Peramban Opera Sekarang Didukung Kecerdasan Buatan Anyar dari Google

Rahmat Jiwandono
Kamis 04 Desember 2025, 14:30 WIB
Peramban Opera kini dilengkapi dengan kecerdasan buatan gratis. (Sumber: Opera)

Peramban Opera kini dilengkapi dengan kecerdasan buatan gratis. (Sumber: Opera)

Techverse.asia - Opera resmi meluncurkan kemampuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) baru di seluruh perambannya, mencakup Opera One, Opera GX, dan Opera Neon, yang memberikan akses gratis kepada lebih dari 80 juta pengguna Opera ke AI peramban Opera terbaru dan tercanggih.

Evolusi Opera AI yang pesat ini diuntungkan oleh perluasan kemitraan jangka panjang antara Opera dan Google, yang kini mencakup integrasi model Gemini terbaru ke dalam kecerdasan buatan perambannya.

Baca Juga: Opera Merilis Opera One, Browser yang Didesain Ulang di iOS

Opera AI yang baru hadir sebagai panel samping yang dapat berinteraksi dengan pengguna kapan pun mereka mau, dan terhubung dengan halaman web, grup halaman web, dan bahkan video apa pun.

Hal ini memungkinkannya guna memberikan jawaban berdasarkan konteks penelusuran – termasuk riset yang mudah, ringkasan konten, dan bahkan perbandingan antar tab yang berbeda. Opera AI memungkinkan input dan output suara, serta analisis berkas pada berbagai jenis berkas, termasuk gambar dan video.

Mesinnya telah dibangun kembali untuk kecepatan dengan arsitektur baru, mengadopsi mesin berbasis agen dari Opera Neon. Karena itu, ia mampu memberikan respons 20 persen lebih cepat. Selain itu, fitur privasinya memastikan pengguna memiliki kendali penuh atas konteks apa yang dibagikan dengan Opera AI dan apa yang tidak diketahuinya.

"AI sedang membentuk kembali cara orang berinteraksi dengan web, dan peramban adalah titik masuk alami untuk pengalaman tersebut," ungkap Executive Vice President (EV) Commercial Opera Per Wetterdal kami sadur, Kamis (5/12/2025).

Baca Juga: Binance Junior: Rekening Tabungan Kripto untuk Remaja dan Anak-anak

Ia menerangkan, melalui kemitraan Opera dengan Google, pihaknya dapat menawarkan pengalaman yang benar-benar diinginkan pengguna melalui fitur pencarian asli dan AI, gratis, langsung di peramban Opera One dan Opera GX mereka.

"Sementara, bagi pengguna peramban Opera Neon kami yang paling canggih sudah mendapatkan akses ke Gemini 3 Pro," ujarnya. Kecerdasan buatan telah menjadi bagian fundamental dari pengalaman menjelajah. Hal ini juga tercermin dalam bagaimana penjelajahan dimonetisasi.

Dalam laporan pendapatan terbarunya, Opera melaporkan peningkatan pendapatan kueri tahunan sebesar 17 persen, yang mencerminkan monetisasi tindakan yang dimulai pengguna di peramban Opera di luar pencarian klasik karena pengukuran tersebut juga mencerminkan peningkatan penggunaan teknologi kecerdasan buatan.

Opera AI dirancang untuk secara native mendukung kekayaan pemrosesan kueri pengguna yang terus berkembang, menghadirkan antarmuka yang memungkinkan pengguna mengidentifikasi produk dan layanan yang diminati serta terhubung dengan e-commerce dan platform lain yang relevan secara langsung.

Baca Juga: Google Membayar Apple 36 Persen Pendapatan Iklan Pencarian dari Safari

Kemitraan Opera dengan Google terus memainkan peran penting dalam memberikan pengalaman pencarian dan AI terbaik bagi para pengguna perambannya. "Kemitraan jangka panjang kami dengan Opera merupakan bukti visi bersama kami untuk ekosistem yang inovatif," papar Per Gustafsson selaku Managing Director Nordics di Google.

Gustafsson mengatakan bahwa dengan mengintegrasikan model Gemini terbaru, Opera tidak hanya meningkatkan perambannya, tetapi juga menetapkan standar baru untuk pengalaman pengguna yang didukung oleh kecerdasan buatan.

