Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Rahmat Jiwandono
Jumat 12 Juni 2026, 13:38 WIB
Siri AI. (Sumber: ist)

Siri AI. (Sumber: ist)

Techverse.asia - Apple telah memperkenalkan Siri AI, versi Siri yang sepenuhnya baru, yang didukung oleh Apple Intelligence. Sayangnya, lantaran UU Pasar Digital (DMA), Apple tidak akan dapat merilis Siri AI di Uni Eropa (UE) bersamaan dengan peluncuran sistem operasi iOS 27 dan iPadOS 27.

Selama beberapa bulan terakhir, regulator UE tidak menerima solusi yang diusulkan Apple untuk membawa Siri AI ke Uni Eropa sambil tetap mendukung asisten virtual lainnya dengan aman.

“Kami sangat kecewa bahwa pengguna kami di Uni Eropa tidak akan memiliki Siri AI di iPhone atau iPad ketika kami merilis perangkat lunak baru kami akhir tahun ini,” kata Wakil Presiden Senior Rekayasa Perangkat Lunak Apple Craig Federighi.

Harapannya adalah untuk akhirnya membawa Siri AI ke UE, dan perusahaan akan terus berdiskusi dengan regulator Uni Eropa tentang langkah selanjutnya.

Baca Juga: Apple Memperkenalkan Siri AI: Asisten yang Jauh Lebih Mumpuni dan Personal

“Namun, penolakan mereka untuk berdiskusi secara konstruktif tentang solusi yang menjaga privasi dan keamanan berarti saat ini kami tidak memiliki jadwal ketersediaan Siri AI di iOS dan iPadOS di Uni Eropa,” ujarnya.

Saat iOS 27 dan iPadOS 27 diluncurkan akhir tahun ini, pengguna di Benua Biru tidak akan memiliki akses ke Siri AI dan kemampuan canggihnya - termasuk aplikasi khusus baru untuk meninjau kembali percakapan, pengalaman Visual Intelligence yang diperluas, alat terintegrasi untuk menulis, mode Siri di Kamera pada iOS, dan kemampuan Siri AI lainnya yang diumumkan di WWDC26.

Karena Siri AI di watchOS 27 membutuhkan iPhone yang dipasangkan dengan Siri AI, pengguna di Uni Eropa tidak akan memiliki akses ke Siri AI di watchOS 27. Pengguna di UE akan dapat mengakses Siri AI di macOS 27 dan visionOS 27.

Pengembang atau developer yang berlokasi di UE tidak akan dapat menguji atau menggunakan fitur Siri AI baru untuk aplikasi mereka di iOS 27, iPadOS 27, dan watchOS 27.

Baca Juga: ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Siri AI dirancang untuk bersifat pribadi dan terintegrasi secara mendalam di seluruh pelantar Apple menggunakan pemrosesan di perangkat dan Private Cloud Compute, yang memperluas privasi dan keamanan iPhone ke cloud.

Namun, berdasarkan interpretasi ekstrem regulator UE terhadap DMA, Apple harus memberikan akses langsung kepada asisten virtual mana pun ke data pribadi pengguna - dan kemampuan untuk mengontrol langsung aplikasi lain yang terpasang - segera setelah Siri AI tersedia di Uni Eropa, tanpa perlindungan penting yang diperlukan untuk menjaga keamanan pengguna dan data mereka.

Menurut regulator Uni Eropa, DMA mengharuskan Apple untuk memberikan akses hampir tak terbatas kepada sistem AI mana pun ke perangkat pengguna, serta kemampuan untuk bertindak secara otonom tanpa pengawasan dan kontrol berkelanjutan dari pengguna.

Hal itu termasuk kemampuan untuk membaca dan mengirim pesan, melakukan pembelian, mengakses file, dan menjalankan tindakan di seluruh aplikasi.

Baca Juga: Meta AI Akhirnya Tersedia di Uni Eropa tetapi Kemampuannya Terbatas

Para peneliti keamanan telah menunjukkan bahwa sistem AI dapat dibajak untuk mencuri data pribadi - seperti kata sandi dan foto - dan untuk mengubah file dan pengaturan akun secara permanen tanpa persetujuan pengguna. Seiring bertambahnya kemampuan sistem AI, risiko ini dengan cepat meningkat frekuensi dan cakupannya.

Mengingat risiko serius bagi pengguna, Apple merancang solusi yang disebut Trusted System Agent - perantara yang memungkinkan asisten virtual untuk mengakses fitur dan kemampuan yang sama dengan Siri AI untuk perangkat di UE dengan aman.

Apple juga membagikan rencana untuk meluncurkan AI Siri di Uni Eropa sambil secara bertahap memperkenalkan solusi baru ini selama periode 18 bulan. Komisi Eropa menolaknya bahkan mereka tidak menyetujui proposal Apple mana pun.

Baca Juga: Apple App Store Diduga Melanggar UU Pasar Digital Uni Eropa, Dendanya Besar

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)