Dapat Pendanaan Sekitar Rp436 Miliar, UangCermat Tumbuhkan Portofolio Pinjaman

Rahmat Jiwandono
Rabu 04 Februari 2026, 18:40 WIB
Logo UangCermat. (Sumber: istimewa)

Logo UangCermat. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - UangCermat, startup teknologi finansial (tekfin) pada bulan kemarin resmi mengumumkan pendanaan total US$26 juta atau sekitar Rp436 miliar. Putaran pendanaan ini terdiri dari ekuitas seri A sebesar US$6,4 juta atau setara dengan Rp107,54 miliar serta fasilitas kredit terstruktur sebesar US$20 juta atau sekitar Rp336 miliaran.

Pendanaan Seri A itu dipimpin oleh Cocoon Capital, IFP Securities, NP Consulting. Sementara itu, fasilitas kreditnya disediakan oleh SixPoint Capital, perusahaan investasi private capital yang berbasis di Amerika Serikat (AS). Pendanaan gabungan tersebut akan mendukung fase pertumbuhan berikutnya UangCermat.

Baca Juga: Living Lab Ventures Perkuat Model Startup Collaboration dan Korporasi

Sebagai informasi, UangCermat didirikan pada 2017 silam oleh Shaiful Bahri Ahmad Mustaafa sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Edward Kumar sebagai Chief Technology Officer (CTO). Usaha rintisan tekfin ini sejatinya bermarkas di Singapura, tapi operasional utamanya ada di Indonesia.

Mereka menyediakan solusi keuangan bagi elemen masyarakat yang belum terjangkau dan kurang terlayani di kawasan Asia Tenggara. Target utamanya adalah pekerja kerah biru yang bekerja di sektor outsourcing dan manufaktur.

UangCermat mengoperasikan model pembiayaan 'phygital' yang menggabungkan alur kerja pinjaman digital dengan saluran distribusi luring guna menyalurkan pinjaman berbasis penggajian (payroll-linked loans).

Baca Juga: Dukung UMKM, Maybank Beri Modal ke Startup Tekfin Group Modalku

Layanan lain yang diberikan yakni sistem manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) serta penggajian, rekonsiliasi dana secara otomatis, dan manajemen pinjaman. Sejauh ini, UangCermat mengklaim sudah melayani lebih dari seratus ribu pengguna yang telah terdaftar.

Bahri menyatakan bahwa pendanaan tersebut akan dipakai untuk memperkuat kapasitas perusahaan dalam meningkatkan kualitas teknologi serta layanan keuangan inklusif. "Kami bisa melakukan lebih dari sekadar perluasan operasi internal, namun juga membantu bank kecil maupun lembaga mikro yang terkendala keterbatasan teknologi guna meningkatkan layanan digital mereka," ujarnya.

Itu juga merupakan bagian dari layanan Fintech-as-a-Service (Faas) yang menyediakan infrastruktur untuk bank lokal dan lembaga keuangan mikro dalam mendigitalisasi penagihan kredit dan proses organisasi.

Baca Juga: Amartha Mengantongi Pinjaman Dana Ratusan Miliar Rupiah

Sementara, menurut Bahri, dana ekuitas yang mereka dapatkan bakal dialokasikan buat memperkuat aspek tata kelola, kepatuhan, hingga teknologi.

"Fasilitas pinjaman senilai Rp300 miliar lebih tersebut akan kami pakai untuk menumbuhkan portofolio pinjaman lewat struktur bisnis yang berbasis piutang dengan pemantauan secara independen oleh pihak ketiga," ujarnya.

Chief Financial Officer (CMO) UangCermat Mark Kim menyampaikan, struktur pendanaan tersebut menunjukkan strategi permodalan yang seimbang. Pendanaan ekuitas memberikan stabilitas jangka panjang serta penguatan dari segi tata kelola perusahaan.

"Sementara itu, kredit institusional memungkinkan UangCermat untuk melakukan skala bisnis tanpa harus mengorbankan disiplin risko," katanya.

Baca Juga: Fintech YouTrip dari Singapura Dapat Pendanaan Seri B, Bakal Ekspansi ke Indonesia?

Perusahaan modal ventura Coocon Capital yag tak lain adalah investor lawas sekaligus co-lead pendanaan, menaruh kepercayaan kepada potensi UangCermat sejak investasi awalnya tujuh tahun yang lalu. Mereka melihat peluang besar industri tekfin di Tanah Air dan percaya bahwa UangCermat berada di jalur yang tepat guna membuat nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Di sisi lain, kesepakatan itu pula yang mendorong langkah pertama SixPoint Capital untuk ikut masuk ke pasar Asia Tenggara. Ia optimistis mengenai model bisnis yang diterapkan oleh UangCermat.

"UangCermat menjawab keperluan penting di sektor keuangan dan memberikan dampak yang riil untuk masyarakat yang belum tersentuh oleh perbankan konvensional di Indonesia," ungkap CEO sekaligus pendiri SixPoint Capital A.J. Davidson.

Baca Juga: Accion Menutup Dana Kelolaan Sekitar Rp1 Triliun, Investasi ke Startup Teknologi Finansial

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle20 Maret 2026, 13:23 WIB

The Grand Outlet Karawang Hadirkan 100 Merek Terkenal

Surga belanja ini membawa konsep branded, original, affordable.
Pusat perbelanjaan The Grand Outlet Karawang, Jawa Barat. (Sumber: istimewa)
Techno20 Maret 2026, 12:55 WIB

Apple Mengakuisisi Perusahaan Software Pengeditan Video MotionVFX

MotionVFX menawarkan repositori online berisi efek visual dan grafis gerak untuk beberapa aplikasi pengeditan video.
MotionVFX.
Lifestyle19 Maret 2026, 16:34 WIB

H&M Ingin Membuat Pakaian dari Gas Karbon Dioksida

Agar program ini bisa terwujud, merek fesyen asal Swedia ini menggandeng startup bernama Rubi.
H&M. (Sumber: H&M)
Techno19 Maret 2026, 16:22 WIB

Polytron Siap Hadirkan Dua Speaker Baru yang Compact dan Portable

Memperkuat posisi sebagai market leader speaker di Indonesia melalui produk compact dan portable yang dipersonalisasi untuk gaya hidup anak muda.
Logo Polytron. (Sumber: istimewa)
Lifestyle19 Maret 2026, 16:00 WIB

Jumlah Penonton One Piece Season 2 di Netflix Capai Belasan Juta dalam 4 Hari

One Piece merupakan manga tentang bajak laut yang dibuat oleh Eiichiro Oda.
One Piece Season 2. (Sumber: Netflix)
Techno19 Maret 2026, 15:49 WIB

Meta Meluncurkan Fitur Anyar untuk Perlindungan terhadap Penipuan

Pengguna akan diberi peringatan tentang aktivitas mencurigakan seperti penautan perangkat yang tidak dikenal dan permintaan pertemanan.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Lifestyle19 Maret 2026, 15:26 WIB

Charles & Keith Rilis Koleksi Ramadan 2026, Ada Tas dan Alas Kaki

Koleksi ini bisa menjadi pilihanmu untuk merayakan Lebaran 2026.
Koleksi edisi Ramadan dari Charles & Keith. (Sumber: istimewa)
Techno19 Maret 2026, 14:56 WIB

POCO X8 Pro Series Rilis Global, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Seri ini terdiri dari dua ponsel yang mendukung untuk memainkan gim berat.
POCO X8 Pro Series. (Sumber: POCO)
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)