Lagi, Atome Umumkan Pendanaan Utang Ratusan Juta Dolar

Rahmat Jiwandono
Rabu 14 Januari 2026, 19:54 WIB
Atome Financial (Sumber: istimewa)

Atome Financial (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Atome Financial, pelantar buy now pay later (BNPL), resmi mengumumkan pendanaan berupa utang sindikasi sebesar US$345 juta atau sekitar Rp5,82 triliunan. Ini memperbarui sekaligus meningkatkan skema pembayaran yang sudah ada sebelumnya guna mendukung ekspansi yang berkelanjutan bisnis kredit digital mereka di kawasan Asia Tenggara.

Nilai pinjaman yang diperoleh Atome Financial ini meningkat jauh dibanding pendanaan yang didapatkan dua tahun lalu, menunjukkan kepercayaan berkelanjutan para pemberi pinjaman terhadap prospek pertumbuhan serta kinerja operasional Atome.

Baca Juga: Rain Kumpulkan Pendanaan Seri C, Tingkatkan Pembayaran Pakai Stablecoin

Dalam transaksi tersebut, HSBC bertindak sebagai structuring bank, mandated lead manager, and bookrunner (MLAB). Sementara itu, bank DBS juga ikut bergabung sebagai mandated lead arranger and bookrunner tambahan.

Beberapa investor lawas ikut berpartisipasi, termasuk Cathay United Bank dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation. Tak ketinggalan, Shanghai Pudong Development Bank tercatat sebagai pemberi pinjaman anyar dalam sindikasi itu.

Chief Commercial Officer (CCO) Atome Financial Andy Tan mengungkapkan, fasilitas kredit tersebut akan dialokasikan guna mengakselerasi ekspansi BNPL dan pembiayaan Atome di sejumlah pasar di Asia Tenggara, produk pinjaman konsumen, hingga perluasan jangkauan untuk Atome PayLater Anywhere Card.

"Atome PayLater Anywhere Card akan hadir di Singapura, Malaysia dan Filipina," paparnya, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Pay Later Akulaku Beroperasi Kembali

Peningkatan fasilitas kredit itu memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengembangkan portofolio pinjaman yang berkelanjutan dan sehat, sekaligus memperluas akses kredit yang fleksibel serta transparan bagi merchant dan konsumen.

"Fasilitas ini tumbuh secara signifikan dalam satu tahun terakhir dan memposisikan kami untuk berekspansi secara bertanggung jawab di kawasan," ujarnya.

Pendanaan utang ini hadir di saat meningkatnya persaingan dan pengawasan regulasi di sektor kredit digital Asia Tenggara. Dari aspek pemberi pinjaman, transaksi itu mencerminkan peningkatan minat institusi terhadap pelantar keuangan digital yang sudah mapan di pasar berkembang di Benua Asia.

Head of Banking, Corporate and Institutional Banking HSBC Singapore Gilbert Ng menyatakan dukungan berkelanjutan bagi itu mencerminkan kepercayaan kepada Atome Financial dan kemitraan jangka panjang yang telah terjalin. "Dukungan dari kami mencerminkan keyakinan terhadap Atome serta kemitraan jangka panjang yang telah terjalin bersama grup ini," ujar Ng.

Baca Juga: Startup Singapura Utang US$50 juta dari HSBC untuk Danai UMKM di Indonesia

Head of Digital Economy Group DBS Chua Shih Guan mengaku bangga dapat mendukung Atome Financial sebagai MLAB, menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab dalam ekonomi digital.

"Atome Financial merupakan pelantar yang memanfaatkan teknologi buat memperluas akses kredit dengan kerangka manajemen risiko yang kuat," katanya.

Menurut laporan keuangan yang tercatat di pelantar data Handshakes, Atome Financial - yang membawahi bisnis BNPL Atome, Atome PayLate Anywhere Card, dan Kredit Pintar - mencatat kenaikan pendapatan operasional sebesar 63 persen secara tahunan menjadi US$236 juta pada tahun fiskal 2024, dengan Gross Market Value (GMV) melampaui US$2 miliar.

