Anthropic Rilis Opus 4.5 dengan Integrasi Chrome dan Excel Baru

Rahmat Jiwandono
Kamis 04 Desember 2025, 15:16 WIB
Ilustrasi yang ditugaskan Anthropic untuk menandai peluncuran Opus 4.5. (Sumber: Anthropic.)

Ilustrasi yang ditugaskan Anthropic untuk menandai peluncuran Opus 4.5. (Sumber: Anthropic.)

Techverse.asia - Anthropic pada bulan lalu resmi mengumumkan Opus 4.5, versi terbaru dari model andalannya. Ini adalah seri model 4.5 Anthropic terakhir yang dirilis, setelah peluncuran Sonnet 4.5 pada September dan Haiku 4.5 pada Oktober 2025.

Sesuai dengan perkiraan, versi baru Opus ini memiliki performa mutakhir pada berbagai uji benchmark, termasuk uji benchmark pengkodean (SWE-Bench dan Terminal-bench), penggunaan alat (tau2-bench dan MCP Atlas), dan pemecahan masalah umum (ARC-AGI 2, GPQA Diamond).

Baca Juga: Anthropic Meluncurkan Claude 2.1: Bisa Menganalisis 150.000 Kata di Satu Prompt, dan Lebih Sedikit Jawaban Salah

Terlebih lagi, Anthropic Opus 4.5 adalah model pertama yang meraih skor lebih dari 80 persen pada uji benchmark SWE-Bench, sebuah uji benchmark pengkodean yang terkemuka.

Anthropic juga menekankan penggunaan komputer dan kemampuan spreadsheet Opus, serta meluncurkan sejumlah produk paralel untuk menunjukkan kinerja model ini dalam pengaturan tersebut. Bersama Opus 4.5, Anthropic akan membuat produk Claude untuk Chrome dan Claude untuk Excel - yang sebelumnya masih dalam tahap uji coba - tersedia secara lebih luas.

Mengenai Excel tersebut, Anthropic mengatakan para penguji awal melihat peningkatan akurasi sebesar 20 persen pada evaluasi internal mereka dan peningkatan efisiensi sebesar 15 persen. Sebagai awalan, ekstensi Chrome akan tersedia untuk semua pengguna Max, sementara model yang berfokus pada Excel akan tersedia untuk pengguna Max, Team, dan Enterprise.

Selain itu, Anthropic juga memperkenalkan fitur yang disebut obrolan tak terbatas atau endless chat, yang memungkinkan obrolan berlanjut tanpa gangguan saat model mencapai jendela konteksnya.

Baca Juga: Peramban Opera Sekarang Didukung Kecerdasan Buatan Anyar dari Google

Asalkan pengguna membayar untuk menggunakan Claude, chatbot ini tidak akan mengalami kesalahan jendela konteks, sehingga memungkinkannya menjaga konsistensi di seluruh berkas dan obrolan.

Perusahaan mengklaim bahwa obrolan tak terbatas adalah salah satu fitur yang paling banyak diminta oleh penggunanya. Opus 4.5 juga dilengkapi dengan peningkatan memori untuk operasi konteks panjang, yang memerlukan perubahan signifikan dalam cara model mengelola memorinya.

Sebaliknya, model endless chat itu akan mengompresi memori konteksnya tanpa memberi tahu pengguna. Kalau kamu ingin mencoba Opus 4.5 sendiri, fitur ini tersedia mulai sekarang melalui semua aplikasi Anthropic dan Antarmuka Pemrograman Aplikasi (API) perusahaan. Bagi pengembang, harga untuk model baru ini mulai dari $5 per juta token.

Baca Juga: Chatbot AI iQIYI Mungkinkan Penonton Bercakap-cakap dengan Karakter Tayangan Favorit Mereka

"Ada peningkatan yang kami buat pada kualitas konteks panjang secara umum dalam pelatihan dengan Opus 4.5, tetapi jendela konteks saja tidak akan cukup. Mengetahui detail yang tepat untuk diingat sangatlah penting, selain memiliki jendela konteks yang lebih panjang," ujar Kepala Manajemen Produk untuk Riset Anthropic Dianne Na Penn.

