Komdigi Gagas Program Garuda Spark Innovation Hub Bandung: Jaring 10 Startup

Rahmat Jiwandono
Senin 05 Januari 2026, 20:28 WIB
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)

Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)

Techverse.asia - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah resmi menyelenggarakan program Garuda Spark dengan tujuan utama guna menghidupkan lagi kepercayaan dan daya tahan ekosistem startup alias usaha rintisan nasional di tengah tekanan berat yang tengah dihadapi industri digital kekinian.

Kali ini program tersebut diadakan di Bandung yang bernama Garuda Spark Innovation Hub Bandung, dan telah beroperasi selama tiga bulan terakhir. Sejak resmi beroperasi, program ini terus dibentuk sebagai hub kolaborasi yang konkret, tak sekadar ruang inkubasi simbolik semata.

"Saya hari ini datang untuk mengecek Garuda Spark di Kota Bandung yang sudah berjalan selama tiga bulan. Saya mau melihat perkembangan aktivitasnya seperti apa dan sudah sejauh mana startup yang telah difasilitasi di sini," kata Menkomdigi Meutya Hafid pada Senin (5/1/2026).

Baca Juga: TransTRACK x DJBC KPPBC Tanjung Emas akan Perkuat Sistem E-Seal Nasional

Politisi Golkar ini memaparkan, industri usaha rintisan berbeda dari saat dilahirkan dengan sekarang yang sudah penuh tantangan. Jadi, menurutnya, bagaimana menghadapi tantangan itu bersama-sama yang dicoba dilakukan oleh Garuda Spark Innovation Hub Bandung tersebut melalui cara membuat sebuah ekosistem.

"Di dalamnya terdapat para investor, startup, pemerintah, dan lain-lain," ujarnya.

Garuda Spark Innovation Hub Bandung telah dimulai sejak 27 September 2025, dan hingga kini sudah mengkurasi sedikitnya sepuluh usaha rintisan anyar yang sebagiannya sudah diluncurkan ke publik. Jawatannya pun mendorong agar startup-startup ini memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) tinggi.

"Kami hadir untuk memastikan para usaha rintisan tersebut tidak berjalan sendiri," ujarnya.

Selama tiga bulan pelaksanaannya, sejatinya telah terjaring sebanyak 150 usaha rintisan.

Di samping itu, dia menilai bahwa tahun lalu menjadi periode yang menantang untuk industri startup. Ini didasarkan pada reportase-reportase yang telah dibuat.

Baca Juga: Waterhub Umumkan Pendanaan Awalnya, Memperluas Akses Air Minum

"Startup yang ada di kawasan Asia Tenggara, termasuk kita pada tahun lalu memang berada di fase yang enggak mudah, tapi kita harus bangkit bersama-sama. Karena pada tahun ini pun juga belum tentu lebih mudah, kita ingin membangun kebangkitan yang lebih berkelanjutan dan sehat," papar dia.

Namun demikian, dia optimistis bahwa Indonesia punya kekuatan startup di sejumlah daerah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kota Malang dan Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

"Kota Bandung saya rasa cukup baik, tapi harapannya bisa lebih berkembang lagi. Sementara itu, kekuatan startup di tiga kota tersebut tergolong kuat. Kami punya target para startup bisa tumbuh sebesar delapan persen pada 2026," imbuhnya.

Guna dapat mencapai target tersebut, pelbagai kegiatan Garuda Spark Innovation ke depannya akan diintensifikan di seluruh daerah di Tanah Air.

Baca Juga: Telkomsel NextDev Tahun ke-11, Cetak Technopreneurs Berbasis Kecerdasan Buatan

Lebih lanjut, menurutnya, program ini memiliki pendekatan lain dengan inkubasi konvensional. Sebab Garuda Spark dirancang seabgai ekosistem terbuka yang menjadi wadah pertemuan antara pendiri startup, perusahaan modal ventura, komunitas, akademisi, hingga pemerintah dalam satu ruang kolaboratif.

Pemerintah tak akan mengambil peran kreatif, tapi hadir sebagai penguat fondasi kesinambungan dan kepercayaan. Sementara itu, alasan dipilihnya Kota Kembang adalah sebagai percontohan nasional lantaran dianggap punya modal talenta, kreativitas, dan ekosistem yang cukup matang dibanding daerah lain.

