Techverse.asia - Converse baru saja menghadirkan siluet sepatu terbarunya yakni Chuck Taylor Lo, yang menjadi Chuck dengan sol paling rendah yang pernah dibuat. Dengan garis desain yang bersih, siluet yang sleek, dan pendekatan minimalis, Converse Chuck Taylor Lo membuktikan bahwa less is more.
Baca Juga: Converse Hadir Bertabur Berlian Swarovski Pada Model Chuck 70 De Luxe Squared
Dirancang untuk mereka yang menghargai kekuatan dalam kesederhanaan dan menginginkan siluet low-profile tanpa mengorbankan kenyamanan, Chuck Taylor Lo menghadirkan gaya bersahaja yang universal, didukung oleh warisan serta inovasi khas Converse.
Untuk menciptakan tampilan berprofil sangat rendah yang mencuri perhatian, siluet ini dilengkapi dengan outsole yang terasa lebih dekat saat menapak, menghasilkan tampilan yang streamlined.

Di balik estetika minimalnya, terdapat konstruksi yang dirancang dengan penuh pertimbangan, termasuk midsole berbahan foam ringan dan bantalan dalam sepatu OrthoLite yang ergonomis, yang bekerja bersama memberikan kenyamanan sepanjang hari tanpa mengorbankan desain yang berkesan clean. Detail desainnya pun halus, tapi penuh makna.
Baca Juga: Anime One Piece Episode Elbaph Arc akan Tayang Mulai 5 April 2026 di Crunchyroll
Lubang tali sepatu beraksen dan baris lubang tali tambahan mempertahankan karakter klasiknya, sementara material premium seperti suede berkualitas tinggi serta kerah tumit berbahan kulit full-grain dengan bantalan empuk yang menghadirkan dimensi tekstur yang kaya sekaligus sentuhan yang lebih apik. Sebuah permainan kontras yang seimbang dan tenang, namun penuh percaya diri.
DNA Chuck tetap menjadi inti desainnya, terlihat melalui lapisan karet pada ujung sepatu, pelindung bagian depan sepatu, jahitan dua baris dan detail jahitan bersayap, serta branding ikonik All Star pada bagian bagian tumit dan lidah sepatu Chuck Taylor Lo tersebut.

Selain itu juga ada dua set tali sepatu memungkinkan eksplorasi gaya yang lebih personal, mempertegas komitmen Converse dalam merayakan ekspresi diri dan individualitas. Converse Chuck Taylor Lo hadir dalam enam pilihan warna, seperti Red, Black, Egret, New Found Bloom, Clear Skies, dan Light Field Surplus yang akan tersedia mulai Februari ini di semua store Converse dan converse.id.
Bicara mengenai harganya, menurut laman resmi Converse Indonesia, sepatu-sepatu itu dibanderol mulai dari Rp950 ribuan.
Baca Juga: Nike x Converse x Alexis Sablone Hadirkan Sepatu Skateboard Edisi Terbatas
Informasi, Converse Inc., yang berkantor pusat di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), adalah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Nike. Didirikan pada 1908 silam sebagai perusahaan sepatu karet yang mengkhususkan diri pada sepatu karet.
Tak lama kemudian, bahan baku karet yang sama digunakan dalam pembuatan manufakturing sepatu tenis. Di tahun 1920, perusahaan memproduksi sepatu basket pertama yang terbuat dari kanvas, dinamakan "All Star", untuk bola yang terkubur di lapangan.

Saat ini, Converse sudah dijual secara global di lebih dari 160 negara, dan telah menaklukkan warisan yang kaya dari alas kaki legendaris seperti Chuck Taylor All Star, Jack Purcell, Cons dan Chuck Taylor All Star II yang telah hadir di beberapa momen dalam sejarah, membuat musik, seni urban, dan skateboard di jalanan dunia, selain dianggap sebagai ikon mode dan sahabat hari kerja.
Setiap lini yang dikembangkan oleh Converse memiliki identitas, gaya dan kustomisasi yang membuatnya menjadi merek yang tidak membatasi penggemarnya.
Baca Juga: New Balance Melansir Sepatu 1300JP Buatan Amerika Serikat
















