Startup xAI Resmi Akuisisi Hotshot: Pembuat Video AI Generatif

Rahmat Jiwandono
Jumat 21 Maret 2025, 19:49 WIB
xAI.

xAI.

Techverse.asia - Perusahaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) milik Elon Musk yakni xAI telah resmi mengumumkan akuisisi terhadap Hotshot, sebuah perusahaan rintisan (startup) yang mengembangkan perangkat pembuatan video bertenaga AI seperti Sora milik OpenAI.

Chief Executive Officer (CEO) dan salah satu co-founder Hotshot Aakash Sastry mengumumkan berita tersebut dalam sebuah posting di media sosial X/Twitter belum lama ini. "Selama dua tahun terakhir, kami telah membangun tiga model dasar video sebagai tim kecil yang mencakup Hotshot-XL, Hotshot Act One, dan Hotshot," tulis Sastry kami lansir pada Jumat (21/3/2025).

Baca Juga: xAI: Startup Milik Elon Musk, Rekrut Alumni Tesla, Microsoft, OpenAI Sampai Google

Aakash menyatakan bahwa melatih model-model ini telah memberinya gambaran tentang bagaimana pendidikan, hiburan, komunikasi, dan produktivitas global akan berubah dalam beberapa tahun mendatang.

"Kami sangat bersemangat untuk terus meningkatkan upaya ini di klaster terbesar di dunia, Colossus, sebagai bagian dari xAI," ujar dia.

Hotshot, yang berkantor pusat di San Francisco, Amerika Serikat (AS) didirikan beberapa tahun lalu oleh Sastry dan John Mullan. Startup ini awalnya berfokus pada pengembangan perangkat pembuatan dan penyuntingan foto bertenaga kecerdasan buatan, tetapi akhirnya beralih ke model AI teks-ke-video.

Baca Juga: 2 Startup Pemenang Program IndoBuild AI, Dapat Hadiah Rp15 Juta

Hotshot juga telah berhasil menarik investasi dari VC termasuk Lachy Groom, salah satu pendiri Reddit Alexis Ohanian, dan SV Angel sebelum keluar. Tapi, perrusahaan tidak pernah mengungkapkan kepada publik besaran putaran pendanaannya.

Hotshot mengumumkan di situs webnya bahwa mereka telah berhenti memproduksi video baru di platform mereka mulai 14 Maret 2025. Pelanggan yang sudah ada akan memiliki waktu hingga 30 Maret 2025 untuk mengunduh (download) video yang telah mereka buat menggunakan platform tersebut.

Dengan demikian, akuisisi Hotshot oleh xAI ini dapat mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut berencana untuk membangun model pembuatan videonya sendiri untuk bersaing dengan perusahaan seperti Sora, Google Veo 2, dan lainnya.

Baca Juga: LiveIn Akuisisi KoolKost Milik RedDoorz, Sediakan Hunian Indekos Terjangkau

Musk sebelumnya pun telah mengisyaratkan bahwa xAI sedang mengembangkan model pembuatan video untuk ditambahkan ke platform chatbot Grok-nya. Selama siaran langsung pada Januari 2025, Musk mengatakan bahwa ia mengharapkan model Grok Video akan dirilis dalam beberapa bulan.

Di sisi lain, pada tahun lalu, xAI sukses membukukan putaran pendaaan senilai US$6 miliar. Perusahaan modal ventura yang terlibat antara lain Valor Equity Partners, Vy Capital, Andreessen Horowitz, Sequoia Capital, Fidelity, Prince Alwaleed Bin Talal dan Kingdom Holding termasuk di antara para pendukung yang telah berinvestasi dalam pendanaan seri B.

Baca Juga: Elon Musk Mau Beli OpenAI, Beri Tawaran Sebesar Rp1.595 Triliun

Elon Musk sendiri adalah salah satu pengusaha paling awal dan paling terkenal di bidang kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI). Seperti Tesla, perusahaan mobil yang dipimpinnya, adalah produsen mobil listrik terkemuka dengan teknologi self-driving. Dia juga salah satu pendiri OpenAI, sebuah startup di mana dia telah menginvestasikan puluhan juta dolar.

Kecintaan Musk terhadap OpenAI telah berkurang sejak Maret 2024, lantaran dia menggugat OpenAI dan salah satu pendirinya Sam Altman karena diduga mengkhianati pernyataan misinya dan menjadi 'anak perusahaan de facto sumber tertutup' dari Microsoft. Dia juga menuduh Google melakukan pengkodean bias ke dalam produk kecerdasan buatannya.

Startup xAI berencana untuk menggunakan dana dari putaran pembiayaan baru ini untuk meluncurkan rangkaian produk pertamanya ke pasar, membangun infrastruktur canggih dan mempercepat penelitian dan pengembangan teknologi masa depan.

Baca Juga: Thinking Machine Labs: Startup yang Didirikan Mira Murati Eks CTO OpenAI

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)