Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Rahmat Jiwandono
Kamis 30 Juli 2026, 20:48 WIB
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)

Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Siapa sangka, gypsum yang biasanya diidentikkan sebagai material plafon atau komponen bangunan, di tangan yang tepat justru bisa menjelma menjadi permainan edukatif bagi anak-anak?

Ya tepung gypsum bisa diubah menjadi berbagai karakter hewan, boneka, bentuk buah, bunga, kue donat, mobil-mobilan hingga pesawat. Berbagai karakter dan bentuk gypsum itu juga bisa diwarnai sehingga lebih hidup.

Di tangan Andan Wismayawati dibantu putrinya Nayla Natasha gypsum itu menjadi media lukis atau gypsum painting sekaligus suvenir seperti gantungan kunci dan magnet kulkas.

Baca Juga: Dorong Akselerasi Digital, OJK Punya 2 Program dari Pusat Inovasi

Andan memulai ide membuat gypsum painting karena keprihatinannya melihat fenomena ketergantungan anak-anak terhadap gadget seperti handphone. Dia menuturkan melihat anak-anak sekarang itu lebih sering memegang gadget daripada aktivitas lainnya.

Ia kemudian terinspirasi dari Nayla anaknya yang hobi melukis, sehingga membuat media lukis berbagai macam karakter yang disukai anak-anak menggunakan material gypsum. Termasuk menciptakan peluang usaha untuk dirinya dan anaknya.

“Kami terus berkreasi menciptakan mainan anak yang bisa untuk edukasi agar sejenak beralih dari gadget ke melukis gypsum yang dengan berbagai macam karakter anak yang disukai,” kata Andan.

Seluruh proses produksi gypsum painting dikerjakan Andan bersama anaknya secara mandiri di rumahnya Kampung Bumen, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. Andan menyatakan produksi gypsum painting tidak dilakukan setiap hari.

Baca Juga: Lukisan Van Gogh Dilempar Sup Tomat Oleh Aktivis Penolak Izin Tambang Minyak, Karena Pakai Cat Minyak?

Dia memproduksi untuk memenuhi stok barang dan jika sudah menipis baru memproduksi kembali. Rata-rata kapasitas untuk sekali produksi berkisar 300 hingga 400 karakter gypsum.

Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dan komposisi yang tepat. Andan menjelaskan bahan bakunya adalah bubuk gypsum yang diberi air sehingga menjadi adonan. Kemudian dicetak dengan berbagai bentuk dan karakter lalu dijemur di bawah sinar matahari. Setelah itu dilakukan finishing agar tidak ada bagian yang tajam.

“Saya coba-coba buat belajar secara otodidak. Kadang airnya berlebihan, dan hasilnya nggak bagus. Jadi memang rasionya harus benar-benar tepat. Gypsum itu kan panas (kalau dikasih air), ada gelembungnya. Jadi harus  tidak bergelembung agar hasilnya mulus. Itu saya coba-coba terus sampai ketemu komposisi yang pas,” terangnya.

Baca Juga: Huawei Go Paint: Aplikasi Melukis Terbaru yang Bakal Dilansir 7 Mei 2024

Media lukis gypsum dengan berbagai bentuk dan karakter itu lalu dijual satu paket dengan beberapa pilihan cat dankuas. Dia menggunakan cat warna akrilik. Harga satu karakter dijual mulai dari Rp2.000 sampai Rp5.000.

Ada juga yang dijual satu paket Rp10.000 dengan isi beberapa karakter, cat empat warna dan piring kecil untuk mencampur warna. Menurutnya melalui kombinasi warna itu anak-anak diajak belajar bereksperimen pencampuran warna dari warna satu dicampur warna lain akan berubah jadi warna baru.

“Kami tidak menggunakan resin atau bahan kimia tajam untuk finishing. Cat yang dipakai adalah cat akrilik tanpa bau yang mudah dibersihkan dengan air jika terkena tangan. Kuasnya pun dipilih yang berkualitas agar bulunya tidak gampang rontok. Setelah dilukis atau diwarnai, barang bisa digunakan sebagai gantungan kunci atau dipajang,” jelas Andan.

Baca Juga: The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Meski belum merambah marketplace besar karena keterbatasan kapasitas produksi, pemasaran berlabel Arziki art gypsum painting itu terus melaju. Andan menyampaikan selama ini memasarkan produknya dari rumah, daring lewat WA dan pesanan sekolah dan keikutsertaan dalam berbagai pameran lokal seperti di Kotagede.

Bagi Andan, idenya mengalihkan anak-anak dari gawai menjadi peluang usaha skala rumah dan menambah penghasilan. Dia menilai semua itu memerlukan ketekunan. "Sebenarnya kalau kita tekuni, semuanya itu menjanjikan. Memang di awal pasti ada kendala, cuma kalau kita tekuni dengan sungguh-sungguh, Insya Allah semuanya akan lancar," paparnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)