PM Malaysia Anwar Ibrahim Kritik Kebijakan Instagram

Uli Febriarni
Jumat 02 Agustus 2024, 12:43 WIB
Unggahan PM Malaysia Anwar Ibrahim yang mengecam kebijakan Meta menghapus ucapan bela sungkawa di Instagram (Sumber: @anwaribrahim_my)

Unggahan PM Malaysia Anwar Ibrahim yang mengecam kebijakan Meta menghapus ucapan bela sungkawa di Instagram (Sumber: @anwaribrahim_my)

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengkritik kebijakan Instagram, menyusul dihapusnya ucapan duka cita Anwar atas kematian pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh.

Bukan hanya itu, unggahan pertemuan Anwar dan Haniyeh di Doha, Qatar, pada bulan Mei juga dihapus dari akun Instagram Anwar.

Sedikitnya, ada tiga unggahan Anwar yang mengecam pembunuhan Haniyeh di Iran telah dihapus oleh platorm Meta itu. Layar tangkap keterangan penghapusan konten tersebut, ia unggah di feed profil Instagram miliknya.

Dari gambar tangkapan layar terlihat, unggahan yang dihapus oleh Instagram di sana diberi cap dengan judul: 'Individu dan organisasi berbahaya'.

Anwar selanjutnya menyebut aksi menurunkan (take down) konten itu sebagai tindakan yang biadab dan menghina perjuangan Palestina.

Ia juga menyebut, tidaklah masuk akal untuk menganggap unggahan media sosial yang menghormati seorang pejuang -yang berjuang untuk membebaskan tanah airnya dari penindasan dan penderitaan- sebagai hal yang berbahaya.

"Meta sekali lagi bertindak biadab dan menghina perjuangan rakyat Palestina dengan menurunkan video dan ucapan duka cita dan kritikan pada pembunuhan Almarhum Ismail Haniyeh.

Selanjutnya, ia juga meminta agar Meta menghentikan sikap yang dinilai Anwar sebagai tindakan pengecut, dan agar platform itu tak menjadi alat pemerintah Israel.

"Peringatan tegas saya terhadap Meta - usah jadi bacul dan perkakas rejim zalim Zionis Israel!," demikian versi asli yang ditulis Anwar, dikutip dari @anwaribrahim_my, Jumat (2/8/2024).

PM Malaysia Anwar Ibrahim (sumber: AFP via CNN Indonesia)

Baca Juga: Mayoritas Jaringannya 4G, Telkomsel Raih Ookla® Speedtest Awards™

Secara terpisah, Divisi Media dan Komunikasi Strategis Kantor Perdana Menteri Malaysia menyatakan dalam sebuah unggahan Facebook, bahwa tindakan Meta bersifat diskriminatif terhadap Palestina dan para pemimpinnya.

"Oleh karena itu, kami menuntut penjelasan mengenai masalah ini dan mendesak Meta untuk meminta maaf," kata pernyataan tersebut, dilansir dari laman media Star Malaysia.

Baca Juga: The Better Phone Project: Proyek Pembuatan Smartphone dengan Fitur-Fitur yang Diusulkan Oleh Orang Tua

Baca Juga: Seminggu Lagi Groundbreaking, Taman Parapuar di Labuan Bajo Dibuat dengan 4 Zona Wisata

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Monitor Gaming ASUS ROG Swift OLED PG32UCDP

Sementara itu, dari laman CNBC dijelaskan, postingan Anwar disebut Instagram telah melanggar Community Standard, yakni terkait individual dan organisasi berbahaya.

"Sepertinya Anda membagikan atau mengirim simbol, pujian atau dari orang dan organisasi yang kami definisikan berbahaya atau mengikuti mereka," tulis Instagram.

"Ini bertentangan dengan Community Standard kami mengenai individu dan organisasi berbahaya," imbuh platform tersebut.

Baca Juga: Spotify Bakal Menaikkan Harga Langganan Premiumnya?

Diketahui, media memberitakan Kepala Biro Politik Hamas sekaligus mantan PM Palestina Ismail Haniyeh dan pengawalnya tewas pada Rabu (31/7/2024) dini hari, ketika kediaman mereka di Teheran terkena serangan udara.

Anwar Ibrahim merupakan salah satu pemimpin negara yang mengutuk pembunuhan Ismail Haniyeh, dan menyebut tindakan itu sebagai pembunuhan keji yang bertujuan untuk menghentikan perundingan gencatan senjata di Gaza.

Berikut isi unggahan media sosialnya pada Rabu:

"Ini adalah pembunuhan yang paling keji, yang jelas-jelas dirancang untuk menggagalkan perundingan yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk mengakhiri pembantaian di Gaza yang telah merenggut lebih dari 40.000 nyawa.

"Jelas sekali bahwa ini hanya dapat dilakukan dalam lingkungan yang sangat impunitas.

Hanya orang yang ceroboh dan tidak bermoral yang tidak akan melihat perlunya meningkatkan tekanan pada Israel untuk menghentikan amukan pembunuhan mereka."

Anwar mengatakan dia sangat prihatin, tentang bagaimana pembunuhan Ismail akan memengaruhi warga Palestina, yang saat ini masih mengalami penderitaan, kesengsaraan, dan penderitaan selama puluhan tahun.

"Para pencela yang mengkritik saya karena bertemu Ismail di masa lalu, gagal menghargai keinginannya yang mendalam untuk Timur Tengah yang damai dan negara Palestina yang dikembalikan ke martabatnya yang semestinya.

Saya berduka atas kehilangan seorang teman baik dan pembela yang gagah berani bagi rakyatnya. Al-Fatihah," imbuh Anwar.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)