TikTok Resmi Merilis Paket Berlangganan Tanpa Iklan di Inggris

Rahmat Jiwandono
Rabu 13 Mei 2026, 18:55 WIB
TikTok.

TikTok.

Techverse.asia - TikTok bersiap meluncurkan versi berbayar tanpa iklan di Inggris, dengan biaya 4 Poundsterling atau setara dengan Rp94 ribuan per bulannya. Penawaran baru ini akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang dan akan tersedia untuk pengguna yang sudah berusia 18 tahun ke atas.

Jika pengguna TikTok di Inggris membeli layanan bebas iklan tersebut, maka sebagai gantinya TikTok akan menghapus iklan dari umpan atau feed mereka dan berjanji untuk tidak menggunakan data mereka untuk "tujuan periklanan" yang tidak ditentukan.

Baca Juga: Youtube Hadirkan Langganan Premium Lite Seharga Rp130 Ribu, Bebas Iklan

"Pilihan bagi komunitas kami dan pertumbuhan bagi bisnis Inggris berjalan beriringan di TikTok," kata Direktur Pelaksana TikTok Inggris, Kris Boge, dalam siaran persnya dilansir Techverse.asia pada Rabu (13/5/2026).

Menurut Boge, periklanan di platform TikTok telah membantu ribuan bisnis di Inggris menjangkau pelanggan baru, meningkatkan penjualan, dan menciptakan lapangan kerja, sementara opsi tanpa iklan baru ini memberi orang kendali lebih besar atas pengalaman mereka.

“Bersama-sama, ini memastikan kami terus memberikan dampak ekonomi nyata sambil memberi komunitas kami fleksibilitas untuk berinteraksi dengan TikTok dengan cara yang sesuai bagi mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Samsung Rilis One UI 9 Beta untuk Galaxy S26 Series

Model “bayar atau setuju” ini kemungkinan besar merupakan respons terhadap Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) Inggris dan undang-undang privasi lainnya yang melarang perusahaan mengumpulkan data pribadi untuk iklan tanpa mendapatkan persetujuan eksplisit dari pengguna media sosial.

Langganan bebas iklan bersifat sukarela, artinya TikTok dapat berargumen bahwa penggunanya memiliki pilihan untuk menghindari iklan yang ditargetkan. Meta menerapkan pendekatan serupa untuk pengguna Facebook dan Instagram di Inggris tahun lalu, setelah model langganan yang sama ditolak oleh regulator Uni Eropa.

TikTok menyatakan bahwa pengguna yang tidak mendaftar untuk langganan baru ini tetap akan menerima iklan yang dipersonalisasi, dan pengalaman platform inti “tidak akan berubah” untuk pengguna berbayar atau gratis. TikTok pertama kali mulai menguji paket bebas iklan pada 2023.

Saat itu, TikTok mengonfirmasi bahwa mereka memang sedang menguji produk ini tetapi hanya di satu pasar berbahasa Inggris di luar Amerika Serikat. Belum diketahui apakah raksasa media sosial itu berencana untuk membawa penawaran tersebut ke Negeri Paman Sam.

Baca Juga: Langganan Bebas Iklan Milik Instagram dan Facebook Kini Diawasi Uni Eropa

Langganan tersebut tampaknya hanya mencakup iklan yang ditayangkan oleh TikTok, bukan kampanye atau pemasaran yang dilakukan oleh influencer. Jadi dapat diasumsikan bahwa ini hanyalah pengujian yang dilakukan karena saat ini hanya tersedia untuk sejumlah pengguna terbatas.

Uji coba terhadap tingkat bebas iklan dilakukan ketika perusahaan milik ByteDance ini bekerja secara agresif untuk mendiversifikasi sumber pendapatannya.

Salah satu pendapatan tambahannya berasal dari TikTok Shop, lokapasar (e-commcerce) dalam aplikasi platform tersebut, telah dipindahkan ke bilah navigasi utama untuk beberapa pengguna, dan perusahaan tersebut telah mendorong iklan dan kupon, dengan harapan dapat menarik mereka untuk melakukan pembelian.

