Dash Electric Hadirkan EV Van, Layanan Distribusi untuk Korporasi Skala Menengah

Rahmat Jiwandono
Rabu 09 Juli 2025, 15:10 WIB
Dash Electric memperkenalkan kendaraan logistik dengan armada kendaraan elektrik (EV). (Sumber: dash electric)

Dash Electric memperkenalkan kendaraan logistik dengan armada kendaraan elektrik (EV). (Sumber: dash electric)

Techverse.asia - Dash Electric awal bulan ini resmi menghadirkan layanan logistik berbasis mobil listrik yaitu EV Van. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah guna mengakselerasi transisi ke energi ramah lingkungan dan tuntutan pasar terhadap efisiensi rantai pasok.

Baca Juga: Dash Electric Umumkan Pendanaan Awal, Percepat Adopsi EV di Indonesia

Selain itu, kehadiran EV Van tersebut juga menjadi bagian dari strategi ekspansi startup logistik ini yang sebelumnya sukses mengoperasikan layanan pengiriman dengan motor listrik (EV roda dua) untuk pelbagai klien di sektor ritel, lokapasar, farmasi, hingga makanan dan minuman (F&B).

Layanan ini ditujukan bagi korporasi yang memerlukan distribusi skala menengah, seperti distribusi ritel, stok ulang gudang, maupun makanan beku, tapi tetap ingin menjaga komitmen terhadap keberlanjutan.

"Klien-klien kami sudah merasakan efisiensi dan visibilitas merek dari pengiriman yang memakai EV roda dua Dash Electric. Dan kini mereka butuh solusi untuk pengiriman skala besar tanpa mengorbankan nilai keberlanjutan. Kami menjawabnya dengan dengan layanan EV Van tersebut," papar COO sekaligus Co-founder Dash Electric Robert Mulianto melalui keterangan resminya kami sadur, Rabu (9/7/2025).

Baca Juga: GreenTeams Amankan Pendanaan Seri A yang Dipimpin oleh Oriza Greenwillow

Dash Electric EV Van diluncurkan, sambungnya, muncul di kala meningkatknya keperluan akan sistem distribusi yang cepat, terjangkau, dan ramah lingkungan. Menurut data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), sektor transportasi menyumbang lebih dari 23 persen emisi karbon nasional.

Sementara itu, biaya logistik di dalam negeri masih ada kisaran 23-27 persen dari total biaya operasional korporasi, ini jauh lebih tinggi kalau dibandingkan dengan negara tetangga.

"Logistik di Tanah Air saat ini sedang mengalami perubahan. Perusahaan sekarang enggak cuma mengejar efisien, tapi juga tuntutan dari konsumen dan investor agar lebih hijau. Dash Electric menjawab dua kebutuhan itu," kata dia.

Dash Electric sendiri dikenal sebagai salah satu pelopor logistik hijau yang berbasis kendaraan listrik roda dua yang diklaim hemat biaya dan efisien untuk pengiriman yang cepat. Kini, layanan EV Van mereka melengkapi jajaran operasional perusahaan yang fokus pada empat hal.

Baca Juga: TransTRACK Dapat Dana Ratusan Miliar, Mentransformasi Sektor Logistik dan Transportasi

"Kami fokus pada distribusi F&B, pengiriman business-to-business (B2B) kelas menengah, aktivasi merek atau operasional berskala nasional, dan restocking retail serta barang yang bergerak cepat (FMCG)," ujarnya.

Layanan tersebut sudah beroperasi secara langsung untuk para klien Dash Electric, yang menandakan bahwa transisi ke EV tak hanya wacana belaka, tapi sudah terealisasi di lapangan.

Startup ini enggak hanya menawarkan kendaraan, tapi membuat ekosistem logistik dengan mengusung model-model bisnis asset-light dengan menggabungkan teknologi dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Selain pengemudi dan armadanya, mereka juga menyediakan pemantauan dasbor, pelacakan yang terintegrasi, hingga pelatihan mengemudi yang sesuai dengan standar kendaraan elektrik.