"Kami bangga (dapat) menyediakan kemampuan AI mutakhir yang membantu mitra seperti Opera berkembang dan terus membentuk masa depan penjelajahan bagi jutaan pengguna di seluruh dunia," ujarnya.

Baca Juga: Peramban Web Samsung Hadir di Windows, Didukung Teknologi AI

Peramban ini muncul sebagai salah satu frontend terpenting untuk AI. Tidak seperti antarmuka obrolan mandiri, peramban ini memiliki akses ke konteks waktu nyata seperti tab yang dibuka pengguna, konten halaman, dan alur penjelajahan. Hal ini memungkinkan bantuan yang lebih relevan dan efisien, mendukung penyelesaian tugas langsung dalam pengalaman penelusuran.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive13 Agustus 2026, 15:07 WIB

IMX 2026 Buka Penjualan Tiket Extended Presale 3, Jangan Sampai Kehabisan

Extended Presale 3 Jadi Kesempatan Terakhir Membeli Tiket IMX 2026 “Next Gen Culture”.
Extended Presale 3. (Sumber: IMX)
Automotive13 Agustus 2026, 15:05 WIB

New Daihatsu Sigra Mendapat Penyegaran Menyeluruh, Ini Harga dan Speknya

Daihatsu Hadirkan New Sigra yang Tampil Modern dan Sporty di GIIAS 2026.
New Daihatsu Sigra. (Sumber: null)
Automotive13 Agustus 2026, 13:03 WIB

Chery Q Resmi Mengaspal di Indonesia, Ada Model Pure dan Rizz

Cek lebih lanjut tentang harga dan spesifikasi mobil listrik berukuran kompak ini.
Chery Q resmi diniagakan di Indonesia. (Sumber: ist)
Automotive13 Agustus 2026, 12:50 WIB

Hongqi E-HS9 Ramaikan Segmen SUV Listrik di Indonesia

Hongqi Memulai Perjalanan di Indonesia, Menghadirkan Sebuah Nama yang Dibentuk oleh Sejarah.
Hongqi E-HS9 resmi meluncur di Indonesia. (Sumber: dok hongqi)
Techno13 Agustus 2026, 12:46 WIB

Roblox Gelar Creator Meetup Terbesar di Indonesia pada 2026

Lebih dari 160 kreator dari seluruh Indonesia berkumpul di Jakarta untuk saling menginspirasi.
Roblox Creator Meetup 2026. (Sumber: istimewa)
Techno13 Agustus 2026, 11:19 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Google Pixel 11 Pro dan Pro XL

Kedua perangkat ini merupakan ponsel pintar unggulan seri Pixel yang diklaim paling tangguh sejauh ini menurut Google.
Google Pixel 11 Pro and Pixel 11 Pro XL. (Sumber: null)
Techno13 Agustus 2026, 09:48 WIB

Google Pixel 11 Resmi Rilis Global, Pakai Prosesor Tensor G6 Baru

Google Pixel 11 memiliki daya tahan baterai 30 jam dan modul kamera yang lebih ramping.
Google Pixel 11 punya empat pilihan warna. (Sumber: null)
Techno13 Agustus 2026, 09:45 WIB

Google Pixel 11 Pro Fold Daya Tahan Baterainya Diklaim Lebih dari 24 Jam

Ponsel lipat terbaru Google ini menggunakan chipset Tensor G6 dan punya dua pilihan warna.
Google Pixel 11 Pro Fold. (Sumber: Google)
Techno12 Agustus 2026, 16:00 WIB

HoverAir Versa: Perpaduan Drone dan Kamera Gimbal Saku

Perangkat ini ditujukan bagi vlogger dan pembuat film yang melakukan pengambilan video baik dari udara maupun secara genggam (handheld).
HoverAir Versa. (Sumber: null)
Techno12 Agustus 2026, 15:54 WIB

Samsung akan Kekurangan Pasokan Memori hingga Tahun 2027?

Bahkan perusahaan memperkirakan hal ini bakal berlanjut sampai dua tahun ke depan.
Samsung.