Total Pendanaan Ekuitas Honest Tembus Rp1,66 Triliun, Terbitkan Kartu Kredit Co-branded

Rahmat Jiwandono
Kamis 02 Oktober 2025, 14:30 WIB
Pendiri Honest Peter Panas (kiri) dan Will Ongkowidjaja. (Sumber: dok. honest)

Pendiri Honest Peter Panas (kiri) dan Will Ongkowidjaja. (Sumber: dok. honest)

Techverse.asia - Honest Financial Technologies, perusahaan rintisan yang menerbitkan kartu kredit dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, telah merampungkan babak pendanaan yang mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed yang dipimpin oleh Orico. Dengan pendanaan tersebut, total pendanaan ekuitas yang didapat oleh Honest sekarang mencapai US$100 juta atau sekitar Rp1,66 triliun.

Baca Juga: Waste4Change Catat Pertumbuhan Tahunan 88% dan Kelola 64,9 Juta Kg Sampah dalam 1 Dekade

Didirikan dua tahun lalu, Honest yang digagas oleh mantan Vice President (VP) Product Apple Card dan Goldman Sachs Peter Panas serta Will Ongkowidjaja yang merupakan mantan Co-founder Alpha JWC Ventures, perusahaan modal ventura di Indonesia. Startup ini pun ingin melakukan IPO di Amerika Serikat (AS) sebelum 2030.

Honest sendiri adalah perusahaan teknologi finansial di Tanah Air yang punya izin usaha penerbitan kartu kredit setelah mengakuisisi GE Finance Indonesia pada 2022. Investor Honest meliputi sejumlah perusahaan terkemuka di Silicon Valley seperti XYZ, Village Global, dan Goodwater, serta perusahaan pembayaran ternama asal Jepang termasuk Orico, Rakuten, dan GMO.

Selain itu, ada sosok angel investor yang ikut mendurung startup teknologi finansial ini yaitu pendiri Nubank, David Velez. Babak pendanaan itu kembali diikuti sejumlah investor yang sebelumnya ikut andil, seperti XYZ Venture Capital, SV Pacific Ventures, dan Village Global, serta partisipasi baru dari pemodal terkemuka asal Negeri Paman Sam termasuk Gilgamesh Ventures.

Baca Juga: Julo Hadirkan Sistem Poin Rewards Guna Memperkaya Proposisi Kartu Kredit Virtual

Honest pun dapat fasilitas pinjaman US$40 juta dari Mizuho Bank. Sementara itu, di Indonesia cuma tiga persen masyarakat yang punya kartu kredit. Oleh karena itu, Honest memperluas akses kredit untuk jutaan konsumen.

Dengan modal yang baru diperoleh itu, Honest bakal memperluas produk utama Honest Card ke segmen kartu kredit bagi nasabah perusahaan dan kartu kredit co-branded, terinspirasi dari Nubank, Ramp, dan Imprint di AS - tapi dirancang khusus untuk Benua Asia. Honest bisa menghadirkan kartu kredit co-branded cuma dalam hitungan minggu dan menyetujui lebih dari 90 persen pemohon kartu kredit.

Peluncuran kartu kredit co-branded lewat bank-bank konvensional di Tanah Air kerap kali memerlukan waktu selama bertahun-tahun, dan cuma menyetujui kurang dari lima persen.

Baca Juga: Kepemilikan Akun Media Sosial Bakal Dibatasi? Pakar: Kebebasan Berekspresi Bisa Dibungkam

President dan Representative Director Orico Makoto Umemiya mengatakan bahwa pasar kartu kredit Indonesia memiliki potensi masif dan Honest siap memimpin pertumbuhan ini dengan pendekatan inovatif.

"Kami gembira mendukung Honest sebagai mitra strategis jangka panjang, serta membantu perjalanan startup ini untuk menjadi pemimpin pasar dan merombak jasa keuangan bagi jutaan orang Indonesia," ujarnya, Kamis (2/10/2025).

Orico adalah salah satu penerbit kartu kredit terkemuka di Negeri Matahari Terbit dan merupakan bagian dari unit pembiayaan konsumen Mizuho Financial Group, salah satu bank terbesar di dunia dengan aset triliunan dolar.

Managing Partner XYZ Venture Capital Ross Fubini menambahkan, pihaknya belum pernah menemukan layanan seperti yang disediakan Honest - kartu kredit digital pertama di kawasan yang benar-benar digemari pelanggan.

Baca Juga: UOB Indonesia dan Telkomsel Luncurkan Kartu Kredit Co-Branded, Simak Keuntungannya

"Honest berhasil menjawab masalah yang tidak bisa diatasi bank konvensional. Anda bisa melihat perbedaannya dari cara orang membicarakan produk ini - mereka senang menggunakan kartu kredit Honest," katanya.

XYZ Venture Capital adalah perusahaan dana ventura asal Silicon Valley, California, AS dengan dana kelolaan miliaran dolar yang didirikan oleh Fubini, sosok yang tercantum dalam daftar Forbes Midas List. Fubini juga akan bergabung dalam dewan direksi Honest, sedangkan XYZ menjadi investor terbesar kedua Honest setelah Orico.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)