Baca Juga: MAKA Cavalry: Motor Listrik Debutan dari Startup MAKA Motors

Dengan demikian, Dash Electric tak sekadar mengikuti tren semata, namun menjadi motor penggerak dan memperkuat posisinya sebagai penyedia logistik hijau yang dapat diskalakan, sekaligus mendorong adopsi akan EV di sektor logistik.

Sebelumnya pada November tahun lalu, Schneider Electric secara resmi mengumumkan bahwa Schneider Electric Energy Access Asia (SEEAA) telah berpartisipasi dalam putaran pendanaan untuk startup Dash Electric, perusahaan rintisan kendaraan elektrik (EV) Indonesia yang menyediakan solusi EV-as-a-Service yang dirancang khusus untuk sektor logistik.

SEEAA bergabung dalam putaran pendanaan ini bersama dengan The Radical Fund, Bali Investment Club (BIC), Aksara Ventures, Antler, dan Kevin Aluwi, salah satu pendiri Gojek, untuk mendukung Dash Electric dalam misinya untuk mempercepat adopsi EV di Indonesia dengan menawarkan armada kendaraan listrik bagi para pelaku bisnis untuk logistik.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno14 Januari 2026, 20:04 WIB

LG Rilis UltraGear OLED GX7: Monitor Gaming dengan Dual Mode

LG UltraGear OLED GX7 adalah monitor gaming OLED LG yang paling terang hingga saat ini.
LG UltraGear OLED GX7. (Sumber: LG)
Startup14 Januari 2026, 19:54 WIB

Lagi, Atome Umumkan Pendanaan Utang Ratusan Juta Dolar

Untuk apa alokasi dana pinjaman yang mereka dapat?
Atome Financial (Sumber: istimewa)
Techno14 Januari 2026, 19:13 WIB

Nikon Luncurkan Nikkor Z 24-105MM F/4-7.1: Lensa Zoom 4,4x yang Ringan

Lensa Zoom dengan harga Terjangkau untuk Foto dan Video Sehari-hari.
Nikon Nikkor Z 24-105MM F/4-7.1. (Sumber: Nikon)
Travel14 Januari 2026, 18:44 WIB

Cek 5 Spot Air Siap Minum di Kawasan Malioboro Jogja, Gratis!

Langkah ini juga diharapkan dapat menekan penggunaan botol plastik minum sekali pakai.
Air siap minum sekarang tersedia di kawasan Malioboro. (Sumber: Pemkot Jogja)
Techno14 Januari 2026, 16:26 WIB

Acer Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Cek Selengkapnya

Ketiganya akan dilluncurkan pada kuartal kedua 2026.
Acer Predator XB273U F6. (Sumber: Acer)
Automotive14 Januari 2026, 15:51 WIB

Segway Xaber 300 Dibanderol Hampir Rp90 Juta, Ada 3 Mode Daya

Spesifikasi lebih komplet tentang e-dirt bike ini belum banyak dibeberkan.
Segway Xaber 300. (Sumber: Segway)
Techno14 Januari 2026, 15:18 WIB

Apple Creator Studio: Aplikasi Edit Kreatif untuk iPhone, iPad, dan Mac

Apple meluncurkan paket aplikasi Creator Studio seharga Rp200 ribuan per bulannya
Apple Creator Studio. (Sumber: Apple)
Lifestyle14 Januari 2026, 14:44 WIB

Black Panther dan Fantastic Four Bersatu di Trailer Terakhir Avengers: Doomsday

Film Avengers: Doomsday diproyeksikan tayang akhir tahun ini.
Kemunculan Shuri/Black Panther dalam trailer teaser Avengers Doomsday, Selasa (13/1/2026). (Sumber: Marvel Studios)
Techno13 Januari 2026, 18:08 WIB

Lagu yang Didengarkan di Spotify Kini Langsung Muncul di Kolom Chat

Perusahaan ini juga menambahkan opsi request untuk music jam ke obrolan seluler.
Lagu yang diputar teman akan muncul di bagian obrolan. (Sumber: Spotify)
Techno13 Januari 2026, 17:18 WIB

JBL Hadirkan 4 Model Headphone Baru dari Lini Endurance

Seri Endurance selalu tentang performa tanpa batas.
JBL Endurance Zone. (Sumber: JBL)