Waste4Change Catat Pertumbuhan Tahunan 88% dan Kelola 64,9 Juta Kg Sampah dalam 1 Dekade

Rahmat Jiwandono
Senin 29 September 2025, 17:07 WIB
Ilustrasi Waste4Change. (Sumber: AC Ventures)

Ilustrasi Waste4Change. (Sumber: AC Ventures)

Techverse.asia - Waste4Change, pelopor pengelolaan sampah bertanggung jawab di Indonesia, resmi merilis Laporan Dampak (Impact Report) 2024 yang mencatat pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 88,39 persen dalam volume pengumpulan sampah selama sepuluh tahun terakhir.

Sejak berdiri pada 2014, perusahaan ini berkembang dari usaha sosial kecil menjadi salah satu pemain utama ekonomi sirkular di Indonesia.

Baca Juga: IDRX Dapat Pendanaan Pre-seed Senilai Rp4,8 Miliar, Bangun Stablecoin Rupiah

Dalam kurun waktu tersebut, Waste4Change telah mengumpulkan 64,9 juta kilogram (kg) sampah, yang berasal dari rumah tangga (32,5 juta kg), area komersial (17,6 juta kg), serta kemitraan dengan Bank Sampah, TPS 3R, dan sektor informal (14,7 juta kg).

Saat ini, Waste4Change beroperasi di 19 lokasi di seluruh Indonesia. Lebih dari sekadar mengumpulkan sampah, Waste4Change mencatat capaian penting sepanjang 2014–2024. Perusahaan mendaur ulang 14,2 juta kg material, mengolah 499 ribu kg sampah organik menjadi biomassa, dan menghasilkan dua juta kilogram bahan bakar turunan sampah (RDF).

Pada 2024 saja, tercatat 8,1 juta kg material didaur ulang dan hampir 700 ribu kg RDF yang diproduksi. Selain itu, Waste4Change membuka ratusan lapangan kerja dan memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada lebih dari 550 ribu orang.

Dengan mencegah sampah berakhir di TPA, Waste4Change berhasil mengurangi emisi setara 28,8 juta kg karbondioksida (CO₂) dalam satu dekade, sekaligus mencapai emisi bersih nol dari operasionalnya.

Baca Juga: Startup Pengelolaan Sampah Waste4Change Dapat Pendanaan Senilai US$ 5 juta: Dipakai Perluas Jaringan

Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan bahwa pertumbuhan startup-nya membuktikan bahwa satu solusi sirkular dapat memberikan dampak terukur dalam skala besar.

"Waste4Change tidak hanya mengurangi sampah TPA, kami mengubah sampah menjadi sumber daya, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perubahan sistemik untuk ekonomi berkelanjutan dan rendah karbon," ungkap dia melalui keterangan resminya yang kami terima pada Senin (29/9/2025).

Impact Report tersebut diluncurkan bersamaan dengan webinar yang bertajuk Circular Solutions for Emission Reduction: Waste4Change Progress in Circular Solutions, yang diselenggarakan bersamaan dengan Hari Nol Emisi (Zero Emission Day) dan Pekan Bersih Dunia (World Clean Up Week).

Baca Juga: Dari Klien Jadi Investor? Tengok Luna Maya yang Baru Saja Bergabung Dengan Waste4Change

Acara ini mempertemukan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, investor sektor swasta, dan mitra global, yang menyoroti kolaborasi lintas sektor sebagai kunci untuk mempercepat transisi menuju nol sampah dan nol emisi.

Dari perspektif kebijakan, Noer Adi Wardojo sebagai Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, menyoroti pentingnya pemilahan sampah, kapasitas pengolahan yang lebih kuat, dan penguatan kebijakan Tanggung Jawab Produsen (Extended Producer Responsibility/EPR) untuk memajukan tujuan ekonomi sirkular Indonesia.

Mewakili investor, Kepala ESG di AC Ventures Capital Adiandri Adyafitri menekankan pentingnya keseimbangan antara dampak sosial dan profitabilitas. Ia menambahkan bahwa investor memiliki peran strategis dalam memperbesar skala pengelolaan sampah yang bertanggung jawab serta mendorong perubahan sistemik.

"Ke depan, untuk menjawab meningkatnya kebutuhan global akan solusi pengelolaan sampah yang terukur, Waste4Change berencana memperluas titik pengumpulan, memperkuat kemitraan dengan sektor informal, serta menjalin kolaborasi lintas negara yang menyatukan kebijakan, investasi, dan inovasi," kata Adiandri.

Baca Juga: Endeavor Scale Up Batch 6 Bergulir, Ini 13 Startup Hijau yang Terpilih

Melalui strategi ini, Waste4Change menargetkan posisinya sebagai pemimpin regional dalam solusi sirkular berkelanjutan. Sebagai informasi, didirikan pada 2014, Waste4Change adalah perusahaan rintisan pelopor pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Indonesia.

Perusahaan ini beroperasi di 19 kota/kabupaten di Indonesia, menawarkan layanan terpadu yang mencakup pengumpulan, pemilahan, daur ulang, dan edukasi masyarakat.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)