Ruangguru Optimalkan Operasional Melalui Digitalisasi Penandatanganan Dokumen

Rahmat Jiwandono
Senin 23 Februari 2026, 14:28 WIB
Senior Vice President of Human Capital and Corporate Affairs Ruangguru, Kartika Akbaria. (Sumber: ruangguru)

Senior Vice President of Human Capital and Corporate Affairs Ruangguru, Kartika Akbaria. (Sumber: ruangguru)

Techverse.asia – Sebagai platform teknologi di bidang edukasi (edtech) dengan jaringan karyawan dan mitra yang tersebar di ratusan kota di Indonesia, Ruangguru terus melakukan transformasi operasional demi mendukung skala bisnis yang terus berkembang.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan ialah menerapkan 100 persen digitalisasi dalam penandatanganan dokumen serta kontrak kerja melalui kolaborasi bersama Privy, perusahaan penyedia identitas digital dan tanda tangan elektronik tersertifikasi yang berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Baca Juga: 3 Faktor yang Membuat Kepercayaan Investor Menurun untuk Berinvestasi di Indonesia

Senior Vice President of Human Capital and Corporate Affairs Ruangguru Kartika Akbaria menyampaikan sejak 2022, pihaknya telah sepenuhnya meninggalkan proses penandatangan dokumen berbasis fisik dan beralih ke sistem digital.

"Dengan volume kontrak yang tinggi dan kebutuhan koordinasi karyawan dan mitra Ruangguru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, proses penandatanganan dokumen secara konvensional memerlukan waktu yang panjang hingga berminggu-minggu. Mulai dari pencetakan dokumen, pengiriman, hingga penandatanganan manual," katanya, Senin (23/2/2026).

Oleh karena itu, adopsi Tanda Tangan Elektronik (TTE) sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses onboarding karyawan dan mitra Ruangguru. Dengan menggandeng Privy, 100 persen penandatanganan dokumen dan kontrak mitra Ruangguru telah dilakukan secara digital dalam hitungan menit, sehingga menjadi jauh lebih sederhana, efisien, dan tentunya tetap sah dan legal.

Baca Juga: Privy Mencatat 71 Juta Pengguna Terverifikasi dan Ratusan Ribu Institusi

Digitalisasi proses operasional turut mendukung pertumbuhan dan skalabilitas Ruangguru. Sebab, efisiensi operasional mendorong produktivitas bagi puluhan ribu mitra Ruangguru. Adopsi penggunaan tanda tangan elektronik mempercepat proses onboarding hingga penandatanganan perpanjangan kontrak dengan karyawan dan mitra.

"Sehingga Ruangguru dapat bergerak lebih gesit dalam memperkuat inovasi perusahaan yang strategis agar terus mendukung industri pendidikan berbasis teknologi di Indonesia,” lanjutnya.

Vice President of Marketing Privy Ratu Rima Novia Rahma mengatakan bahwa mereka ikut bangga bisa turut mendukung pertumbuhan industri edtech melalui kolaborasi dengan Ruangguru lewat adopsi tanda tangan elektronik.

"Kepercayaan Ruangguru dalam mengadopsi Privy secara menyeluruh menunjukkan bahwa digitalisasi penandatanganan dokumen menjadi salah satu kebutuhan utama untuk mendorong produktivitas perusahaan," kata Rima.

Baca Juga: Aplikasi Ngaji.ai Bertransformasi dari Belajar Menjadi Pendamping Menuju Ibadah

Proses operasional yang tadinya kompleks, lintas pulau dan provinsi, serta memakan waktu lama pun dapat menjadi efisien, aman, dan berkelanjutan. "Dengan begitu, kolaborasi Ruangguru bersama kami turut menjadi enabler penting untuk operasional demi memperluas akses edtech di Indonesia," ujarnya.

Saat ini, Privy telah dipercaya oleh lebih dari 71 juta pengguna individu dan 200 ribu organisasi, dari perusahaan besar hingga pelaku usaha dan individu dalam penerbitan sertifikat elektronik dan penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi.

Selain itu, sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk ke Komdigi RI, Privy juga dilengkapi dengan Certificate Warranty hingga Rp1 miliar sebagai jaminan perlindungan jika terjadi kerugian akibat penyalahgunaan identitas terkait sertifikat elektronik yang diterbitkan.