Baca Juga: Beberapa Pekan Ke Depan, Twitter Bakal Rilis Layanan Bebas Iklan

Salah satu fitur TikTok Shop adalah opsi bagi pembuat konten dan bisnis untuk memasukkan video afiliasi langsung ke feed (umpan) pengguna. Artinya, tingkat bebas iklan yang baru hanya dapat menghapus iklan yang ditayangkan oleh TikTok dan bukan iklan dari influencer atau kampanye pemasaran mereka.

TikTok menghasilkan sebagian besar pendapatannya dari iklan, dan sejauh ini, TikTok terbukti mampu bertahan terhadap perlambatan belanja iklan online. Di samping itu, berdasarkan laporan terbaru dari firma riset pasar Cowen menemukan bahwa TikTok diterima bahkan di tengah pembeli iklan yang lebih berhati-hati, dengan 60 persen menyebut TikTok sebagai tempat video pendek pilihan mereka.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby27 Juni 2026, 18:35 WIB

Sony Alpha Festival 2026: Satukan Teknologi, Kreativitas, dan Komunitas Kreator

Acara ini menghadirkan pengalaman digital imaging yang lebih interaktif melalui experience zone, workshop, talkshow, dan photo walk.
Sony Alpha Festival 2026. (Sumber: istimewa)
Techno27 Juni 2026, 18:30 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis Global, Cek Spesifikasi dan Harganya

Perangkat ini menggabungkan sistem audio sembilan speaker rancangan JBL, layar 2,5K yang menakjubkan, dan fleksibilitas yang ditingkatkan.
Lenovo Tab Plus Gen 2. (Sumber: Lenovo)
Automotive26 Juni 2026, 21:51 WIB

Spesifikasi New Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista, Tersedia 7 Kelir

New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista with TSS telah sepenuhnya terintegrasi dengan aplikasi mToyota.
New Toyota Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista. (Sumber: toyota)
Techno26 Juni 2026, 20:53 WIB

XLSmart x Tencent Cloud Rampung Proyek Transformasi Cloud Skala Besar

Jejak global Tencent Cloud telah menjangkau lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia.
XLSMART. (Sumber: dok. visious)
Lifestyle26 Juni 2026, 20:32 WIB

Kim You Jung Jadi Duta Merek Charles & Keith, Hadirkan Koleksi Summer’s Calling

Kolaborasi ini menghasilkan koleksi untuk musim panas 2026.
Charles & Keith x Kim You Jung. (Sumber: null)
Techno26 Juni 2026, 20:00 WIB

Canva dan King Nassar Hadirkan Kampanye Nyatain di Canva

Menginspirasi masyarakat Indonesia untuk berkreasi dengan percaya diri.
Canva x King Nassar.
Travel26 Juni 2026, 19:43 WIB

Pengalaman Wisata Umat Muslim Berubah karena 2 Hal Ini

Wisatawan kini menggunakan teknologi AI, menandai era kepercayaan digital dalam perjalanan Muslim.
Ilustrasi wisata halal. (Sumber: freepik)
Techno26 Juni 2026, 19:05 WIB

Spek Lengkap dan Harga Samsung Galaxy A27 5G, Bawa Layar Infinity-O

Samsung Galaxy A27 5G bawa layar imersif dan Awesome Intelligence untuk lebih banyak pengguna.
Samsung Galaxy A27 5G. (Sumber: Samsung)
Startup26 Juni 2026, 18:39 WIB

Laporan Indeks Daya Saing Digital 2026 Soroti Fase Transformasi Digital Indonesia

Laporan ini diterbitkan oleh East Ventures bekerja sama dengan Katadata Insight Center.
East Ventures. (Sumber: East Ventures)
Techno25 Juni 2026, 19:15 WIB

Oppo Enco Air 5 Bisa Putar Musik Selama 13 Jam

Earbud ini sudah mendukung koneksi dua perangkat di platform Android, iOS, dan Windows.
Oppo Enco Air 5. (Sumber: Oppo)