Startup xAI Milik Elon Musk Resmi Diluncurkan: untuk Memahami Sifat Alam Semesta

Rahmat Jiwandono
Minggu 05 November 2023, 18:09 WIB
Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk yang dinamai xAI resmi diluncurkan pada 4 November 2023. (Sumber : Istimewa)

Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk yang dinamai xAI resmi diluncurkan pada 4 November 2023. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Rumor tentang usaha kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) baru milik Elon Musk yaitu xAI, telah berembus sejak Juli tahun ini dan sekarang sepertinya hal itu telah tiba. CEO Tesla dan pemilik media sosial Twitter/X ini resmi mengumumkan bahwa usaha startup AI-nya tersebut meluncur pada 4 November 2023.

Sebagaimana diketahui, xAI didirikan dengan maksud untuk memahami sifat alami alam semesta. Musk menggandeng sejumlah anggota yang sebelumnya pernah bekerja di DeepMind, OpenAI, Google Research, Microsoft Research, Tesla, dan Universitas Toronto guna mengembangkan startup tersebut.

Para anggota tim perusahaan pun telah  mengerjakan dan memimpin pengembangan beberapa terobosan terbesar di bidang AI, termasuk AlphaStar, AlphaCode, Inception, Minerva, GPT-3.5, dan GPT-4. Sementara itu, tim perusahaan diketahui dibimbing oleh Dan Hendrycks, yang saat ini menjabat sebagai direktur Center for AI Safety.

Baca Juga: Oppo Experience Store Hadir di AEON Jakarta Garden City, Ada Robot yang Bisa Antar Pesanan

XAI sudah resmi dirilis, maka itu adalah fase beta, karena dirilis hanya untuk “grup terpilih”, meskipun Elon Musk tidak merinci apa saja yang masuk ke dalam proses seleksi. Apakah ini akan terjadi secara acak atau akankah model AI dikhususkan untuk VIP seperti Tucker Carlson, Chaya Raichik, atau Catturd yang tak kenal lelah? 

Elon Musk membuat janji-janji besar tentang kecerdasan buata nya, dengan mengumumkan bahwa dalam beberapa hal penting, ini adalah yang terbaik yang ada saat ini. Menurut dia, ini akan bersaing dengan penawaran besar-besaran dari OpenAI, Google, Meta, dan banyak lainnya, jadi publik akan melihat hal penting apa yang menjadikannya yang terbaik yang ada saat ini.

Janji-janji besar ini dimulai sejak awal penggunaan xAI, karena tujuan sebenarnya dari xAI adalah untuk memahami sifat sebenarnya dari alam semesta. Itu jauh dari sekadar bertanya kepada chatbot di hotel mana si pemakai akan menginap atau apa yang bisa dimasak dengan dua mentimun dan sekantong bayam.

Musk juga menyatakan bahwa xAI membuat ChatGPT versinya sendiri. Tampaknya itulah yang terjadi, setidaknya, dari postingan Musk pada Jumat (3/11/2023) lalu yang mengisyarakat bahwa model AI pada xAI telah berkembang secara diam-diam.

Baca Juga: Tiga Tahun Beroperasi, PasarPolis Mitra Sudah Punya Belasan Ribu Pengguna

Chatbot itu akan disebut Grok - nama merek dagang xAI baru-baru ini - model ini menjawab pertanyaan secara percakapan, mungkin menggunakan basis pengetahuan yang serupa dengan yang digunakan untuk melatih ChatGPT dan model penghasil teks serupa lainnya.

Grok akan memanfaatkan akses secars real-time ke informasi tentang X/Twitter, kata Musk. Dan, seperti ChatGPT, model ini memiliki kemampuan untuk menjelajah internet, memungkinkannya mencari informasi terkini di web tentang topik tertentu.

Musk menyiratkan bahwa Grok akan menolak menjawab pertanyaan tertentu yang bersifat lebih sensitif, seperti "beri tahu saya cara membuat kokain, selangkah demi selangkah." Dilihat dari tangkapan layar, model tersebut menjawab pertanyaan tersebut dengan sedikit lebih masam dibandingkan ChatGPT; tidak jelas apakah ini jawaban yang terekam atau apakah sistem tersebut, seperti yang ditegaskan Musk dalam cuitannnya, “dirancang untuk memberikan sedikit lebih banyak humor dalam tanggapannya.” 

