TikTok Bermitra dengan Cameo Guna Meningkatkan Popularitas

Rahmat Jiwandono
Senin 06 April 2026, 18:38 WIB
Permintaan Cameo kini menjadi bagian dari aplikasi TikTok. (Sumber: TikTok)

Permintaan Cameo kini menjadi bagian dari aplikasi TikTok. (Sumber: TikTok)

Techverse.asia - TikTok dan Cameo bekerja sama untuk mempermudah pengguna TikTok meminta video yang dipersonalisasi. Keduanya kini menawarkan video Cameo yang dipersonalisasi langsung kepada penggemar mereka melalui aplikasi video pendek tersebut. Namun, fitur ini hanya tersedia di Amerika Serikat.

Dengan pembaruan ini, maka kreator TikTok dapat menambahkan tautan Cameo langsung ke video mereka dan audiens dapat meminta klip yang dipersonalisasi tanpa meninggalkan aplikasi TikTok. Kreator kini dapat mendaftar untuk memberikan pesan yang dipersonalisasi di dalam TikTok, sehingga memudahkan pengikut mereka untuk mengakses penawaran ini bersamaan dengan konten yang sudah mereka tonton.

Bagi kreator yang sudah menggunakan Cameo, integrasi ini membantu mereka menjangkau audiens yang lebih luas. Sementara itu, bagi kreator yang belum menggunakan Cameo juga dapat mendaftar untuk layanan ini tanpa harus melalui Cameo.

Kemitraan baru ini bertujuan untuk membantu kreator meningkatkan pendapatan mereka sekaligus menyederhanakan proses bagi penggemar untuk meminta video Cameo.

Baca Juga: POCO x Marvel Rilis X8 Pro Iron Man Edition

Hingga saat ini, Cameo dikenal dengan video yang dipersonalisasi dari para selebriti, tetapi bintang TikTok termasuk "segmen talenta yang paling cepat berkembang" di aplikasi tersebut. Integrasi baru ini seharusnya memudahkan para kreator tersebut untuk menjangkau penggemar dan mempromosikan kehadiran mereka di Cameo.

Integrasi ini juga merupakan langkah cerdas bagi Cameo karena memanfaatkan jutaan kreator di TikTok dan basis penggemar mereka yang luas. TikToker mewakili salah satu segmen yang paling cepat berkembang di pelantar ini, dengan bintang TikTok populer seperti Ash Trevino, Alex Dougherty, dan Smooth Papi saat ini menduduki puncak papan peringkat Cameo.

CEO Cameo Steven Galanis mencatat dalam pengumuman tersebut bahwa video Cameo secara teratur menjadi viral di TikTok dan TikTok Talent memberikan tahun terkuatnya di Cameo pada tahun lalu.

Integrasi TikTok dengan Cameo yang baru ini juga hadir bersamaan dengan pengumuman terbaru tentang format iklan baru dan permainan emoji tersembunyi yang dapat diakses dalam pesan langsung.

Baca Juga: Pengguna Snapchat Berbayar Bisa Buat Emoji Bergambar Hewan Peliharaan

Tidak mengherankan sebenarnya jika Cameo melihat kreator TikTok sebagai audiens potensial yang besar dan belum dimanfaatkan untuk layanannya. Kendati demikian, tidak begitu jelas apa yang didapatkan TikTok dari kesepakatan ini.

Perusahaan tersebut bisa saja membuat fitur bergaya Cameo sendiri untuk promosi yang dipersonalisasi. Aplikasi ini juga sudah memiliki beberapa fitur yang memungkinkan penggemar untuk berinteraksi dengan kreator, termasuk dengan mengirimkan hadiah virtual dalam siaran langsung.

Di sisi lain, Cameo pernah bernilai US$1 miliar selama puncak pandemi Covid-19, memberikan kesempatan kepada penggemar untuk terhubung dengan selebriti favorit mereka melalui pesan video yang dipersonalisasi. Namun, perusahaan mengalami penurunan signifikan pada 2024, dengan penurunan nilai lebih dari 90 persen.

Cameo juga kesulitan memenuhi kewajiban keuangannya, termasuk denda besar sebesar US$600 ribu yang dikenakan oleh Komisi Perdagangan Federal AS. Dalam upaya untuk mendapatkan kembali perhatian tahun lalu, Cameo meluncurkan aplikasi perencanaan ulang tahun bernama Candl.