"Keberhasilan di sini kami harapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk yang ada di luar Pulau Jawa," katanya.

Ia menambahkan bahwa program Garuda Spark tersebut sifatnya jangka panjang, bukan jangka pendek. Di sini peran negara bukan hanya sebagai regulator semata, namun mitar strategis untuk startup dalam menghadapi era digital yang kian kompleks dan kompetitif.

"Kami harus hadir bersama para pendiri startup untuk bangkit," ujarnya.

Baca Juga: Komdigi x Google Cloud Hadirkan Program Akselerator bagi Perusahaan Rintisan Indonesia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno23 Februari 2026, 20:11 WIB

Google Menambahkan Kemampuan Pembuatan Musik ke Aplikasi Gemini

Model AI Lyria 3 dapat menghasilkan lagu berdurasi 30 detik berdasarkan gambar, video, dan deskripsi teks.
Buat musikmu sendiri dengan Lyria 3. (Sumber: Google)
Automotive23 Februari 2026, 19:50 WIB

United E-Motor RX6000: Motor listrik Pertama di Indonesia yang Bisa Isi Daya di SPKLU

Motor listrik adventure dual-purpose pertama dengan Charging SPKLU Euro Type 2.
United E-Motor RX6000. (Sumber: dok. united e-motor)
Techno23 Februari 2026, 17:34 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Headset Gaming Logitech G325 Lightspeed

Headset gaming tersebut tersedia dalam tiga pilihan warna berbeda untuk menyesuaikan selera estetika.
Logitech G325 Lightspeed. (Sumber: null)
Hobby23 Februari 2026, 17:08 WIB

Review Marty Supreme: Bukan Adaptasi Nyata Biopik Atlet Tenis Meja

Alur yang disajikan film ini sulit ditebak dan performa kekacauan hidup Timothée Chalamet pun terasa sangat intens.
Timothée Chalamet sebagai Marty Mauser. (Sumber: istimewa)
Techno23 Februari 2026, 14:56 WIB

Realme 16 Series 5G Segera Meluncur di Indonesia, Kapan?

Gawai ini membawa kombinasi kamera terbaik Portrait Master dan Master Design.
Jadwal peluncuran Realme 16 Series 5G di Indonesia. (Sumber: dok. realme)
Startup23 Februari 2026, 14:28 WIB

Ruangguru Optimalkan Operasional Melalui Digitalisasi Penandatanganan Dokumen

Ruangguru catat 100% penerapan tanda tangan elektronik melalui Privy bagi mitra di seluruh Indonesia.
Senior Vice President of Human Capital and Corporate Affairs Ruangguru, Kartika Akbaria. (Sumber: ruangguru)
Techno23 Februari 2026, 13:59 WIB

Samsung Galaxy Buds Series akan Diperkuat dengan Galaxy AI

Siapkan Evolusi TWS yang Lebih Adaptif di Indonesia.
Ilustrasi Samsung Galaxy Buds. (Sumber: Samsung)
Lifestyle23 Februari 2026, 13:15 WIB

Converse Resmi Hadirkan Koleksi Chuck Taylor Lo di Indonesia

Tampil dengan Sol Rendah yang Jadikan Penampilan Makin Stand Out
Koleksi Converse Chuck Lo. (Sumber: Converse)
Automotive20 Februari 2026, 20:10 WIB

Aston Martin Luncurkan Mobil Balap AMR26 untuk Ajang F1, Ditenagai Mesin Honda

Gelaran F1 sendiri akan dimulai pada 8 Maret 2026 di Melbourne, Australia.
Aston Martin Aramco Formula One Team dengan mesin Honda. (Sumber: Honda)
Techno20 Februari 2026, 19:59 WIB

Colorful Umumkan Laptop Gaming Evol P15, Tersedia dalam 2 Konfigurasi

Dua laptop gaming tersebut sudah dilengkapi dengan kartu grafis Nvidia GeForce RTX Seri 50.
Colorful hadirkan dua laptop gaming baru. (Sumber: istimewa)