Techverse.asia - Jetour T2 i-DM resmi dipamerkan di GIIAS 2026 ICE BSD Tangerang, Banten. Mobil listrik ini membawa perpaduan antara karakter Adventure SUV dan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang dipatok di harga Rp688 juta untuk OTR DKI Jakarta.
"Kami bangga bisa secara resmi meluncurkan Jetour T2 i-DM ke Indonesia. Kehadiran model ini adalah langkah penting buat kami dalam membawa era anyar Adventure SUV ke pasar Tanah Air, sekaligus memperluas akses konsumen terhadap teknologi i-DM perusahaan," ungkap Presiden Direktur PT Jetour Sales Indonesia Caroline Ling.
Baca Juga: GIIAS 2025: Jetour T2 Setir Kanan Resmi Diperkenalkan, Didesain untuk Off-road
T2 i-DM tersebut tersedia dalam lima pilihan kelir, termasuk Aviation Silver, Carbon Crystal Black, Electroplated Green, Highway Gray dan Khaki White. Sementara itu, juga terdapat kelir khusus untuk edisi eksklusif yakni Electroplated Green dan Highway Gray yang memberikan karakter lebih premium.
Ling menyatakan, sebagai bagian dari program Fearless Adventure, untuk setiap pembelian mobil listrik ini akan mendapat beberapa keuntungan dari manfaat kepemilikan, seperti garansi tanpa batasan kilometer (km) atau enam tahun mencakup kendaraan serta mesin, garansi delapan tahun atau sekitar 160 ribu km untuk power battery dan drive system.
"Khusus selama event GIIAS 2026 berlangsung, pelanggan juga dapat menikmati penawaran spesial berupa Free PPF Voucher senilai Rp22 juta atau nol persen installment rate selama setahun," ujarnya.
Baca Juga: Merek Baru Jetour Masuk Indonesia, Bawa 2 SUV Bensin
Sebagai penerapan teknologi Intelligent Dual Mode, Jetour T2 i-DM mengitegrasikan Hybrid Dedicated Engine generasi kelima Acteco 1.5 TGDI, CATL FTP Battery 18,4 kWh, dan 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission dengan Dual Electric Motor dalam satu sistem yang bekerja secara cerdas guna memberi keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.
Dengan begitu, maka memungkinkan Jetour T2 i-DM untuk menempuh jarak lebih dari 1.200 km dalam satu kali pengisian daya penuh baterai dan tangki bahan bakar, memberi kebebasan bagi pelanggan guna melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus sering berhenti mengisi daya atau pun bahan bakar.
Selain itu, kala kendaraan melambat atau mengerem, sistem Energy Recovery bakal mengubah energi yang sebelumnya terbuang menjadi listrik guna mengisi lagi baterai. Semua proses ini berlangsung secara otomatis tanpa membutuhkan pengaturan mode berkendara yang rumit.
Mobil hibrida ini juga masih mempertahankan karakter SUV tangguh lewat struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan 80 persen high-strength steel yang memberikan kekuatan serta stabilitas tinggi dengan kemampuan static load sampai 300 kg dan torsion rigidity mencapai 32.000 Nm/degree.
Baca Juga: Harga dan Spek Jaecoo J7 SHS, Mobil PHEV Asal China Pertama di Indonesia
Karakter petualangannya semakin diperkuat lewat desain eksterior dengan siluet boxy yang tegas serta sejumlah elemen fungsional, termasuk Tie-Down Point yang dirancang sebagai elemen pendukung kebutuhan eksplorasi sekaligus memperkuat karakter tangguh kendaraan.
Lebih jauh, sebagai bagian dari karakter elektrifikasinya, T2 i-DM turut dilengkapi dengan emblem i-DM serta PHEV pada bagian bodinya. Adanya dua emblem ini turut menandai pemakaian teknologi plug in hyrbid sekaligus menandakan evolusi Jetour T2 menuju era mobilitas elektrifikasi tanpa menghilangkan DNA adventure yang menjadi bagian dari identitas Jetour T-Series.
Selama GIIAS 2026 berlangsung, konsumen juga dapat melihat lebih dekat Jetour T2 i-DM dan lini produk Jetour lainnya seperti Jetour T2, Jetour T1, Jetour T1 i-DM, Jetour Dashing dan X70 Plus, sekaligus menikmati berbagai penawaran khusus dengan mengunjungi Booth Jetour di Hall 6C, ICE BSD.
Baca Juga: Mazda CX-5 Baru Tersedia dalam Model Sport Edition dan Kuro Edition














