Sering Main Gim? Hati-hati Bisa Jadi Gemuk dan Kesehatan Mental Terganggu

Rahmat Jiwandono
Selasa 03 Februari 2026, 16:50 WIB
Ilustrasi main gim di ponsel.

Ilustrasi main gim di ponsel.

Techverse.asia - Bermain gim lebih dari sepuluh jam per minggu berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam penelitian yang dilakukan Curtin University, Australia ini menyurvei 317 mahasiswa dari lima universitas di Australia dengan usia rata-rata 20 tahun.

Peserta survei dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jumlah waktu bermain game. Kelompok pemain gim rendah (0-5 jam per minggu), pemain gim menengah (5-10 jam); dan pemain gim tinggi (10+ jam per minggu).

Hasil menunjukkan bahwa kelompok bermain gim di atas sepuluh jam per minggu memiliki kondisi kesehatan yang memburuk.

Baca Juga: Papion dan Dept Rilis Lagu Chocolate: Makna Cinta yang Lebih Kompleks

Pakar kesehatan jiwa, Heru Subekti mengatakan, bermain gim baik di PC maupun di ponsel lebih dari sepuluh jam memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan fisik, seperti masalah gangguan tidur, sedentary lifestyle hingga dapat menyebabkan obesitas.

“Jadi resiko untuk kena obesitas menjadi lebih besar dibandingkan anak-anak atau remaja yang tidak banyak menggunakan video gim,” jelasnya.

Banyaknya anak atau remaja yang kecanduan bermain gim disebabkan oleh adanya hormon dopamin di dalam tubuh yang membuat mereka merasa senang ketika sedang bermain. Rasa senang tersebut yang akhirnya membuat mereka semakin hari tingkat kesenangannya meningkat.

Mereka yang awalnya bermain hanya satu jam saja, kemudian semakin meningkat dan terus meningkat. Hal ini yang kemudian menimbulkan gejala adiksi atau kecanduan pada anak atau remaja.

Baca Juga: ENC 2026 Dilaksanakan 2-29 November di Arab Saudi, Total Hadiahnya Fantastis

Menurutnya, jika anak-anak atau remaja sudah mengalami kecanduan, gejalanya bukan hanya sebatas obesitas, tetapi menjadi sebuah gangguan pada kesehatan mental. “Jadi bahkan dari WHO sendiri sudah menyampaikan bahwa internet game disorder ini menjadi salah satu masalah kesehatan mental,” katanya.

Bermain gim secara terus menerus dengan menggunakan tetikus, sambungnya, berdampak pada gangguan pergelangan oleh adanya aliran syaraf yang terjepit yang bernama Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Gangguan ini kerap ditemukan pada pengguna komputer dengan mouse yang terlalu lama.

Selanjutnya, dampak fisik lainnya adalah pada permasalahan leher yang disebut dengan Text Neck Syndrome. Gangguan ini disebabkan oleh posisi yang tidak ergonomis atau agak menunduk pada saat melihat layar, entah itu smartphone, monitor, komputer.

“Pada saat posisi menunduk, itu beban kepala menjadi lebih besar. Dan kalau itu terjadi dalam waktu yang lama yang terjadi adalah adanya beban yang sangat besar pada daerah leher,” jelasnya.

Baca Juga: Dituduh Membuat Kecanduan, ByteDance Tarik Fitur Ini dari TikTok Lite di Uni Eropa

Tak hanya berdampak pada kondisi kesehatan, bermain gim lebih dari sepuluh jam juga menimbulkan pada permasalahan sosial. Heru menyebutkan bahwa main gim dengan durasi yang panjang akan mengalami kemampuan anak dan remaja untuk berinteraksi sosial dengan baik.

Hal itu disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah rasa tidak percaya diri, respon emosional yang buruk karena kecanduan bermain, bahkan dapat mengganggu kehidupan pribadinya.

“Menyebabkan masalah gangguan pertemanan, hubungan dengan keluarga menjadi tidak harmonis, komunikasi dengan orang tua menjadi buruk, bahkan prestasi akademiknya juga akan sangat berkurang. Nah tentu spiritualitas ini menjadi salah satu dampak juga,” katanya.

