Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Rahmat Jiwandono
Jumat 30 Januari 2026, 16:20 WIB
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)

Tesla Model X. (Sumber: Tesla)

Techverse.asia - Tesla resmi mengumumkan akan menghentikan produksi Model S dan Model X pada kuartal kedua (Q2) tahun ini. CEO Tesla Elon Musk mengumumkannya dalam konferensi pendapatan perusahaan untuk tahun fiskal 2025 pada Rabu (28/1/2026) kemarin.

Tapi, tidak ada pemberitahuan sebelumnya tentang pembatalan ini, sehingga menjadi akhir yang mendadak bagi dua mobil listrik andalan Tesla.

Baca Juga: Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

“Sudah saatnya untuk mengakhiri program Model S dan Model X dengan cara yang terhormat, karena kami benar-benar bergerak menuju masa depan yang berbasis otonomi. Jadi, jika Anda tertarik untuk membeli Model S dan Model X, sekaranglah saatnya untuk memesannya,” katanya seperti kami sadur, Jumat (30/1/2026).

Bos media sosial X/Twitter itu menjelaskan bahwa alasan pembatalan program dua mobil listrik tersebut adalah untuk memberi ruang di pabrik Fremont Tesla untuk produksi robot humanoid Optimus. Ini adalah contoh paling nyata dari upayanya untuk mengubah Tesla dari produsen mobil menjadi pemimpin AI dan robotika.

Model S adalah sedan mewah Tesla, pertama kali dirilis pada 2012 silam, sedangkan Model X adalah model Sport Utility Vehicle (SUV) dengan pintu sayap camar, yang diperkenalkan pada 2015. Namun, popularitas keduanya telah memudar selama bertahun-tahun, dan Model 3 dan Y yang lebih baru kini mendominasi sebagian besar penjualan perusahaan.

Namun, penjualan kedua model tersebut juga stagnan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun telah dilakukan penyegaran interior dan eksterior. Tesla menghadapi peningkatan persaingan di segmen mobil listrik mewah dari produsen mobil lama, serta pendatang baru seperti Rivian dan Lucid Motors.

Baca Juga: Tesla Model Y 2025 Hadir dengan Pembaruan, Harga Sekitar Rp970 Jutaan

Sebagai contoh, sepanjang 2025, Tesla telah mengirimkan 1.585.279 unit Model 3 dan Y tetapi hanya menjual 418.227 unit Model S dan X. Selain itu, Tesla juga menjual 50.850 model lainnya, kategori yang mencakup Model S, X, dan Cybertruck. Itu menunjukkan penurunan penjualan sebesar 40,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jadi, ini agak menyedihkan, tetapi sudah waktunya untuk mengakhiri program Model S dan X,” ungkapnya.

Tesla Model S.

Perusahaan juga harus menghentikan penjualan Model S dan X di China pada pertengahan tahun lalu, karena diimpor dari Amerika Serikat (AS) dan dikenakan tarif Negeri Tirai Bambu yang diberlakukan sebagai tanggapan terhadap tarif impor barang oleh Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga: Tesla Cybertruck Cyberbeast Foundation Series Meluncur di Indonesia, Cuma Ada 2

Dalam panggilan tersebut, Musk juga menyebutkan bahwa tujuan jangka panjang Tesla adalah mampu memproduksi satu juta robot Optimus di ruang produksi Model S dan X saat ini. Dia telah berupaya mengubah Tesla dari perusahaan otomotif menjadi perusahaan yang membuat mobil otonom dan robot humanoid.

Namun, transisi tersebut berjalan tidak mulus, dengan Tesla melaporkan penurunan laba sebesar 61 persen pada kuartal keempat.

Di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss beberapa hari yang lalu, Elon Musk mengumumkan bahwa Tesla akan mulai menjual Optimus kepada publik pada akhir tahun depan.

Dia memiliki rencana besar untuk Optimus dan pernah mengatakan bahwa robot itu pasti akan menjadi "produk terbesar sepanjang masa," lebih besar dari ponsel, "lebih besar dari apa pun." Namun, robot humanoid itu gagal memenuhi ekspektasi selama demonstrasi, dan Musk dikenal karena perkiraan waktunya yang terlalu optimistis.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi BYD Atto 1, Tawarkan Varian Dynamic dan Premium

Meskipun demikian, Musk mengambil risiko besar dengan menghentikan produksi Model S dan X. Walau pun tidak begitu populer, keduanya membantu membangun perusahaan sebagai pesaing yang solid di segmen mewah. Jajaran produk Tesla yang sudah ramping kini semakin ramping, karena persaingan di Eropa dan China terus memanas.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)