Living Lab Ventures Perkuat Model Startup Collaboration dan Korporasi

Rahmat Jiwandono
Selasa 03 Februari 2026, 19:51 WIB
Living Lab Ventures memperkuat sinergi korporasi, startup, dan pemodal, Selasa (27/1/2026). (Sumber: istimewa)

Living Lab Ventures memperkuat sinergi korporasi, startup, dan pemodal, Selasa (27/1/2026). (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Di tengah akselerasi transformasi digital dan meningkatnya kebutuhan akan inovasi yang bisa langsung diterapkan, kolaborasi antara perusahaan rintisan (startup) dan korporasi menjadi kian penting.

Dalam praktiknya, beberapa inisiatif inovasi masih berada di tahap ide atau konsep sehingga membutuhkan proses lanjutan, termasuk pilot project dan mentorship dengan akses dan jaringan yang relevan supaya bisa dilaksanakan secara lebih optimal.

Oleh karena itu, Living Lab Ventures (LLV) telah menggelar Inside LLV pada 27 Januari kemarin di Digital Experience Center (DEC), BSD City, Tangerang, Banten.

Baca Juga: Dash Electric Umumkan Seed Round dari Sagana, Perkuat Operasionalnya

Inside LLV dirancang guna memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mitra, pelaku ekosistem, hingga pemangku kepentingan korporasi mengenai peran LLV dalam menghubungkan korporasi, investor, dan startup dalam satu ekosistem inovasi yang aplikatif dan berorientasi pada implementasi nyata.

Chief Transformation and Data Officer Sinar Mas Land Mulyawan Gani menerangkan, Inside LLV hadir sebagai jembatan antara keperluan bisnis korporasi dan inovasi startup. Dengan demikian, LLV ingin memastikan bahwa kolaborasi tak berhenti pada investasi, namun berlanjut sampai tahap pengujian, implementasi, dan menciptakan nilai nyatab bagi seluruh pihak.

"Kami percaya bahwa inovasi yang berdampak, lahir dari kolaborasi yang relevan dan kontekstual," ujarnya.

BSD City diposisikan sebagai living lab, tempat solusi bisa diuji langsung di lingkungan operasional yang sebenarnya, didukung oleh ekosistem Sinar Mas Land yang komprehensif dan aktif. Ini mulai dari infrastruktur, pengembangan kawasan, dan beragam lini bisnis yang memungkinkan pengujian solusi secara end-to-end dalam konteks pemakaian yang sesungguhnya.

Baca Juga: Living Lab Ventures Hadirkan InnoLab: Menjembatani Perusahaan Rintisan dan IP Global

Partner at LLV Bayu Seto menambahkan, lewat Inside LLV, pihaknya ingin menerapkan misi besar korporasi sebagai pelantar titik temu antara kebutuhan korporasi, inovasi usaha rintisan, dan modal yang strategis. Diskusi yang berlangsung dalam acara tersebut, turut menjajaki kesempatan kolaborasi konkret, penerapan inovasi (use cases) dan pemetaan solusi atas tantangan bisnis lewat ekosistemnya.

"Pembahasan tersebut menyoroti pendekatan kami dalam mendukung usaha rintisan, enggak cuma lewat pendanaan saja, namun juga melalui akses pasar, integrasi dengan operasional bisnis, peluang lintas negara, dan pengujian solusi dalam skenario penggunaan nyata di lingkungan bisnis Sinar Mas Land," katanya.

Pendekatan tersebut, katanya, memungkinkan usaha rintisan guna memvalidasi solusi sekaligus mempercepat proses pengembangan dan skala usaha.

Inside LLV terbagi dalam sejumlah diskusi panel untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai pendekatan LLV dalam membangun ekosistem kolaborasi yang terintegrasi.

Baca Juga: LLV x MEDRiNG: Fasilitas Medis yang Hadirkan Dokter dari Jepang ke Indonesia

Sejumlah topik diskusi seperti Strategic Investing Through Collaboration, Beyond Capital, Beyond the Deal hingga sesi Global Partnership dan SEA Business Connect yang menyoroti peluang kolaborasi lintas negara serta strategi masuk pasar Asia Tenggara dibawakan oleh beragam narasumber.

Selain sesi presentasi, acara ini mendorong interaksi langsung antara peserta dengan tim LLV, para pendiri startup portofolio, dan mitra ekosistem. Dialog yang terbangun membahas potensi kolaborasi, peluang penerapan inovasi, serta tantangan bisnis bersama yang dapat dijembatani melalui ekosistem LLV. 