Baca Juga: Startup Teknologi Pendidikan Batas Dapat Investasi dari Mantan Pendiri Bukalapak

Menurut Rima, jaminan keamanan tersebut menjadi elemen krusial dalam meningkatkan kepercayaan digital atau digital trust yang dapat mendukung transformasi digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan.

"Digitalisasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga kepercayaan. Di balik setiap proses administrasi digital, perusahaan membutuhkan jaminan bahwa identitas pengguna terverifikasi dan dokumen dikelola secara aman," terangnya.

Oleh karena itu, tanda tangan elektronik tersertifikasi semakin relevan di berbagai sektor, bukan hanya di industri finansial, tapi juga hingga pendidikan.

"Certificate Warranty yang dimiliki Privy menjadi lapisan perlindungan tambahan dalam membangun rasa aman tersebut, sekaligus mendasari kolaborasi Privy dengan Ruangguru dan ratusan ribu institusi lainnya untuk memperkuat ekosistem digital trust di Indonesia," ujar dia.

Baca Juga: Privy Fasilitasi Penandatanganan Cross Border Perusahaan Indonesia dan Australia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup14 April 2026, 15:19 WIB

BSA Logistics Indonesia: Emiten Waresix yang Sukses Melantai di Bursa Saham

Langkah ini tergolong langka bagi startup di sektor logistik yang mampu mencatatkan saham di BEI.
Waresix. (Sumber: istimewa)
Techno14 April 2026, 14:34 WIB

Alibaba Wan2.7 Bantu Tingkatkan Kapabilitas AI dari Gambar hingga Produksi Video

Dari pembuatan gambar yang presisi hingga produksi video setara sutradara, Wan2.7 menghadirkan alur kerja kreatif end-to-end.
Wan2.7 Video. (Sumber: alibaba)
Lifestyle14 April 2026, 14:25 WIB

Fifty Fifty Mengkaver Lagu Wish You Were Here Karya Pink Floyd

Untuk pertama kalinya ada grup K-pop perempuan yang membawakan lagu barat.
Fifty Fifty.
Techno14 April 2026, 14:04 WIB

Vivo Y31d Pro Hadir dengan Baterai Jumbo dan Daya Tahan Ekstrem

Simak lebih mendalam mengenai spesifikasi dan harga ponsel kelas menengah ini.
Vivo Y31d Pro. (Sumber: Vivo)
Travel13 April 2026, 18:17 WIB

Mencicipi Kuliner Wedang Tahu Bu Kardi di Yogyakarta, Harganya Murah

Untuk satu porsi minuman kembang tahu dijual cuma Rp7.000 saja.
Ilustrasi wedang kembang tahu. (Sumber: istimewa)
Techno13 April 2026, 17:20 WIB

Uji Verifikasi Produksi iPhone Fold Terkendala, Baru Bisa Rilis Tahun Depan?

Perangkat yang telah lama ditunggu-tunggu ini bisa hadir pada September 2026 atau paling lambat awal 2027.
Bocoran desain tampak belakang iPhone Fold.
Techno13 April 2026, 16:53 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Earbud Gaming Razer Hammerhead V3 HyperSpeed

Razer baru saja merilis earbud gaming baru dengan latensi rendah dan peralihan cepat antar perangkat.
Razer Hammerhead V3 HyperSpeed. (Sumber: Razer)
Automotive13 April 2026, 16:39 WIB

KIA EV3 2027 Punya 5 Varian, Bisa Melaju hingga 320 Mil

SUV listrik kompak EV3 menghadirkan desain yang terinspirasi dari EV9, serta pengisian daya cepat.
KIA EV3 2027. (Sumber: KIA)
Startup13 April 2026, 16:01 WIB

Grab Menambahkan 13 Fitur Anyar Berbasis Kecerdasan Buatan, Apa Saja?

GrabX 2026 sekaligus menjadi tonggak penting bagi Program Grab Early Access, memberi kesempatan buat menjajal fitur-fitur baru.
GrabX 2026.
Techno13 April 2026, 15:09 WIB

Instax Mini 13 Resmi Tersedia di Indonesia, Lihat Harga dan Speknya

Peluncuran ini disertai pembaruan pada aplikasi smartphone Instax Up!
Instax Mini 13. (Sumber: Fujifilm)