menggunakan filter kecerdasan buatan untuk memblokir bahasa apa pun yang bertentangan dengan kebijakannya selama beberapa waktu, tetapi sebelumnya mengganti obrolan yang disensor dengan serangkaian tanda pagar (####).

Baca Juga: Kamera GoPro Generasi Berikutnya akan Ditenagai Prosesor GP3, Mendukung AI

Roblox mengakui bahwa terlalu banyak tanda pagar dapat mengganggu dan membuat percakapan sulit diikuti. Sekarang, alih-alih hanya menampilkan tanda pagar, teks yang difilter akan diubah menjadi bahasa yang lebih sopan dan mendekati maksud asli pengguna.

Kepala Keamanan Roblox Rajiv Bhatia mengatakan bahwa gim ini dimulai dengan kata-kata kasar. Misalnya, jika pengguna mengirim chat "Hurry TF up" di obrolan, maka sistem akan langsung menggantinya dengan "Hurry up!"

Semua orang di obrolan pun akan melihat pemberitahuan ketika sebuah pesan telah diubah susunannya, dan pengirim akan melihat bahasa apa yang telah disunting. “Obrolan sangat penting bagi cara orang terhubung, berkoordinasi, dan bermain di Roblox,” katanya lewat keterangan tertulisnya kami sadur, Jumat (13/2/2026).

Pengubahan susunan kata secara waktu nyata, sambungnya, ikut membantu menjaga permainan dan percakapan tetap pada jalurnya sambil mengarahkan bahasa ke arah yang pantas. Pendekatan ini mengurangi gesekan dalam obrolan sambil mempertahankan standar yang membantu menjaga komunitas kita tetap beradab.

Baca Juga: UMG x Roblox Memperluas Pengalaman Musik Kreatif dan Komersial

Sementara itu, bagi pengguna yang terus mengumpat dalam obrolan akan tetap dihukum karena melanggar kebijakan Roblox meskipun AI mengubah susunan pesan mereka. “Seiring sistem ini berkembang, mereka menciptakan roda penggerak untuk kesopanan, di mana umpan balik waktu nyata membantu pengguna belajar dan mengadopsi standar komunitas kami,” ujar dia.

Roblox juga mencatat bahwa meskipun pengubahan susunan kata mengurangi beberapa gangguan dalam obrolan, sistem keamanannya tetap berlaku untuk perilaku yang lebih serius. Fitur baru ini didukung di semua bahasa yang saat ini sudah tersedia melalui alat terjemahan otomatis Roblox.

Perusahaan juga akan meningkatkan sistem penyaringan teks untuk mendeteksi lebih banyak variasi bahasa terlarang. Roblox menyatakan bahwa hasil awal menunjukkan sistem semakin baik dalam mendeteksi leetspeak, dan upaya yang lebih canggih untuk melewati filter.

Baca Juga: Praregistrasi Ragnarok Zero: Global Resmi Dibuka, Dapat Lisensi dari Gravity

Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengurangi prevalensi false negative saat berbagi atau meminta informasi pribadi hingga dua puluh kali lipat.

Pengubahan kalimat telah diterapkan pada obrolan antara pengguna yang telah diverifikasi usianya dalam kelompok usia yang serupa dan dalam semua bahasa yang didukung oleh alat terjemahan dalam gim tersebut.

Roblox sebelumnya telah memperkenalkan sistem verifikasi usia wajib pada Januari tahun ini setelah muncul laporan bahwa mereka memiliki "masalah pedofilia," dengan pemain dewasa diduga menggunakan gim tersebut untuk merayu anak-anak.

Anak-anak di bawah usia 13 tahun tidak lagi dapat menggunakan obrolan dalam gim di luar pengalaman tertentu, sedangkan yang lain dapat mengobrol dengan pemain seusia mereka.

Baca Juga: Dituding Jadi Sarang Pedofil, Jaksa Agung Louisiana Gugat Roblox

Namun demikian, verifikasi usia tidak menghentikan pihak berwenang untuk menuntut Roblox: LA County, dalam gugatan yang diajukan pada Februari 2026, yang mentatakan Roblox mengetahui pelantarnya "membuat anak-anak menjadi mangsa mudah bagi pedofil."

Jaksa Agung Louisiana di Amerika Serikat (AS) juga baru saja mengajukan gugatan, dengan mengatakan bahwa Roblox menciptakan taman umum dan mengisinya dengan predator seksual yang memangsa anak-anak.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)