ASEAN Foundation x Google Meluncurkan Scam Ready ASEAN

Rahmat Jiwandono
Kamis 14 Mei 2026, 15:08 WIB
Peluncuran Scam Ready ASEAN. (Sumber: ist)

Peluncuran Scam Ready ASEAN. (Sumber: ist)

Techverse.asia - Asia Tenggara mengalami kerugian hingga US$23,6 miliar akibat penipuan daring atau online hanya dalam satu tahun terakhir. Untuk membantu mengatasi ancaman yang kian meluas ini, ASEAN Foundation dengan dukungan pendanaan sebesar USD 5 juta dari Google.org meluncurkan Scam Ready ASEAN, sebuah inisiatif regional yang bertujuan memperkuat ketahanan digital dan meningkatkan upaya pencegahan penipuan online di seluruh Asia Tenggara.

Program ini ditargetkan menjangkau tiga juta masyarakat di 11 negara ASEAN. Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411 ribu laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar US$50 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Bentuk penipuan yang paling banyak dilaporkan meliputi phishing, rekayasa sosial, impersonation, penipuan investasi online, hingga penipuan pembayaran berbasis QR. Modus-modus ini semakin berkembang seiring pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), platform pembayaran digital, serta taktik lintas platform yang semakin kompleks.

Baca Juga: TikTok Resmi Merilis Paket Berlangganan Tanpa Iklan di Inggris

Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Pemerintah Indonesia terus memperkuat berbagai upaya perlindungan masyarakat, mulai dari penguatan regulasi keamanan siber, peluncuran kampanye edukasi publik, hingga peningkatan kolaborasi dengan lembaga keuangan dan penyedia layanan telekomunikasi.

Di saat yang sama, perkembangan AI generatif, pesatnya adopsi pembayaran digital, dan penggunaan media sosial yang semakin luas turut membuat modus penipuan menjadi lebih canggih dan sulit dikenali.

Dampaknya kini dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat - mulai dari anak muda, keluarga, lansia, hingga pengguna internet baru yang semakin rentan menjadi target penipuan digital. "Penipuan saat ini bukan lagi insiden yang terisolasi, melainkan tantangan bersama yang terus berkembang dan memengaruhi masyarakat lintas negara, sektor, dan komunitas," ujar Piti Srisangnam selaku Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Kamis (14/5/2026).

Dikatakannya, di seluruh Asia Tenggara, ia melihat bagaimana penipuan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kepercayaan terhadap ruang digital kita secara lebih luas. Scam Ready ASEAN hadir untuk mengubah pendekatan kita, dari bereaksi terhadap penipuan, menjadi mencegah dan lebih siap menghadapinya.

Baca Juga: Jurnalis di Asia Tenggara Khawatir AI Dapat Mempengaruhi Kualitas Berita

"Dengan bekerja sama erat dengan masyarakat, pembuat kebijakan, dan pelaku industri, kami berharap dapat membangun lingkungan digital yang lebih aman di mana masyarakat merasa lebih percaya diri dan terlindungi seiring Asia Tenggara melanjutkan perjalanan digitalnya," ujarnya.

Scam Ready ASEAN mengadopsi model train-the-trainer berskala besar, pendekatan yang terbukti efektif menjangkau komunitas yang selama ini luput dari kampanye literasi digital konvensional. Dengan membekali dua ribu Master Trainer melalui 20 organisasi lokal mitra di seluruh kawasan, program ini memastikan edukasi pencegahan penipuan dapat menyentuh lapisan masyarakat paling rentan sekalipun.

Sekitar 550 ribu penerima manfaat akan mendapatkan modul terstruktur dan alat interaktif, termasuk gim Be Scam Ready, yang dirancang membangun tidak hanya pengetahuan, tetapi juga kepercayaan diri digital dan kemampuan berpikir kritis dalam mengenali penipuan di lingkungan online yang semakin kompleks.

Baca Juga: Luncurkan Produk Baru, MoEngage Perkuat Customer Engagement di Asia Tenggara

Program ini diperkuat melalui enam dialog kebijakan nasional dan tiga dialog regional, memastikan ketahanan komunitas berjalan seiring penguatan regulasi dan koordinasi lintas sektor di tingkat pemerintah.

"Kesuksesan ekonomi digital Asia Tenggara harus dibangun di atas fondasi kepercayaan," terang Sapna Chadha selaku Vice President, Asia Tenggara.

Untuk tetap selangkah lebih maju dari pelaku kejahatan yang terus mengembangkan taktik mereka, jawatannya meningkatkan keamanan produk dan platform itu, sekaligus mendukung inisiatif seperti program Scam Ready ASEAN untuk memastikan setiap warga negara diberdayakan dengan pengetahuan untuk menjaga keamanan diri mereka secara daring.

"Lebih dari sekadar kesadaran, ini juga tentang berinvestasi dalam pendekatan ekosistem menyeluruh di mana pemerintah, industri, dan masyarakat sipil bekerja sama untuk melindungi kawasan," kata dia.

Baca Juga: Begini Cara Mengadukan Penipuan Online

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)