Pintarnya Umumkan Pendanaan Seri A Sebesar Rp272 Miliar

Rahmat Jiwandono
Selasa 26 Agustus 2025, 18:28 WIB
Tiga pendiri startup Pintarnya. (Sumber: istimewa)

Tiga pendiri startup Pintarnya. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Perusahaan rintisan pencarian kerja sekaligus penyedia layanan keuangan asal Indonesia, Pintarnya resmi mengumumkan telah mengantongi pendanaan seri A sebesar US$16,7 juta atau setara dengan Rp272,7 miliar. Pendanaan tersebut dipimpin oleh Square Peg beserta investor sebelumnya yakni East Ventures Vertex Ventures Southeast Asia and India.

Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder Pintarnya Henry Hendrawan mengungkapkan, pendanaan seri A ini akan dipakai untuk meningkatkan kapabilitas pelantarnya dan memperluas akses layanan keuangan secara nasional lewat kemitraan strategis.

"Dengan begitu, pengguna akan lebih mudah untuk memanfaatkan beragam layanan keuangan yang ditawarkan oleh mitra ekosistem," katanya.

Baca Juga: 9 Startup Finalis Climate Impact Innovations Challenge 2025

Startup ini membidik tantangan utama pekerja di dalam negeri: akses ke pembiayaan dan akses kerja. Di tengah kebiasaan mencari kerja secara luring serta opsi pinjaman yang sering enggak ramah, Pintarnya menyebut, menghadirkan pencocokkan kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) supaya proses rekrutmen lebih cepat, sekaligus layanan pinjaman yang lebih sehat bagi para pekerja.

"Untuk pembiayaan, kami bermitra dengan lembaga pembiayaan beragunan, memakai elektronik, kendaraan ataupun emas sebagai kolateral," ujarnya.

Kebutuhan itu besar mengingat sekitar 59 persen dari 150 juta angkatan kerja Indonesia berada di sektor informal, yang sering terkendala oleh akses ke layanan keuangan formal sebab keterbatasan bukti pendapatan serta status pekerjaan. Pintarnya menarget kelompouk umur 21-40 tahun dengan latar belakang pendidikan SMA atau Diploma.

Baca Juga: Eratani Umumkan Pendanaan Seri A Senilai Rp105 Miliar

Lebih jauh, Pintarnya telah berkembang menjadi ekosistem yang komprehensif yang mengklaim telah melayani lebih dari 10 juta pencari kerja serta 40 ribu pemberi kerja di seluruh Tanah Air, dan bekerja sama dengan pemberi pinjaman digital maupun tradisional guna menyediakan layanan yang enggak cuma pekerjaan namun juga akses ke layanan keuangan.

"Proses mencari kerja masih jadi tantangan besar untuk para pencari kerja dan pemberi kerja yang ada di sini," ujarnya.

Dijelaskan Henry, Pintarnya menggunakan teknologi untuk menyderhanakan proses pencarian kerja, termasuk pembuatan Curriculum Vitae (CV) dengan bantuan AI, rekomendasi kerja, hingga fitur auto-apply pada peluang kerja yang relevan. Pengguna juga bisa meningkatkan keterampilannya lewat kelas edukasi karier ringkas dan gampang dipelajari.

"Bagi pemberi kerja, kami memudahkan penyaringan kandidat lewat sistem peringkat otomatis dan komunikasi instan di aplikasi. Sejauh ini, platform kami telah berhasil memfasilitasi lebih dari delapan juta penempatan kerja sejak tiga tahun lalu," paparnya.

Baca Juga: Fita dan BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Combo Fit Jamsostek, Dukung Pekerja Informal

Upaya berikutnya ialah membantu pengguna dalam mengakses permodalan. Bagi jutaan pekerja Indonesia dengan pendapatan yang tak menentu serta akses layanan perbankan terbatas, model credit scoring menjadi kurang efektif, sehingga pinjaman digital tanpa jaminan bagi segmen tersebut sangat berisiko tinggi.

"Lewat jaringan mitra keuangan kami, sudah lebih dari 200 ribu pengguna berhasil mengakses kredit untuk keperluan mendesak, termasuk uang sekolah, biaya kesehatan, dan modal usaha kecil," katanya.

Pintarnya didirikan pada 2022 oleh tiga orang yang terdiri dari Nelly Nurmalasari, Ghirish Pokardas, dan Henry untuk menciptakan sebuah pelantar pencarian kerja yang berfokus pada pekerja kerah biru untuk mendapatkan akses informasi lowongan kerja yang tepercaya dan bisa diakses dengan cepat serta mudah.

Akhirnya saat itu, Pintarnya diluncurkan dalam bentuk website dan aplikasi Android. Dan tak lama kemudian startup Pintarnya terus berkembang menjadi salah satu pelantar pencarian kerja dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Dalam waktu kurang dari satu tahun sejak berdiri, Pintarnya telah diakses oleh lebih dari dua juta pencari kerja.

Baca Juga: Temuan Studi: Pekerja yang Diupah Rendah, Otaknya Menua Lebih Cepat dan Umur Lebih Pendek

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)