Banyak peningkatan yang dilakukan dengan mempertimbangkan kasus penggunaan agen, sambungnya, terutama skenario di mana Opus bertindak sebagai agen utama yang memimpin sekelompok sub-agen yang didukung oleh Haiku.

Dalam mengelola tugas-tugas tersebut membutuhkan penguasaan memori kerja yang kuat, di sinilah peningkatan memori yang dijelaskan oleh Penn benar-benar menunjukkan manfaatnya.

"Di sinilah fundamental seperti memori menjadi sangat penting. Karena Claude harus mampu menjelajahi basis kode dan dokumen besar, serta tahu kapan harus mundur dan memeriksa ulang sesuatu," kata Penn.

Baca Juga: Model Gambar AI Google Gemini Tambahkan Lebih Banyak Alat Pengeditan

Anthropic Opus 4.5 sendiri akan menghadapi persaingan ketat dari model-model frontier lain yang baru dirilis, terutama GPT 5.1 dari OpenAI (dirilis pada 12 November) dan Gemini 3 dari Google (dirilis pada 18 November).

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno09 Juni 2026, 18:54 WIB

Alibaba Group Menjadi Mitra untuk Liga Champions Selama 5 Musim dan Euro 2028

Dengan begitu, perusahaan akan menyediakan teknologi AI, layanan cloud, dan e-commerce eksklusif bagi UEFA
Alibaba Group menjadi sponsor untuk Liga Champions dan Euro 2028 (Sumber: null)
Automotive09 Juni 2026, 17:55 WIB

Chipset MediaTek Dimensity AX C-X1 Tawarkan Pengalaman Berkendara Berbasis AI

Ini adalah hasil kolaborasi antara MediaTek, Foxtron, dan Nvidia.
MediaTek Dimensity AX C-X1. (Sumber: ist)
Techno09 Juni 2026, 17:07 WIB

Acer Predator Helios 18 AI, Laptop Gaming yang Dirancang untuk Respons Kilat

Gawai ini ditanamkan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan ditunjang GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5090.
Acer Predator Helios 18 AI.
Startup09 Juni 2026, 16:07 WIB

Google Cloud Hadirkan Inovasi Startup AI dari Asia Tenggara ke Silicon Valley

Mendorong Startup Lokal ke Panggung Dunia.
AI Showcase Day yang digagas oleh Google. (Sumber: null)
Techno09 Juni 2026, 14:56 WIB

Infinix Xbook 15 Rilis di Indonesia, Begini Spek dan Harganya

Laptop untuk mendukung work from anywhere membutuhkan kombinasi performa, portabilitas, dan kenyamanan.
Infinix Xbook 15. (Sumber: Infinix)
Lifestyle09 Juni 2026, 14:22 WIB

Daftar Roster Mobile Legends untuk Esports Nation Cup 2026 Resmi Diumumkan

Sebanyak 107 roster siap bertanding di turnamen MLBB.
Pengumuman roster tim nasional Indonesia divisi Mobile Legends: Bang Bang di ajang ENC 26. (Sumber: istimewa)
Techno09 Juni 2026, 14:04 WIB

Apple Memperkenalkan Siri AI: Asisten yang Jauh Lebih Mumpuni dan Personal

Siri versi desain ulang dari Apple akhirnya muncul kembali.
Siri AI. (Sumber: Apple)
Techno08 Juni 2026, 18:16 WIB

Motorola Menghadirkan Moto Buds 2, Punya Fitur Peredam Kebisingan Lingkungan

Produk ini menawarkan audio berkualitas tinggi.
Motorola Moto Buds 2. (Sumber: Motorola)
Startup08 Juni 2026, 17:58 WIB

JumpStart Tambah Pendanaan Seri C, Akselerasi Ekspansi Mesin Penjual di Indonesia

Meski demikian, nominal pendanaan tersebut tak diungkap ke publik.
Vending machine milik JumpStart. (Sumber: dok. jumpstart)
Startup08 Juni 2026, 17:24 WIB

Floq Kantongi Pendanaan Senilai Rp203 Miliar, Menambah Daftar Pelantar Penukaran Kripto

Pendanaan ini akan dialokasikan untuk beberapa hal yang berkaitan dengan ekspansi perusahaan.
Floq. (Sumber: ist)