Baca Juga: Elon Musk Resmi Mengumumkan X Kini Punya Fitur Panggilan Audio dan Video

Jadwal peluncuran xAI itu tampaknya di sini sepertinya bukan suatu sebuah kebetulan. Pasalnya, Elon Musk berbicara pada minggu ini di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan AI Inggris yang pertama, di mana Inggris dan Amerika Serikat (AS) sama-sama mengumumkan investasi pada pagar pembatas terkait dengan AI.

Selain itu, OpenAI juga akan mengadakan DevDay pertamanya pada 6 November besok, sehingga Musk mungkin ingin mengambil alih kendali perusahaan. Kedua perusahaan tersebut bukan hanya saingan, namun Musk sebenarnya adalah anggota dewan awal di OpenAI bersama Sam Altman pada 2015 sebelum perselisihan yang menyebabkan divestasi cepat.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno13 Maret 2026, 17:33 WIB

X Memperbarui Creator Subscriptions dengan Sejumlah Fitur Anyar

Ini adalah bagian dari upaya monetisasi yang lebih luas yang disebut 'Creator Subscriptions 2.0.'
Aplikasi X/Twitter. (Sumber: Getty Images)
Techno13 Maret 2026, 17:13 WIB

Realme Perkenalkan Ramadan Campaign 2026 Lewat TVC

Kompetisi #MakeSorryReal, mendorong anak muda membagikan momen permintaan maaf dengan hadiah ratusan juta rupiah.
Hadiah yang bisa kamu menangkan dari program TV Commercial. (Sumber: Realme)
Techno13 Maret 2026, 16:53 WIB

Roblox Tambahkan Fitur Penyaring Obrolan Berbasis AI untuk Kata-kata Terlarang

Fitur ini akan mengganti dan mengedit bahasa yang tidak diizinkan berdasarkan kebijakan Roblox.
Roblox sensor omongan yang tak pantas di kolom chat. (Sumber: Roblox)
Techno13 Maret 2026, 16:28 WIB

Kamera GoPro Generasi Berikutnya akan Ditenagai Prosesor GP3, Mendukung AI

Menetapkan standar kualitas gambar baru dalam pengambilan gambar cahaya rendah, waktu pengoperasian, dan kinerja termal.
Contoh hasil jepretan gambar GoPro yang ditenagai cip GP3. (Sumber: GoPro)
Techno13 Maret 2026, 14:36 WIB

Damac Digital Hadirkan Data Center di Tengah Kota Jakarta

Fasilitas ini akan memperkokoh infrastruktur digital di Indonesia.
Damac Digital. (Sumber: istimewa)
Techno13 Maret 2026, 14:25 WIB

Laporan Coursera: Perempuan Selesaikan Kursus AI Generatif Lebih Tinggi Ketimbang Pria

Temuan ini menyoroti ketekunan yang tinggi di kalangan peserta didik perempuan.
Ilustrasi AI generatif.
Techno13 Maret 2026, 14:11 WIB

Colorful Hadirkan Seri iGame GeForce RTX 50 Ultra

Ada dua kartu grafis yang ditawarkan.
Colorful iGame GeForce RTX 50 Ultra Series. (Sumber: Colorful)
Techno13 Maret 2026, 13:52 WIB

2 Headphone Live Terbaru JBL Menawarkan Masa Baterai hingga 80 Jam

Suara lebih jernih. Peredam kebisingan yang lebih cerdas. Dirancang untuk tampil beda.
JBL Live Series. (Sumber: Harman)
Lifestyle12 Maret 2026, 20:38 WIB

Rooster Fighter Bakal Tayang di Crunchyroll Mulai 15 Maret 2026

Anime ini dipastikan tayang di Asia Tenggara dan India.
Anime Rooster Fighter. (Sumber: Crunchyroll)
Techno12 Maret 2026, 20:23 WIB

Honor Robot Phone akan Didukung Sistem Pencitraan oleh ARRI

Intip sekilas bocoran Robot Phone: spesies smartphone baru.
Honor Robot Phone. (Sumber: Honor)