Techverse.asia - Reto, pemegang lisensi Kodak, diam-diam telah menambahkan kamera 35 milimeter (mm) ramah pemula lainnya ke jajaran kamera analognya.
Baca Juga: Fujifilm X Half: Kamera Digital Ringkas dengan Estetika Film Analog
Kodak EC35 adalah kamera point-and-shoot dengan fokus tetap yang ditujukan khusus untuk fotografer kasual dan pendatang baru yang penasaran dengan fotografi film, berkat harganya yang terjangkau dan kemudahan pengoperasiannya.
“Kodak EC35 adalah kamera point-and-shoot ramah pemula yang menghilangkan kerumitan fotografi film, mengembalikan kegembiraan murni ke setiap bingkai” tulis Reto Project dalam deskripsi kamera baru tersebut disadur Techverse.asia, Senin (27/7/2026).
Ini adalah kamera film point-and-shoot yang sangat lucu dan tidak akan menguras kantong kamu. Sebab, Kodak EC35 tersedia untuk dibeli sekarang dengan harga US$35 atau setara dengan Rp627 ribu.
Baca Juga: Anthropic Meningkatkan Mode Suara Claude dengan Model yang Lebih Canggih
Kamera analog baru ini hadir dalam enam warna: hitam, putih, kuning, lavender, biru muda, merah muda muda, dan hijau muda. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan Kodak EC35 secara terpisah atau membelinya dalam paket dengan satu rol film Kodak Ultramax 400 seharga US$10 atau sekitar Rp179 ribuan.
Kamera analog ini tentunya bukan kamera mewah. Produk ini memiliki lensa akrilik 25 mm yang memiliki aperture tetap f/10 dan kecepatan rana 1/100, serta flash internal (yang membutuhkan baterai AA).
Kodak EC35 juga memiliki penutup geser yang melindungi lensa dan berfungsi sebagai pengunci rana, sehingga pengguna dapat memasukkannya ke dalam tas atau saku tanpa khawatir akan jepretan yang tidak sengaja.
Baca Juga: Leica M11-D: Hadirkan Pesona Klasik Fotografi Analog ke Dunia Digital
"Dilengkapi dengan penutup geser yang mudah disentuh untuk perlindungan instan dan flash bawaan, kamera ini dirancang untuk dimasukkan ke dalam tas Anda dan siap untuk setiap momen emas!" lanjut bunyi pernyataan.

Fakta bahwa kamera ini memiliki penggulungan dan pengembalian film manual semakin menekankan hal itu. Dan pengguna benar-benar dapat menikmati estetika sekali pakai berkat flash otomatis internalnya.
Tidak seperti A1, tidak ada fitur eksposur ganda atau fokus zona di sini. Kodak EC35 dirancang agar hampir tidak memerlukan pemikiran untuk digunakan. Kamera ini juga sangat ringkas, dengan berat 102 gram dan berukuran 119 x 65 x 41,5 milimeter (mm).
Baca Juga: Rekomendasi 3 Kamera Instan Terbaik yang Harganya Dibawah 3 Jutaan
Adapun salah satu fitur spesialnya adalah penutup lensa geser, yang mengingatkan pada jajaran Olympus Stylus/Mju. Penutup lensa memiliki warna yang sedikit lebih gelap daripada bagian bodi kamera lainnya, memberikan kontras yang halus.
Bahkan warna hitam pekat dan putih vanila memiliki aksen warna yang berbeda, membuatnya sedikit lebih bergaya daripada kamera sekali pakai. Meskipun kamera ini menggunakan merek Kodak, kamera ini berasal dari Reto, pemegang lisensi Kodak di balik kamera Kodak Charmera yang viral.
Reto sendiri telah secara konsisten membangun kembali ekosistem analog bermerek Kodak dengan kamera yang menyenangkan dan terjangkau seperti Ektar H35 half-frame, H35N half-frame, dan Snapic A1, kamera kompak dengan lensa kaca tiga elemen 25 mm dan mode eksposur ganda.
Kodak EC35 menempati posisi sebagai model yang lebih dasar yang menghasilkan frame 35 mm penuh, berada di bawah Snapic A1 yang kaya fitur dengan LCD, penggulungan/pengembalianfilm otomatis, dan fitur multi-eksposur.
Baca Juga: Nikon Luncurkan Nikkor Z 24-105MM F/4-7.1: Lensa Zoom 4,4x yang Ringan














