Samsung Galaxy Buds Series akan Diperkuat dengan Galaxy AI

Rahmat Jiwandono
Senin 23 Februari 2026, 13:59 WIB
Ilustrasi Samsung Galaxy Buds. (Sumber: Samsung)

Ilustrasi Samsung Galaxy Buds. (Sumber: Samsung)

Techverse.asia - Samsung Galaxy Buds Series akan diperkuat dengan integrasi kecerdasan buatan dari Galaxy AI guna menghadirkan pengalaman menggunakan True Wireless Stereo (TWS) yang lebih adaptif akan kebutuhan pemakainya.

Berkat dukungan kecerdasan buatan, Galaxy Buds dibuat untuk dapat mengenali konteks penggunaan serta merespons secara waktu nyata, mulai dari membantu menjaga fokus kala bekerja sampai memastikan konektivitas tetap seamless saat berpindah perangkat.

Baca Juga: Colorful Umumkan Laptop Gaming Evol P15, Tersedia dalam 2 Konfigurasi

Integrasi Galaxy AI di Galaxy Buds Series dikarenakan perangkat TWS kekinian lebih dituntut dari sekadar memberikan kualitas suara yang mantap, seperti pertemuan daring di ruang publik yang bising hingga panggilan telepon yang penting di tengah perjalanan, jadi pemakai perlu perangkat audio yang mampu beradaptasi dengan konteks penggunaan.

"Tanpa kemampuan itu, pengalaman mendengarkan lebih sering terhambat bagi fokus dan produktivitas sehari-hari," ujar MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Tipe Sultan.

Dia menerangkan, peran Samsung Galaxy Buds juga berkmebang dari sekadar perangkat audio menjadi bagian dari alur produktivitas dan interaksi sehari-hari. Pergeseran tersebut tampak dari peluncuran Galaxy Buds 3 Series yang sudah memiliki fitur Galaxy AI, seperti Interpreter dalam Listening Mode serta Adaptive Sound.

"Fitur-fitur tersebut menunjukkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan mampu membantu percakapan lintas bahasa sekaligus menyesuaikan audio secara otomatis berdasarkan kondisi di sekitarnya," paparnya.

Baca Juga: Pembaruan Software Pada Galaxy Buds2 Pro dan Galaxy Watch Series, Semakin Canggih Semakin Mudah

Menurut dia, respons positif terhadap inovasi ini menjadi penanda bahwa market di Indonesia lebih siap dalam menyambut perangkat TWS yang mengutamakan pengalaman cerdas dan integrasi, tak lagi sekadar spesifikasi teknis. Ekspektasi konsumen terhadap TWS semakin terus berkembang.

Saat ini mereka membutuhkan perangkat yang bisa menyesuaikan diri dalam pelbagai kondisi. Lewat integrasi Galaxy AI pada Galaxy Buds Series ini perusahaan ingin menghadirkan pengalaman audio yang lebih adaptif dan relevan dengan ritme aktivitas sehari-hari.

Terintegrasi dalam ekosistem Galaxy, Samsung Galaxy Buds Series bekerja selaras dengan sejumlah perangkat Samsung untuk menghadirkan pengalaman lintas perangkat yang mulus.

Baca Juga: Samsung Galaxy Buds FE Harganya Satu Jutaan, Waktu Pemakaian Bisa Sampai 30 Jam

Sinergi tersebut diharapkan mempertegas arah inovasi perusahaan yang menempatkan kecerdasan buatan sebagai fondasi pengalaman dan memastikan setiap gawai bisa saling terhubung dan mendukung aktivitas pemakai secara lebih intuitif.

"Kami percaya bahwa masa depan perangkat pintar terletak pada konektivitas yang intuitif dan saling terintegrasi, di mana setiap perangkat bekerja secara harmonis untuk memahami dan mendukung kebutuhan penggunanya. Antusiasme terhadap Galaxy Buds Series mendorong kami untuk terus melangkah lebih jauh dan menetapkan arah baru bagi inovasi TWS ke depan," imbuh dia.

Adapun perangkat Galaxy Buds terakhir yang diluncurkan Samsung ialah Buds Fan Edition (FE) 3 pada tahun lalu. TWS ini menghadirkan lebih banyak pengguna ke dalam ekosistem Galaxy dengan desain Blade yang ikonis, performa audio yang ditingkatkan, dan kemampuan Galaxy AI.

Baca Juga: Huawei FreeBuds SE 3: TWS Entry-level Seharga Rp400 Ribuan

Samsung Galaxy Buds 3 FE diciptakan untuk momen-momen hening di kereta yang ramai, panggilan telepon di jalan yang berangin, dan daftar putar yang menjadi penyemangat perjalanan pulang.

Dengan speaker yang lebih besar, perangkat ini menghasilkan suara yang kaya dan bertenaga dengan bass yang dalam dan treble yang jernih. Fitur ANC yang telah disempurnakan mampu mengurangi kebisingan sekitar, menciptakan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.

Teknologi Crystal Clear Call menggunakan model pembelajaran mesin pra-latihan canggih untuk mengisolasi suara pengguna, memastikan percakapan tetap jernih bahkan di lingkungan yang bising. Pengalaman panggilan telepon juga ditingkatkan dengan posisi mikrofon yang disesuaikan, yang dioptimalkan untuk menangkap suara dengan mikrofon menghadap ke mulut pengguna.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Samsung Rilis Bixby Terbaru di One UI 8.5

Jumat 20 Februari 2026, 17:46 WIB
Samsung Rilis Bixby Terbaru di One UI 8.5
Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)