Baca Juga: Chickin Raih Pendanaan Pinjaman Sebesar Rp280 Miliar dari Bank DBS Indonesia

Momentum mencapai puncaknya pada Desember kemarin, ketika Atome Financial mencatatkan GMV bulanan terkuatnya hingga saat ini, meningkat lebih dari 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari segi profitabilitas, laba Atome Financial juga anjlok drastis menjadi US$861 ribuan pada 2024, dibandingkan US$19,7 juta pada 2023. Penurunan tersebut sejalan dengan fase investasi dan ekspansi bisnis yang masih berjalan di sejumlah pasar utama.

Sebelumnya, pada tahun lalu, startup ini juga telah mengantongi fasilitas kredit senilai Rp1,3 triliun atau setara dengan US$80 juta dari BlackRock dan InnoVen Capital SEA. Fasilitas kredit itu adalah pinjaman senior berjangka tiga tahun yang sebelumnya pertama kali diumumkan pada Juni 2024.

Baca Juga: Meski Sedang Tech Winter, InnoVen Capital SEA Tetap Beri Pinjaman Utang kepada Startup di Indonesia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel24 Juli 2026, 20:45 WIB

Hobi Jajan? Coba Kunjungi Enam Destinasi Kuliner Unik di Asia Tenggara

Di destinasi-destinasi tersebut kamu bisa merasakan kuliner tradisional.
Daerah Udon Thani, Tailan. (Sumber: Shutterstock)
Techno24 Juli 2026, 14:32 WIB

Samsung Galaxy Watch 9 Tersedia dalam 2 Ukuran, Ditenagai Prosesor Snapdragon Wear Elite

Galaxy Watch 9: Kesehatan Sehari-hari dengan Kenyamanan Sepanjang Hari dan Baterai Tahan Lama.
Samsung Galaxy Watch 9. (Sumber: null)
Automotive24 Juli 2026, 14:29 WIB

KIA Niro 2027 akan Mengandalkan Sistem Hybrid dengan Teknologi Anyar

Mobil bertenaga hibrida ini tersedia dalam tiga varian.
KIA Niro. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 13:11 WIB

Spotify Tambahkan Fitur Chatbot di Aplikasinya, Cuma Bisa Diakses Pelanggan Premium

Fitur Talk to Spotify memungkinkan pengguna membuat daftar putar dan mempelajari lagu dengan perintah suara.
Fitur Talk to Spotify. (Sumber: Spotify)
Lifestyle24 Juli 2026, 12:05 WIB

Perempuan Perlu Atur Stres Supaya Terhindar dari Autoimun

Tantangan dalam penanganan autoimun terdapat pada proses pengobatan dan pemahaman pasien terhadap penyakitnya.
ilustrasi autoimun. (Sumber: null)
Techno24 Juli 2026, 11:38 WIB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Punya Kamera Ultrawide yang Lebih Tajam dan Baterai Jumbo

Ultra kini menjadi model unggulan dalam jajaran Z Fold yang terdiri dari dua model baru.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. (Sumber: Samsung)
Startup24 Juli 2026, 09:57 WIB

Ekspansi 1.300 Gerai, Kopi Kenangan Gandeng Privy untuk Digital Trust

Digital trust kini menjadi infrastruktur penting bagi industri ritel dan F&B, bukan sekadar alat tanda tangan elektronik.
Kopi Kenangan x Privy. (Sumber: ist)
Techno24 Juli 2026, 09:55 WIB

Polytron Audivo PHS 5B Hadirkan Audio Kelas Studio di Atas Meja Kerja

Menghidupkan suasana hiburan dan sesi kerja panjang sepanjang hari.
Polytron Audivo PHS 5B. (Sumber: Polytron)
Techno23 Juli 2026, 16:30 WIB

Kacamata Pintar Samsung Resmi Meluncur, Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker

Samsung membawa ekosistem Galaxy ke kacamata sehari-hari.
Samsung x Google x Warby Parker. (Sumber: null)
Techno23 Juli 2026, 16:27 WIB

ASUS ROG Swift OLED PG27UCWM dan PG32UCWM Resmi Dilansir

Menampilkan teknologi OLED RGB Stripe dengan OLED Care Pro, Dual Mode yang serbaguna, dan solusi efisiensi daya GaNFET.
ROG Swift OLED PG27UCWM. (Sumber: ASUS)