Meta AI Akhirnya Tersedia di Uni Eropa tetapi Kemampuannya Terbatas

Rahmat Jiwandono
Selasa 25 Maret 2025, 19:58 WIB
Ilustrasi Meta AI. (Sumber: Meta)

Ilustrasi Meta AI. (Sumber: Meta)

Techverse.asia - Meta bakal segera menghadirkan chatbot kecerdasan buatannya ke Uni Eropa hampir satu tahun setelah menghentikan peluncurannya di kawasan tersebut. Meta akan meluncurkan asisten AI mereka di 41 negara Eropa, termasuk negara-negara anggota Uni Eropa, mulai minggu ini.

Baca Juga: Apple Memperbarui AirPods Max dengan Audio Lossless dan Latensi Rendah

Meta juga akan memperluas aksesnya ke 21 wilayah Eropa di luar negeri. Dalam pengumumannya, Meta menyatakan bahwa pihaknya butuh waktu lebih lama untuk menghadirkan teknologi AI-nya kepada pengguna di Benua Biru lantaran Meta terus 'menavigasi sistem regulasi yang rumit.'

Meta AI sendiri telah tersedia di Amerika Serikat (AS) sejak 2023, berfungsi sebagai asisten kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu mengobrol dan menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat menghasilkan gambar dan membuat swafoto bergaya, di antara keajaiban kreatif lainnya. Fitur-fitur ini belum tersedia dalam versi Eropa.

Sebenarnya, Meta telah berencana untuk menyediakan teknologi AI-nya di kawasan tersebut tahun lalu, namun harus menunda rencananya setelah Komisi Perlindungan Data Irlandia memintanya untuk menunda pelatihan Model Bahasa Besar (LLM) pada konten yang diunggah oleh pengguna dewasa Eropa di Facebook dan Instagram.

Baca Juga: Facebook akan Hapus Banyak Video Siaran Langsung Lama Secara Massal

Sebulan setelah permintaan regulator Irlandia, Meta menegaskan bahwa mereka tidak akan merilis model Llama multimoda barunya di wilayah tersebut 'karena sifat lingkungan regulasi Eropa yang tidak dapat diprediksi.' Mereka juga menghentikan peluncuran model AI Llama multimoda di Uni Eropa karena kendala yang sama.

Untuk saat ini, Meta mengatakan asisten AI-nya hanya akan berfungsi sebagai chatbot bagi pengguna di Eropa, membantu bertukar pikiran, merencanakan perjalanan, atau menjawab pertanyaan tertentu menggunakan informasi dari web.

Pengguna di Eropa juga akan dapat menggunakan Meta AI untuk menampilkan jenis konten tertentu di feed Instagram mereka. Tapi, mereka tidak dapat menggunakan alat tersebut untuk melakukan hal-hal seperti membuat atau menyunting gambar, serta mengajukan pertanyaan tentang foto. Model tersebut juga tidak dilatih pada data pengguna UE.

Baca Juga: Meta AI: Chatbot AI dari Meta, Masih Berbasis Llama 2

"Peluncuran ini mengikuti hampir satu tahun keterlibatan intensif dengan berbagai regulator Uni Eropa dan untuk saat ini, kami hanya menawarkan model teks saja di wilayah tersebut yang tidak dilatih pada data pihak pertama dari pengguna di sana," ungkap juru bicara Meta Ellie Heatrick.

Dikatakannya, raksasa teknologi yang salah satu pendirinya ialah Mark Zuckerberg ini akan terus bekerja sama dengan regulator setempat sehingga orang-orang di Eropa memiliki akses dan dilayani dengan baik oleh inovasi AI Meta yang sudah tersedia di seluruh dunia.

Dengan begitu, Meta akan memulai peluncuran kecerdasan buatan di Eropa dengan menggabungkan teknologi tersebut ke dalam aplikasi perpesanannya di Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger, yang akan segera menampilkan lingkaran biru pada antarmuka mereka.

Baca Juga: Lagi dan Lagi, Uni Eropa Beri Denda pada Meta Lebih dari Rp13 Triliun karena Hal Ini

Aplikasi ini akan tersedia dalam enam bahasa di kawasan tersebut dan akan memiliki kemampuan terbatas yang berkisar pada permintaan teks untuk saat ini, tetapi perusahaan tersebut menyebutkan bahwa mereka berharap untuk memperluas penawaran AI mereka dari waktu ke waktu hingga menemukan 'kesetaraan dengan AS.'

Pengguna Eropa juga akan dapat menghubungi Meta AI dalam obrolan grup dengan mengetik @MetaAI diikuti dengan permintaan atau pertanyaan mereka. Pengguna juga akan dapat menggunakan chatbot untuk menampilkan posting dan Reels yang relevan dengan mengetikkan permintaan, seperti 'tunjukkan konten Vancouver Island kepada saya.'

"Mereka juga akan dapat mencari informasi dari seluruh web di dalam chatbot," tambah Heatrick.

Baca Juga: Chatbot Claude dari Anthropic Bisa Diunduh di Android, Ini Bedanya dengan ChatGPT

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)