TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

Rahmat Jiwandono
Jumat 01 Mei 2026, 18:15 WIB
TikTok Go. (Sumber: istimewa)

TikTok Go. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - TikTok Indonesia resmi meluncurkan TikTok Go by Tokopedia, layanan yang menghubungkan rekomendasi tempat dan layanan lokal di dalam aplikasi dengan pengalaman langsung di dunia nyata. Aplikasi TikTok Go by Tokopedia ini juga hadir guna mendukung pertumbuhan bisnis dine-in serta kreator di Tanah Air.

Alasan perilisan aplikasi tersebut dilatari oleh perubahan perilaku pengguna, konten punya peran yang semakin krusial dalam memengaruhi keputusan sehari-hari, termasuk dalam memilih tempat makan.

Baca Juga: Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

"TikTok Go by Tokopedia kami hadirkan untuk menjembatani proses itu - mulai dari menemukan rekomendasi sampai berkunjung langsung- lewat integrasi video pendek, LIVE (siaran langsung), fitur pencarian, umpan lokal, dan konten berbasis lokasi," ungkap Lead of Key Dine-in TikTok Go by Tokopedia William Panjaitan, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, dengan demikian, pengguna akan lebih mudah lagi beralih dari menemukan rekomendasi melalui konten menjadi benar-benar mencoba pengalaman itu. Dari segi konsumen sendiri, sekitar 65 persen masyarakat Indonesia pun memakai pelantar digital sebagai referensi untuk menemukan pilihan kuliner anyar.

Hal itu menunjukkan besarnya potensi ekosistem layanan makanan yang lebih terhubung dengan dunia digital. Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor makanan dan minuman terus mengalami pertumbuhan, dengan jumlah mencapai 5,28 juta pada 2024 atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Goda Kreator Youtube dan TikTok, Facebook Menghadirkan Program Monetisasi Baru

"Pertumbuhan ini juga sejalan dengan jumlah UMKM yang bergabung ke pelantar digital yang telah mencapai 25 juta usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus mengoptimalkan operasional mereka," kata dia.

Dikatakannya bahwa sekarang konten enggak lagi menjadi sebuah sarana hiburan, namun sudah menjadi bagian penting dari cara orang menemukan inspirasi dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami juga melihat kekinian semakin banyak orang yang beralih ke TikTok sebagai 'katalog rasa' untuk mencari referensi kuliner baru," ujarnya.

Hal itu juga sejalan dengan pertumbuhan pencarian atau research terkait dengan layanan lokal yang naik lebih dari 60 persen setiap tahunnya di media sosial TikTok. Melalui aplikasi TikTok Go by Tokopedia, pihaknya mau memberikan pengalaman terpadu yang gampang untuk diakses, di mana inspirasi yang ditemukan di TikTok bisa langsung berlanjut menjadi pengalaman riil.

Baca Juga: Duolingo x Tokopedia Hadirkan Toko Merchandise Pertamanya di Asia Tenggara

Aplikasi ini didukung pula oleh ekosistem merchant dine-in dan kreator yang terus berkembang, sehingga bisa mempercepat perjalanan dari konten kunjungan yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan signifikan bagi bisnis lokal.

Di samping itu, konten yang autentik serta layanan terpadu membantu merchant mendapatkan tambahan pesanan dan mendorong kunjungan ke gerai luring. Interaksi konsumen dengan konten juga ikut mendorong pencarian produk atau pun layanan, yang memperkuat pertumbuhan ekosistem bisnis secara menyeluruh.

Dalam misinya mendukung pertumbuhan ekosistem layanan makanan di Indonesia, TikTok Go by Tokopedia telah mencatatkan perkembangan yang positif, dengan pertumbuhan lebih dari 20 kali lipat dalam jumlah pesanan harian merchant dine-in di sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: TikTok Luncurkan Aplikasi PineDrama: Tonton Serial TV dalam Durasi 1 Menit

Hal itu menunjukkan besarnya potensi akan integrasi konten dan commerce dalam mendukung kinerja bisnis. Sementara bagi kreator, TikTok Go by Tokopedia juga membuka peluang anyar guna memberikan dampak yang lebih luas lagi. Pada 2025, ekosistem kreator di aplikasi ini di Indonesia tumbuh mencapai 12 kali lipat.

TikTok Go by Tokopedia menargetkan untuk memberdayakan puluhan ribu bisnis dine-in di Indonesia melalui pelbagai inisiatif, seperti dukungan promosi sepanjang tahun ini, kebijakan insentif, dan pelatihan digital.

"Tujuannya adalah membantu bisnis meningkatkan visibilitas, membangun koneksi yang lebih kuat dengan konsumen, hingga berpartisipasi lebih aktif lagi dalam ekonomi digital," imbuhnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle16 Juni 2026, 16:03 WIB

ASICS x Isa Boulder Hadirkan Siluet Hypersync dengan Sentuhan Khas Bali

Sepatu ini bisa kamu beli secara online atau datang ke Potato Head Bali.
ASICS x Isa Boulder. (Sumber: ist)
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.
Travel16 Juni 2026, 14:58 WIB

Kerontjong Pesisir 2026 Digelar di Pantai Cangkring Bantul, Ini Daftar Musisinya

Acara ini menggaungkan senandung muda-mudi dan menggeliatkan perekonomian sekitar.
Kerontjong pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno15 Juni 2026, 18:02 WIB

Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur ini dapat menghasilkan ide konten berdasarkan tren viral terkini.
Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)
Automotive15 Juni 2026, 17:20 WIB

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hadir di Indonesia

MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.
Yamaha MX King 150 Prima Pramac. (Sumber: yamaha)
Techno15 Juni 2026, 16:52 WIB

Sony WH-1000XM6 Sandstone Dipasarkan Rp7,5 Juta

Warna Sandstone sebagai tambahan terbaru pada jajaran WH-1000XM6.
Sony WH-1000XM6 Sandstone. (Sumber: null)
Hobby15 Juni 2026, 16:43 WIB

Review Backrooms: Manifestasi Pikiran Manusia dalam Lorong Tak Berujung

Film ini dibuat oleh seorang Youtuber yang usianya baru 20 tahun.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno15 Juni 2026, 15:51 WIB

Rasio Klik-Tayang Anjlok, Google Meluncurkan Fitur Profil Pencarian

Hal ini disebabkan oleh ringkasan AI yang berdampak terhadap penurunan tajam dalam lalu lintas dan rujukan.
Google Search Profiles. (Sumber: ist)
Lifestyle15 Juni 2026, 15:34 WIB

Esports Foundation Resmi Buka Program Kreator untuk Streaming EWC dan ENC 2026

Pendaftaran telah dibuka bagi para kreator di seluruh dunia.
Program kreator 2026. (Sumber: ist)
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)