Hangry Kumpulkan Pendanaan Seri A dari Alpha JWC Ventures, Ekspansi ke Malaysia?

Rahmat Jiwandono
Kamis 23 Oktober 2025, 18:31 WIB
Para pendiri startup Hangry. (Sumber: istimewa)

Para pendiri startup Hangry. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Hangry, usaha rintisan yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B) virtual multi-merek, resmi mengumumkan bahwa mendapat pendanaan seri A senilai US$10,5 juta atau setara dengan Rp174 miliar yang dipimpin oleh Alpha JWC Ventures, Kamis (23/10/2025).

Pendanaan tersebut akan digunakan untuk memperluas jejak operasional, tingkatkan efisiensi produk, ekspansi ke Malaysia, dan memperbarui infrastruktur serta peralatan dapur supaya outlet mereka mampu melayani volume lebih tinggi dengan konsistensi yang lebih baik.

Chief Executive Officer (CEO) sekaligus pendiri Hangry Abraham Viktor mengatakan, pendanaan terbaru ini jadi langkah strategis baginya terkait pertumbuhan perusahaan guna memperluas jangkauan dan memperkuat posisinya di industri F&B digital. Menurutnya, konsumen di Indonesia sekarang ingin dua hal sekaligus yaitu kualitas dan keterjangkauan.

Baca Juga: Daftar 10 Startup yang Lolos Program Semesta AI 2025

"Ini adalah celah yang berupaka kami isi. Konsep restoran multi-merek yang Hangry tawarkan memungkinkan setiap pesanan disajikan dengan efisien tanpa mengorbankan harga maupun rasanya," kata Abraham.

Hangry yang didirikan pada 2019 lalu sekarang punya 18 merek dengan jaringan 117 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini Hangry bakal melakukan ekspansi ke lebih banyak wilayah termasuk Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Sedangkan upaya ekspansi ke Negeri Jiran adalah yang pertama baginya.

Di tengah kondisi ekonomi kekinian yang menekan daya ekonomi rakyat, lanjutnya, Hangry mengklaim dapat mempertahankan relevansinya dengan menawarkan comfort food yang berkualitas mulai dari Rp16 ribuan. Terlebih, telah terjadi perubahan drastis dalam perilaku konsumen, khususnya di kalangan Milenial dan Gen Z.

"Dua generasi tersebut cenderung lebih memilih merek lokal dengan kualitas jaringan setara internasional, tapi dengan harga yang tetap ramah di kantong," terangnya.

Baca Juga: Chickin Raih Pendanaan Pinjaman Sebesar Rp280 Miliar dari Bank DBS Indonesia

Di dalam negeri, kata Abraham, menu ayam masih menjadi kategori paling populer, yang mencakup lebih dari 20 persen dari total merek di pelantar pesan-antar. Untuk itu, 17 dari 18 merek yang ada di bawah naungan Hangry berfokus pada olahan ayam, mulai dari gaya lokal sampai internasional.

Merek-merek di bawah Hangry.

Adapun sejumlah merek andalannya termasuk Ayam Koplo, Ayam Mak Dura, Moon Chicken, yang masing-masing dikenal akan cita rasa khasnya dan harganya murah. Selain itu, startup F&B ini juga mengoperasikan model dapur multi-merek yang dibuat untuk efisiensi tinggi.

"Setiap gerainya mampu memproduksi lebih dari seribu porsi per hari, dengan alur kerja yang memungkinkan pengelolaan beberapa merek sekaligus. Sistem ini memastikan kami soal konsistensi rasa, kapasitas produksi yang optimal, dan efisiensi biaya," katanya.

Baca Juga: Beleaf Dilaporkan Dapat Pendanaan Seri A dari Norinchukin Capital

Tak cuma meningkatkan efisiensi saja, Hangry pun terus berinovasi pada produk dan penyempurnaan resep di setiap merek guna mempertahankan kualitas dan loyalitas konsumen.

Co-founder dan General Partner Alpha JWC Ventures Chandra Tjan menyatakan bahwa Hangry telah menunjukkan eksekusi yang luar biasa dalam membangun platform F&B yang efisien dan bisa diskalakan. "Pemahaman Hangry tentang konsumen di Indonesia menempatkan mereka pada posisi yang kuat guna melaju ke fase pertumbuhan selanjutnya," katanya.

Hangry tiga tahun yang lalu juga telah mengumpulkan total pendanaan sebesar US$35 juta, kalau digabungkan dengan pendanaan ekuitas seri A tahun sebelumnya. Equity funding yang dipimpin oleh investor baru Hangry adalah Journey Capital Partners.

Investor lainnya yang ikut berpartisipasi ialah Orzon Ventures, Sassoon Investment Corporation, dan Alpha JWC Ventures. Sementara itu, pendanaan pinjaman diikuti oleh Genesis Alternative Ventures serta InnoVen Capital.

Baca Juga: Har Har Chicken! Kriuknya Cuan Ayam Goreng Terasi

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)