Pusat AI Indonesia Akan Dibangun di Solo Technopark, Jawa Tengah

(ilustrasi) NVIDIA dan Indosat berencana membangun Pusat AI di Solo Technopark, Jawa Tengah (Sumber: freepik)

Dua perusahaan teknologi terkemuka, NVIDIA asal Amerika Serikat dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk, rencananya bakal membangun Indonesian Artificial Intelligence Nation atau Pusat Kecerdasan Artifisial (AI).

Proyek yang akan berada di Solo Technopark, Kota Solo, Jawa Tengah itu memiliki nilai investasi US$200 juta (sekitar Rp3,1 triliun).

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) menyambut baik komitmen tersebut dan menyebut bahwa proyek berjalan mulai tahun ini, namun pihak kementerian tak menyebut secara detail waktunya.

Baca Juga: Carnival di JW Marriott Surabaya, Sambut Keluarga Rayakan Keceriaan Selama Libur Lebaran

Menteri Kominfo RI, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa konsep pembangunan Pusat AI bermuara pada infrastruktur telekomunikasi dan sumber daya manusia (SDM) atau talenta digital.

"Sudah disampaikan Pak Vikram Sinha (CEO Indosat) ke Pak Walikota Solo (Gibran Rakabuming Raka), bahwa Indosat dan Nvidia komitmen untuk investasi dalam bentuk infrastruktur dan peningkatan SDM. SDM-nya bagus, kondisinya siap, ada 5G juga di sana,” jelasnya, seperti dalam keterangan resmi, diakses Kamis (4/4/2024).

Baca Juga: Tecno Perkenalkan Teknologi PolarAce yang Bakal Tersedia di Ponsel Camon 30 Premier

Baca Juga: Gojek Hadirkan Layanan dan Penawaran Guna Memenuhi Kebutuhan Idulfitri, Apa Saja?

Baca Juga: Jangan Ketinggalan Lazada Ramadan Sale, Ini Deretan Promo yang Bisa Dikejar

Wakil Menteri Kominfo RI, Nezar Patria, menambahkan bahwa kerja sama NVIDIA dengan Pemerintah telah dicanangkan sejak beberapa tahun yang lalu, untuk peningkatan kualitas talenta digital Indonesia di bidang AI.

“Kalau tidak salah pada 2022 - 2023 NVIDIA juga berkomitmen membantu pendidikan hampir 20.000 mahasiswa Indonesia, untuk meningkatkan skill di bidang AI," lanjut dia.

Menurut Nezar pembangunan Pusat AI merupakan tindak lanjut dari komitmen jangka panjang tersebut, melalui kerja sama lima tahunan.

"Ini yang dipertajam lagi dengan Indonesian AI Nation itu, saya kira memang sangat strategis. NVIDIA merupakan satu perusahaan yang kita tahu memiliki performance bagus dalam lanskap industri AI di tingkat global,” ujarnya, dalam wawancara bersama Antara.

Ia juga berharap ada transfer teknologi, sehingga orang Indonesia bukan hanya menjadi users, tetapi juga nanti bisa menjadi bagian dari pemain AI, yang diperhitungkan baik di kawasan maupun di tingkat global.

Baca Juga: Jangan Sampai Momen Lebaran Diganggu Bau Badan, Pakai Ciara Natural Deodorant

Baca Juga: Meta Mulai Meminta Pengguna Quest untuk Memverifikasi Usia, Ada 3 Kategori

Solo Techno Park dipilih sebagai lokasi pengembangan Pusat AI Indonesia dalam investasi itu, karena dinilai memiliki infrastruktur yang memadai, dan juga memiliki potensi talenta digital untuk dikembangkan.

Pada Februari 2023, Solo Techno Park diresmikan kembali oleh pemerintah menjadi ruang publik kreatif, yang didukung beragam fasilitas pengembangan teknologi.

Ada dua fasilitas pendukung warga Kota Solo untuk berinovasi melalui teknologi, yakni Gedung Sembrani dan Gedung Gumarang.

Gedung Sembrani diperuntukkan sebagai tech hub, ruang untuk melakukan riset, pengembangan teknologi dan inovasi.

Sementara itu Gedung Gumarang diperuntukkan sebagai gedung kantor salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia. Gedung tersebut digunakan sebagai pusat perkantoran, serta untuk menyediakan dukungan yang berkesinambungan bagi pertumbuhan UMKM lokal di Solo dan sekitarnya.

Dengan fasilitas-fasilitas tersebut, Kementerian Kominfo RI optimistis Solo Techno Park dapat menjadi pondasi untuk Pusat Pengembangan AI di Indonesia.

Baca Juga: Trailer The Acolyte: Seorang Pembunuh Jedi Berkeliaran di Serial Star Wars

Baca Juga: Pembuat Konten Youtube Sekarang Bisa Berbagi Video Eksklusif Khusus Member Berbayar

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI