Alasan Elon Musk Batasi Jumlah Tweet yang Bisa Dilihat: Banyak Orang Kecanduan Twitter

Rahmat Jiwandono
Minggu 02 Juli 2023, 12:58 WIB
Elon Musk (Sumber : Istimewa)

Elon Musk (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Twitter membatasi berapa banyak tweet yang dapat dibaca penggunanya per harinya. Ini karena Elon Musk terus menyalahkan perusahaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang menghapus sejumlah data besar sehingga menghalangi kemampuan pengguna untuk melacak postingan baru.

Untuk itu, mulai sekarang akun yang belum diverifikasi hanya akan dapat melihat 600 posting per hari, dan untuk akun baru yang belum diverifikasi, hanya bisa melihat setengah postingan dari akun yang belum diverifikasi atau 300 tweet dalam sehari. Sedangkan, batasan untuk akun terverifikasi masih memungkinkan hanya membaca maksimal 6.000 posting per hari.

Tak lama setelah itu, bos Tesla dan SpaceX merivisinya menjadi 8.000 posting untuk akun terverifikasi, 800 posting untuk akun yang belum terverifikasi, dan 400 posting untuk akun baru yang belum terverifikasi. Namun, Elon Musk tak lama kemudian mengubahnya lagi bahwa batas posting yang akan "segera" meningkat menjadi 10.000 untuk pengguna terverifikasi, 1.000 untuk tidak terverifikasi, dan 500 untuk akun baru yang tidak terverifikasi.

Baca Juga: Twitter Berikan Waktu 1 Jam untuk Edit Cuitan, Hanya Berlaku bagi Pelanggan Twitter Blue

Pembatasan tersebut muncul satu hari setelah Twitter tiba-tiba mulai memblokir akses bagi siapa saja pemilik akun yang sudah lama tidak masuk (login), yang menurut Musk diperlukan karena beberapa ratus organisasi atau mungkin lebih mengorek data Twitter dengan sangat agresif, sampai pada titik di mana hal itu memengaruhi yang pengalaman pengguna yang sering mengakses Twitter.

Meskipun demikian, Elon Musk tidak mengatakan siapa saja yang telah mengorek data Twitter atau berapa lama masalah itu bertahan. Dia juga tidak menguraikan klaim manipulasi sistem.

Miliarder itu sebelumnya telah menyatakan keprihatinan tentang pengikisan data di Twitter dan menyarankan agar ia mengambil tindakan terhadap pelaku jahat. Musk sempat marah karena Microsoft dituding secara ilegal menggunakan data Twitter dan mengancam bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk 'menggugat'.

Banyak pengguna Twitter yang mengeluh pada Sabtu (1/7/2023) lantaran di timeline mereka tidak muncul tweet apapun dari akun yang diikuti maupun akun yang tak diikuti. Sebaliknya, yang muncul di feed timeline pengguna Twitter adalah pernyataan yang berbunyi 'batas nilai terlampaui' atau rate limit exceeded.

Ini bukan gangguan teknis pertama yang dihadapi Twitter dalam beberapa bulan terakhir, juga bukan contoh pertama dari solusi yang dirancang untuk memperbaiki situasi. Awal pekan ini, Twitter mulai membatasi akses ke platformnya bagi siapa saja yang tidak login ke akunnya. 

Baca Juga: Hasil Survei Pew Research Center: 60 Persen Warga Amerika Serikat Rehat Sejenak dari Twitter dalam 1 Tahun Terakhir

Selain tudingan banyaknya organisasi serta perusahaan AI yang menggali data Twitter, menurut Musk, pembatasan tweet yang bisa dilihat per harinya adalah upaya agar manusia tidak terlalu kecanduan dengan media sosial. Ia mendorong orang-orang untuk sejenak tidak mengakses Twitter dan bersosialisasi dengan orang lain. 

"Alasanku melakukan pembatasan itu karena kita semua kecanduan Twitter dan perlu pergi keluar. Saya melakukan perbuatan baik untuk dunia ini. Juga, itu tampilan lain yang baru saja Anda gunakan," cuit Elon dilihat Techverse.asia, Minggu (2/7/2023). 

