Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Rahmat Jiwandono
Senin 09 Maret 2026, 19:53 WIB
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)

Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)

Techverse.asia - Nothing telah resmi meluncurkan Phone 4A dan 4A Pro, ponsel kelas menengah terbarunya. Keduanya terlihat sangat berbeda satu sama lain, dengan desain yang berbeda dan antarmuka Glyph Light.

Nothing Phone 4A reguler akan mulai dijual seharga 350 Euro atau sekitar Rp6,8 jutaan dengan pemesanan mulai sekarang sebelum rilis resmi pada 13 Maret. Sedangkan 4A Pro akan dijual seharga 480 Euro atau Rp9,4 jutaan untuk RAM 8GB dan penyimpanan 128GB, pemesanan awal dibuka pada 13 Maret sebelum rilis penuh pada tanggal 27 Maret 2026.

Nothing Phone 4A Pro kini memiliki tampilan yang sepenuhnya berbeda. Gawai ini mengadopsi desain unibody logam, bukan plastik bening biasa, tersedia dalam warna hitam, perak, atau merah muda.

Baca Juga: Tecno Hadirkan Camon 50 Series, Debut dengan Teknologi TGuard

Perusahaan juga mengklaim bahwa perangkat ini masih menampilkan "desain transparan yang disempurnakan," tetapi hanya pada modul kamera, yang juga menampung versi yang lebih besar dari layar Glyph Matrix yang diperkenalkan pada flagship Phone 3 tahun lalu.

Nothing menyebut Phone 4A Pro sebagai smartphone tertipis yang pernah mereka buat, dan dalam beberapa hal mengingatkan pada iPhone 17 Pro, tetapi perubahan desain dan material juga mendukung peningkatan daya tahan (memiliki peringkat ketahanan air IP65) dan pendinginan.

Dari segi komponen, Phone 4A Pro memiliki layar AMOLED seluas 6,83 inci dengan kecepatan refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 5000 nits, serta baterai 5.080mAh yang menurut Nothing mampu bertahan hingga 17 jam penggunaan.

Nothing Phone 4A Pro.

Seperti Nothing Phone 3A Pro, gadget ini juga memiliki empat kamera, dalam hal ini lensa wide 50 megapiksel (MP), kamera selfie (swafoto) 32MP, lensa ultra-wide, dan lensa telefoto periskop 50MP yang mampu melakukan zoom 140x, dua kali lipat dari Phone 4A.

Baca Juga: Nothing Phone 3 Punya 4 kamera 50MP dan Glyph Matrix Baru

Meskipun Phone 4A Pro tidak menyertakan prosesor unggulan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Nothing memilih untuk menggunakan Snapdragon 7s Gen 4, yang tidak sekuat itu, tetapi seharusnya mampu menjalankan daftar fitur bertenaga AI Nothing yang terus bertambah.

Kemudian Nothing 4A yang hadir dengan desain transparan khas Nothing dengan warna-warna baru (termasuk putih, merah muda, hitam, dan biru), ketahanan debu serta air IP64, dan Glyph Bar yang diperbarui yang lebih terang dan sekarang berjalan lurus di sebelah kamera 4A.

Phone 4A memiliki empat kamera, yaitu kamera wide 50MP yang menangkap cahaya 64 persen lebih banyak, kamera selfie 32MP, kamera ultra-wide, dan lensa telefoto periskop tetraprisma 50MP baru yang mampu melakukan zoom optik 3,5x, zoom lossless 7x, dan zoom ultra hingga 70x.

Nothing Phone 4A.

Seperti saudaranya yang lebih premium, Phone 4A menyertakan layar AMOLED, meskipun dengan ukuran lebih kecil 6,78 inci, dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 4.500 nits. Layarnya dilapisi Gorilla Glass 7i, yang diklaim dua kali lebih tahan gores daripada generasi sebelumnya, dan bahkan lebih baik untuk meletakkan ponsel menghadap ke bawah.

Baca Juga: Harga dan Spek Lengkap Vivo V60e, Bodinya Sangat Ramping

Secara internal, dibenamkan Snapdragon 7s Gen 4 dan baterai 5.080mAh dari versi Pro juga digunakan pada ponsel yang lebih murah ini.

Nothing menyatakan bahwa kedua ponsel kelas menengah ini akan dikirimkan dengan Nothing OS 4.1, yang mencakup Essential Search untuk mencari informasi di berbagai aplikasi, hasil yang dipersonalisasi berdasarkan "kenangan" yang tersimpan di Essential Space, dan Nothing Playground, sebuah aplikasi untuk menggunakan AI dalam membuat widget khusus.

Nothing OS 4.1 berbasis Android 16, dan Nothing menyatakan bahwa pemilik Phone 4A dan Phone 4A Pro dijamin mendapatkan pembaruan Android selama tiga tahun dan patch keamanan selama enam tahun.

Baca Juga: Motorola Moto G Power 2026: Ponsel Mid-range yang Ditenagai Dimensity 6300

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)