Dash Electric Umumkan Seed Round dari Sagana, Perkuat Operasionalnya

Rahmat Jiwandono
Senin 02 Februari 2026, 19:13 WIB
Pendiri Dash Electric Aditya Brahmana (kiri) dan Robert Mulianto. (Sumber: istimewa)

Pendiri Dash Electric Aditya Brahmana (kiri) dan Robert Mulianto. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Dash Electric, usaha rintisan penyedia layanan logistik last-miles berbasis kendaraan elektrik (Electric Vehicle/EV) asal Indonesia, mendapat tambahan pendanaan seed round oleh Sagana yang bergabung sebagai investor anyar. Namun demikian, Sagana tak menyebutkan modal yang digelontorkan.

Baca Juga: Startup Fesyen Indonesia, Claude Mengumumkan Penutupan Seed Round

Dengan begitu, pendanaan seed round ini menunjukkan kepercayaan Sagana terhadap model bisnis mereka dalam menjawab tantangan efisiensi serta keberlanjutan pada sektor logistik.

Dalam putaran pendanaan tersebut, Sagana mendukung investasi yang dipimpin oleh Fondation Batnar, bersama sejumlah investor lainnya, seperti The Radical Fund, Schneider Electric, Bali Investment Club, Aksara Ventures, Antler, Energy Success Asia, dan investor perorangan yakni Kevin Aluwi (mantan CEO dan salah satu pendiri Gojek).

Modal seed round tersebut akan dipakai Dash Electric untuk memperkuat operasional perusahaan dan memperluas model EV-as-a-service. Sagana menilai sektor industri berorientasi konsumen di sektor lokapasar (e-commerce) dan makanan minuman, terkendala oleh tangan besar dalam pengiriman last-mile, utamanya mengenai kepemilikan armada, lonjakan biaya logistik, dan pengelolaan pengemudi.

Baca Juga: Dash Electric Umumkan Pendanaan Awal, Percepat Adopsi EV di Indonesia

"Bagi industri yang orientasinya mengarah pada e-commerce serta F&B, pengiriman last-mile adalah tantangan operasional utama, mencakup tiga hal tersebut - seiring dengan pertumbuhan transaksi digital serta layanan pesan-antar," tulis Sagana dalam keterangan resminya kami kutip, Senin (2/2/2026).

Sejauh ini, Dash Electric sendiri telah berkolaborasi dengan sejumlah pelantar ternama, yakni Zalora, Sayurbox, Janji Jiwa, JNE, hingga Lazada.

Perusahaan mencatat kontribusi lingkungan dengan menghindari emisi sampai 77 ton karbondioksida (CO2), dan dampak sosial lewat peningkatan kesejahteraan lebih dari 500 pengemudi dengan struktur kompensasi dan standar keselamatan yang lebih bagus.

Sagana menegaskan bahwa tambahan investasi tersebut selaras dengan fokus pendanaan pada solusi yang punya dampak ekonomi dan lingkungan. Dengan dukungan seed round, Dash Electric pun diharapkan bisa mengakselerasi skala bisnis serta mendorong dekarbonisasi sektor logistik di dalam negeri.

Baca Juga: Startup Milik Elon Musk Dapat Pendanaan Seri E Sebesar Rp335 Triliun

Dua tahun lalu, Schneider Electric secara resmi mengumumkan bahwa Schneider Electric Energy Access Asia (SEEAA) telah berpartisipasi dalam putaran pendanaan untuk startup Dash Electric, perusahaan rintisan kendaraan elektrik (EV) Indonesia yang menyediakan solusi EV-as-a-Service yang dirancang khusus untuk sektor logistik.

Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan mengatakan bahwa investasi keempat mereka di perusahaan rintisan Indonesia ini menunjukkan komitmen berkelanjutan mereka untuk mendorong perubahan positif di Indonesia.

"Investasi ini merupakan bukti komitmen kami untuk mempercepat transisi energi bersih dan terus mendukung masa depan Indonesia yang berkelanjutan," kata Martin.

Sementara itu, CEO & Co-Founder Dash Electric Aditya Brahmana menyatakan bahwa investasi ini akan memungkinkan mereka untuk meningkatkan skala operasinya, memperluas armada kendaraan listriknya, dan menerapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung permintaan solusi logistik hijau yang terus meningkat di Indonesia.

Baca Juga: Dapat Dana Rp23 Miliar, Fr8Labs Ingin Mendigitalisasi Industri Logistik Asia

"Dengan dukungan Schneider Electric dan investor lainnya, kami bermaksud untuk mempercepat transisi menuju energi bersih dalam sektor logistik, dengan fokus pada industri e-commerce, ritel, dan makanan," ujarnya.

Keduanya pun berkomitmen untuk merevolusi mobilitas dan logistik di Indonesia dengan membuat adopsi EV menjadi mudah bagi para pelaku bisnis dan pengemudi, dan pada akhirnya berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon bagi ekosistem logistik Indonesia.

Investasi SEEAA di Dash Electric tersebut menandai investasi keempatnya dalam perusahaan rintisan yang berbasis di Indonesia, setelah investasi sebelumnya di Xurya Daya Indonesia, SolarKita, dan Agros - yang semuanya menyediakan solusi energi surya.

Baca Juga: SPUN Dapat Seed Funding Senilai Puluhan Miliar, Bantu Urus dan Bikin Visa

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)