Perubahan pembatasan cuitan yang dapat dilihat hanyalah salah satu dari beberapa cara yang dilakukan Musk untuk memonetisasi Twitter dalam beberapa bulan terakhir. Perusahaan mengumumkan perubahan Antarmuka Pemrograman Aplikasi atau Application Programming Interface (API) tiga tingkat pada Maret tahun ini yang akan mulai membebankan biaya untuk penggunaan API-nya, hanya tiga bulan setelah akhirnya meluncurkan skema pembayaran verifikasi Twitter Blue seharga US$8 per bulan.

Musk juga mengganti dirinya dengan CEO Twitter yang baru yakni Linda Yaccarino. Mantan eksekutif iklan dari NBC Universal ini telah dipekerjakan untuk memulihkan hubungan dengan pengiklan yang telah memangkas pengeluaran mereka di Twitter.

Sebagai perusahaan swasta, publik hanya mengetahui lebih sedikit tentang situasi keuangan Twitter dibandingkan sebelum pembelian Musk, tetapi perekrutan Yaccarino mencerminkan betapa pentingnya pendapatan iklan bagi bisnis media sosial berlogo burung biru itu. Membatasi akses ke situs secara langsung bertentangan dengan tujuan menciptakan peluang untuk melihat tempat iklan yang dibayar perusahaan, tetapi pandangan otak monopoli Musk tentang Twitter mungkin mengaburkannya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Maret 2026, 17:11 WIB

Oppo A6s Bisa Dipakai untuk Memotret dalam Air, Harga Mulai dari Rp4,8 Jutaan

Smartphone ini juga dibekali dengan baterai berkapasitas besar.
Oppo A6s. (Sumber: Oppo)
Techno17 Maret 2026, 16:23 WIB

Spek Lengkap dan Harga Infinix Note Smart 20, Punya Fitur Ultra Link

Ponsel entry level punya empat varian warna menarik.
Infinix Smart 20. (Sumber: Infinix)
Automotive17 Maret 2026, 15:27 WIB

Pemesanan Awal Omoway Omo X Bakal Dibuka di Indonesia

Mengatasi Tantangan Kendaraan Roda Dua dengan Teknologi Self-Balancing.
Omoway Omo X. (Sumber: Captain Electro)
Automotive17 Maret 2026, 14:50 WIB

Vespa Primavera dan Sprint Kini Dibekali Mesin Berkapasitas 180CC

PT Piaggio Indonesia memastikan harga skuter tersebut tidak berubah dibanding versi 150 cc sebelumnya.
Vespa memperkenalkan lima varian dengan mesin baru. (Sumber: Piaggio Indonesia)
Techno17 Maret 2026, 13:24 WIB

Apple AirPods Max 2 Baru Dilengkapi Fitur Canggih dan Cip H2

AirPods Max 2 juga hadir dengan peredam kebisingan yang lebih baik.
Apple AirPods Max 2. (Sumber: Apple)
Startup16 Maret 2026, 20:11 WIB

Skorcard x Visa: Memperluas Akses Kartu Kredit Digital di Indonesia

Kolaborasi ini menghadirkan kartu kredit yang aman dan transparan dengan akses lebih luas bagi masyarakat.
Skorcard x Visa.
Techno16 Maret 2026, 19:21 WIB

Siap Sambut Idulfitri, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

Lintasarta menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan digital bagi pelanggan di berbagai sektor strategis selama periode Idulfitri 1447 H.
Persiapan Lintasarta menghadapi Idulfitri. (Sumber: dok. lintasarta)
Automotive16 Maret 2026, 17:08 WIB

Rivian R2 akan Meluncur Tahun Ini, Cek Varian dan Harganya

Untuk melihat lebih detail tentang level trim dan harga R2, lihat rinciannya di sini.
Rivian R2 Performance. (Sumber: Rivian)
Techno16 Maret 2026, 16:44 WIB

JBL Hadirkan Speaker PartyBox dan 2 Mikrofon Nirkabel Baru

Cek lebih jelas mengenai spesifikasi lengkap dan harga dari ketiga perangkat ini.
Speaker JBL PartyBox On-the-Go 2 Plus dan mikrofon nirkabel EasySing. (Sumber: JBL)
Startup16 Maret 2026, 15:27 WIB

Program My First $1000 Resmi Bergulir, Ratusan Wirusaha Muda Ikut Berpartisipasi

Sebanyak 108 tim pemuda Singapura memulai perjalanan kewirausahaan selama delapan minggu di bawah program tersebut.
Para peserta My First US$1000 di Singapura. (Sumber: East Ventures)