Baca Juga: Agar Bisa Beroperasi di Amerika Serikat, TikTok akan Bikin Usaha Patungan

Kemitraan ini juga mencerminkan tren yang lebih luas dalam lanskap media, di mana perusahaan semakin melihat nilai influencer untuk meningkatkan penawaran mereka. Layanan streaming seperti Tubi dan Peacock baru-baru ini bermitra dengan kreator populer untuk membuat konten orisinal.

Informasi, Cameo adalah situs web berbagi video yang berkantor pusat di Chicago, Illinois. Dibuat pada 2016 oleh Steven Galanis, Martin Blencowe, dan Devon Spinnler Townsend, dan diluncurkan pada Maret 2017.

Situs itu memungkinkan penggemar untuk mengirimkan beberapa informasi dasar kepada selebriti, yang kemudian menggunakan informasi tersebut untuk mengirimkan pesan video yang dipersonalisasi kepada teman-teman, orang terkasih, atau kepada penggemar itu sendiri.

Baca Juga: Anthropic Rilis Opus 4.5 dengan Integrasi Chrome dan Excel Baru

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno06 April 2026, 18:38 WIB

TikTok Bermitra dengan Cameo Guna Meningkatkan Popularitas

Penggemar dapat meminta video yang dipersonalisasi tanpa beralih aplikasi.
Permintaan Cameo kini menjadi bagian dari aplikasi TikTok. (Sumber: TikTok)
Automotive06 April 2026, 17:48 WIB

Kabel Rem Belakang Suzuki Burgman Street 125EX Bermasalah, Apa Efeknya?

Untuk menyelesaikan isu ini, perusahaan menggelar program product quality update.
Suzuki Burgman Street 125EX.
Techno06 April 2026, 17:22 WIB

POCO x Marvel Rilis X8 Pro Iron Man Edition

POCO x Marvel: Armor Terunggul, Kekuatan Lebih Kuat.
POCO X8 Pro Iron Man Edition. (Sumber: Xiaomi)
Hobby06 April 2026, 16:55 WIB

Zona Merah Merambah Layar Lebar, Ini Daftar Pemeran Barunya

Dalam film ini Luna Maya tak hanya bertindak sebagai aktor tapi juga produser eksekutif.
Jumpa pers dan pengumuman pemeran Zona Merah. (Sumber: screenplay films)
Techno06 April 2026, 15:11 WIB

Tecno Spark 50 Series Hadir dengan Kapasitas Baterai Jumbo

Soark 50 dan 50 5G yang baru mendefinisikan ulang teknologi entry-level yang tahan lama dengan menggabungkan baterai berkapasitas besar.
Tecno Spark 50 5G. (Sumber: Tecno)
Automotive06 April 2026, 14:43 WIB

Yamaha Gear Ultima Hybrid Kini Ditawarkan dalam Warna-warna Baru

Masing-masing varian dikembangkan dengan keunggulan tersendiri, baik dari sisi fitur, desain, maupun pilihan warna.
Yamaha Gear Ultima Hybrid warna Solid Blue. (Sumber: Yamaha)
Techno06 April 2026, 14:02 WIB

Redmi A7 Pro Harganya Rp2 Jutaan, Dibekali Fitur Wet Touch Technology 2.0

Ponsel entry level ini ditawarkan dalam empat pilihan warna menarik.
Redmi A7 Pro. (Sumber: Xiaomi)
Hobby06 April 2026, 13:44 WIB

Review Ghost in the Cell: Kritik Sosial-Politik Mengenai Banyak Realita di Indonesia

Selain darah kental yang berhamburan, film ini mencoba mengingatkan trauma kolektif bangsa Indonesia.
Para aktor dalam film Ghost in the Cell. (Sumber: null)
Techno03 April 2026, 17:48 WIB

LG TV QNED Evo AI Dijual di Indonesia, Ada 3 Pilihan Ukuran Layar

LG sendiri berkontribusi sekitar 20 persen penetrasi Smart TV di Indonesia.
LG QNED Evo AI. (Sumber: LG)
Startup03 April 2026, 17:15 WIB

Intervyou Hadirkan Pelantar Karir Bertenaga AI Generatif

Di Intervyou, mereka tidak hanya berlatih, tapi bertransformasi menjadi kandidat yang paling dilirik oleh rekruter.
Platform Intervyou. (Sumber: istimewa)