Bank dan Dompet Digital Diimbau Tak Pakai Kode OTP karena Bisa Jadi Celah Penipuan

Uli Febriarni
Selasa 03 September 2024, 18:32 WIB
(ilustrasi) kode OTP (Sumber: freepik)

(ilustrasi) kode OTP (Sumber: freepik)

Kode One-Time Password atau OTP yang sering kita temukan ketika sedang menggunakan platform tertentu, dinilai bisa menjadi celah penipuan digital.

Hal itu dikemukakan oleh pendiri sekaligus CEO Group VIDA, Niki Luhur.

Kode OTP merupakan enam digit kode unik sekali pakai untuk memverifikasi identitas pengguna. OTP biasanya dikirimkan ke perangkat melalui SMS, email, atau aplikasi seluler.

Niki kemudian menyarankan penyelenggara layanan elektronik, baik bank maupun dompet digital, tidak lagi menggunakan OTP.

Ia mengatakan, pemerintah Malaysia sudah melarang bank dan startup teknologi finansial (fintech) penyedia dompet digital memakai kode OTP.

"Ini small fraud yang terjadi di Indonesia dan salah satu masalah utamanya yakni kode OTP mudah dibagikan," ujar Niki, melansir Katadata, Selasa (3/9/2024).

Penipu seringkali menggunakan metode manipulasi alias social engineering untuk mendapatkan kode OTP, sehingga mereka bisa mengakses informasi pribadi atau bahkan langsung masuk ke aplikasi.

"Tidak perlu hacker. Mereka hanya menelepon calon korban dan memanipulasi untuk mendapatkan kode OTP," kata dia.

Baca Juga: IMX 2024 x Raffi Ahmad: Ada Mobil Wuling BinguoEV Sebagai Giveaway untuk Pengunjung

Baca Juga: Kominfo-PosIND Luncurkan Prangko Khusus Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus

Verifikasi identitas pengguna dapat dilakukan melalui beberapa metode selain kode OTP, dan ada beberapa alat yang bisa digunakan untuk proses verifikasi selain kode OTP, di antaranya:

Berikut beberapa alternatif dan sumber referensinya:

  • Authenticator Apps seperti Google Authenticator atau Microsoft Authenticator: fitur ini menghasilkan kode verifikasi yang berubah setiap beberapa detik.

    Pengguna harus memasukkan kode yang ditampilkan di aplikasi saat login,

  • Biometrik: seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau pemindaian iris mata,

  • Email Verification: dengan mengirim tautan verifikasi atau kode ke email pengguna, yang kemudian digunakan untuk menyelesaikan proses verifikasi,

  • Security Questions: dengan mengajukan serangkaian pertanyaan keamanan yang sebelumnya telah dijawab oleh pengguna,

  • Hardware Tokens: menggunakan perangkat keras khusus seperti YubiKey yang harus dicolokkan ke komputer atau perangkat mobile untuk melakukan otentikasi,

  • Push Notifications: mengirimkan notifikasi ke perangkat mobile pengguna, yang kemudian dapat disetujui atau ditolak untuk mengizinkan akses,

  • Tanda tangan digital yang dibuat melalui metode enkripsi menggunakan mekanisme kriptografi asimetris.

    Ini berbeda dengan tanda tangan elektronik seperti gambar tanda tangan atau checklist.

    Kriptografi asimetris pada tanda tangan digital merupakan proses penguncian data dengan kunci privat, yang hanya bisa dibuka dengan kunci pasangannya yang disebut kunci publik.

Baca Juga: Laifen Mini, Hairdryer Mungil yang Bertenaga Besar

Baca Juga: Samsung Galaxy A06: Jajaran Galaxy A dengan Knox Vault yang Menggunakan Memori Terpisah

Sementara itu, terkait tanda tangan digital, Kementerian Kominfo RI memiliki penjelasan khusus.

Wakil Menteri Kominfo RI, Nezar Patria, menyebutkan bahwa ada enam syarat tanda tangan bisa menjadi jaminan, sebagaimana diatur dalam UU ITE Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

  1. Dibuat secara privasi dan hanya diketahui oleh pemilik tanda tangan Pemilik asli memiliki kuasa untuk menggunakannya,

  2. Perubahan tanda tangan digital dapat diketahui secara pasti,

  3. Semua perubahan tentang informasi elektronik terkait tanda tangan bisa diketahui,

  4. Punya cara khusus mengetahui pasti pemilik tanda tangannya,

  5. Punya cara khusus membuktikan bahwa pemilik tanda tangan sudah memberikan persetujuan terkait informasi elektronik tertentu.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Paling Mager, Garmin Gagas Gerakan #BeMoreBeHealthier

"Oleh karena itu, muncul tanda tangan digital bersertifikasi dengan memanfaatkan teknologi infrastruktur kunci publik atau IKP, yang menggunakan proses enkripsi, autentifikasi, dan verifikasi identitas yang telah terbukti keamanannya," ujar Nezar.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Begini Cara Mengadukan Penipuan Online

Kamis 16 November 2023, 10:36 WIB
Begini Cara Mengadukan Penipuan Online
Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain Modular Pertama di Industri untuk Fleksibilitas Maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon Nirkabel Ringkas DJI Dilengkapi Penutup Depan Berwarna-warni untuk Menyesuaikan dengan Gaya Apa Pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat Untuk Memberikan Pengalaman yang Nyaman Bagi Keluarga Tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Motorola Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)