Jumlah waktu ideal untuk bermain gim adalah sebanyak lima jam per minggu. Jumlah tersebut merupakan waktu yang ideal untuk mengatasi permasalahan pada gangguan kesehatan fisik maupun mental.

Baca Juga: Waduh, Main Game Membuat Anak Jadi Rasis? Ini Kata Peneliti

Dengan menghabiskan waktu bermain lima jam per minggu, anak-anak atau remaja tetap memiliki kualitas tidur yang baik sekaligus dampak positif. “Main gim tak selamanya berdampak negatif, tetapi ada sisi positifnya pada saat penggunaannya itu tepat, dengan jumlah yang tepat, tidak overuse,” imbuh dia.

Menurutnya, sisi positif dari bermain gim dapat meningkatkan kreativitas sekaligus kohesivitas juga. Sebab, dengan bermain video gim dapat membangun interaksi bersama teman sebaya. Akan tetapi jika, dilakukan berlebih akan tidak mendapatkan dampak positif.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno13 Februari 2026, 19:37 WIB

DoubleVerify Hadirkan Authentic Streaming TV: Cegah Pemborosan Iklan

Solusi baru DV berbasis AI yang mengintegrasikan sejumlah teknologi canggih guna mencegah pemborosan iklan.
DoubleVerify Authentic Streaming TV. (Sumber: DV)
Automotive13 Februari 2026, 18:17 WIB

Subaru All New Forester Dipasarkan Rp735,5 Juta, Joknya Enggak Bikin Pegal

Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Subaru.
Subaru All New Forester. (Sumber: Subaru)
Lifestyle13 Februari 2026, 17:41 WIB

Hadirkan Sepatu Anyar, ASICS GEL-NYC 2.0 Pop Up Experience Digelar 4 Hari

Ini menjadi upaya jenama merek olahraga Jepang dalam mengenalkan produk baru mereka.
ASICS GEL-NYC 2.0 Pop Up Experience. (Sumber: ASICS)
Startup13 Februari 2026, 17:13 WIB

Ubah Model Bisnis, CARDS Mampu Catatkan Profitabilitas

Usaha rintisan teknologi pendidikan ini bertransisi dari SaaS ke pendapatan berbasis transaksi.
CARDS lebih memilih pesantren yang ada di kabupaten-kabupaten sebagai fokus utamanya. (Sumber: istimewa)
Startup13 Februari 2026, 16:18 WIB

Amartha Lansir Prosper: Produk Investasi untuk Dukung UMKM

Amartha Prosper menghadirkan konsep impact investing yang masih relatif baru bagi investor ritel di Indonesia.
Amartha. (Sumber: istimewa)
Lifestyle13 Februari 2026, 15:28 WIB

Serial Orisinal Indonesia Mulai Menantang Konten K-drama di Asia Tenggara

Streaming di kawasan Asia Tenggara melonjak dengan pertumbuhan 19 persen.
Ilustrasi serial Day and Nightmares. (Sumber: istimewa)
Automotive13 Februari 2026, 15:04 WIB

4 Pemenang Suzuki Jimny Custom Contest

Hasil kreasi mereka ditampilkan di IIMS 2026 pada 5-15 Februari di Jiexpo Kemayoran Jakarta.
Salah satu pemenang modifikasi Jimny Custom Contest. (Sumber: Suzuki)
Techno13 Februari 2026, 14:18 WIB

Mode Player-vs-Player Duolingo Kini Tersedia di Android

King Duo hadir di Jakarta untuk menantang para pembelajar dalam pertandingan catur secara langsung.
Duolingo chess activation. (Sumber: duolingo)
Travel12 Februari 2026, 19:21 WIB

Tiket Kereta Api Reguler Lebaran Masih Tersedia, Ini 10 Relasi Favorit Sementara

PT KAI Indonesia menerapkan skema penjualan bertahap H-45 agar memberi keleluasaan bagi pemudik dalam menentukan tanggal pulang kampung.
Ilustrasi mudik naik kereta api. (Sumber: KAI Indonesia)
Automotive12 Februari 2026, 18:42 WIB

KTM Luncurkan RC 990 R di Event IIMS 2026, Begini Spesifikasinya

KTM RC 990 R siap melakukan debutnya mulai Februari 2026.
KTM RC 990 R. (Sumber: KTM)