Melalui penyelenggaraan Inside LLV, perusahaan modal ventura ini menegaskan komitmennya untuk terus membangun ruang kolaborasi yang terbuka, adaptif, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Sasar Pelaku UMKM, Bliink Hadirkan Pelantar Khusus Perjalanan Bisnis

Ke depannya, ekosistem ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi lahirnya solusi-solusi inovatif yang tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga selaras dengan kebutuhan bisnis dan dinamika pasar.

Dengan memanfaatkan kekuatan ekosistem BSD City dan jaringan Sinar Mas Land, Living Lab Ventures membuka peluang bagi kolaborasi strategis yang mampu mendorong pertumbuhan bersama serta menciptakan dampak nyata bagi pengembangan industri dan ekosistem inovasi di Indonesia maupun kawasan regional.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno06 Mei 2026, 18:46 WIB

Spesifikasi Itel A100C: Ponsel Entry Level yang Dirancang dengan Standar Militer

Terobosan dengan daya tahan optimal dan harga ramah di dompet.
Itel A100C.
Lifestyle06 Mei 2026, 18:26 WIB

Sulitnya Akses Sumber Pangan dan Kualitas SDM Jadi Penyebab Utama Stunting

Penting agar orang tua memiliki kualitas pendidikan yang baik serta akses pangan yang mudah supaya anak tidak mengalami masalah tumbuh kembang.
Ilustrasi stunting. (Sumber: dok. disdikpora buleleng)
Techno06 Mei 2026, 17:57 WIB

Motorola Moto G87 Punya Kamera Utama dengan Resolusi 200MP

Sistem kamera untuk foto beresolusi ultra tinggi, performa cahaya rendah yang lebih baik, dan zoom lossless 2x.
Motorola Moto G87. (Sumber: motorola)
Lifestyle06 Mei 2026, 17:23 WIB

Crocs x Lego Dipasarkan di Indonesia, Harga Mulai dari Rp1,1 Juta

Kolaborasi ini menjadi bagian dari kerja sama multi-tahun yang sebelumnya telah mendapat respons positif dari pasar global.
Crocs x Lego. (Sumber: istimewa)
Techno06 Mei 2026, 15:20 WIB

Bose Rilis Lifestyle Ultra Speaker dan Soundbar, Cek Spek dan Harganya

Koleksi baru ini hadir dalam tiga pilihan warna abadi untuk melengkapi ruangan mana pun.
Bose Lifestyle Ultra Speaker warna Driftwood Sand. (Sumber: Bose)
Lifestyle06 Mei 2026, 14:42 WIB

G-SHOCK x Star Wars The Mandalorian Grogu Umumkan 2 Jam Tangan Edisi Khusus

The Mandalorian dan Grogu memulai misi paling mendebarkan mereka dalam petualangan Star Wars baru, tayang 22 Mei 2026.
G-SHOCK x Star Wars: The Mandalorian and Grogu. (Sumber: Casio)
Techno06 Mei 2026, 14:25 WIB

Samsung Real TV QLED Q5F 43 Inci Dipasarkan Sekitar Rp4 Jutaan

Solusi hiburan all-in-one smart TV yang asli, aman, dan serbaguna.
Samsung TV Real QLED. (Sumber: Samsung)
Lifestyle06 Mei 2026, 13:55 WIB

Trailer The Odyssey Mengungkap Cuplikan Baru tentang Cyclops dan Robert Pattinson

Universal Pictures Merilis Trailer Baru 'The Odyssey'.
Karakter Odysseus diperankan oleh Matt Damon. (Sumber: Universal Pictures.)
Automotive05 Mei 2026, 18:32 WIB

Honda Insight Mulai Dipasarkan di Jepang, Berapa Harganya?

Insight generasi keempat memulai debutnya sebagai kendaraan listrik penumpang tipe crossover.
Honda Insight. (Sumber: Honda)
Techno05 Mei 2026, 18:17 WIB

JBL Tour One M3 dan Tour Pro 3 Punya Warna Baru dan Peningkatan Performa Audio

Kurva suara JBL terbaru menjadi fitur utama dalam peningkatan besar pada headphone dan earbud Tour andalan perusahaan.
JBL Tour One M3 (kiri) dan Tour Pro 3 mendapat pembaruan software dan warna baru. (Sumber: JBL)