Intervyou Hadirkan Pelantar Karir Bertenaga AI Generatif

Rahmat Jiwandono
Jumat 03 April 2026, 17:15 WIB
Platform Intervyou. (Sumber: istimewa)

Platform Intervyou. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Pada minggu ini, PT Intervyou Labs Indonesia resmi melansir pelantar persiapan karir bertenaga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna menjawab tantangan pengangguran di Indonesia. Kehadirannya diharapkan bisa menjadi instrumen utama guna menutup kesenjangan antara lulusan baru atau fresh graduate dengan standar kebutuhan industri global.

Dinukil dari Universitas Negeri Malang (UM), startup ini mendigitalisasi metode persiapan kerja konvensional ke simulasi yang adaptif dan lebih terpersonalisasi. Intervyou memperkenalkan fitur CV Analysis and Optimization yang memberikan Matching Score objektif guna memastikan dokumen si pelamar kompatibel dengan sistem Applicant Tracking System (ATS).

Baca Juga: APM Singapore 2026: TransTRACK Tampilkan Solusi Monitoring Maritim Terpadu

Keunggulan utama dari pelantar itu ialah di fitur AI Interview Mockup. Ini menggunakan Computer Vision guna mengevaluasi parameter non-verbal secara presisi. Sistem ini mampu menganalisis kontak mata atau eye contact, postur tubuh, dan gerakan tangan pelamar untuk memberikan umpan balik nyata dan akurat.

Lantas, data dari CV bisa diintegrasikan ke dalam AI Interview Mockup. Artinya, simulasi wawancara telah dipersonalisasi menurut narasi dan deskripsi pekerjaan yang pelamar tuju. Sistem tersebut juga bakal memberikan skor serta umpan balik yang komplet. Sebagai pelengkap berkas administrasi, tersedia juga generator otomatis untuk dokumen lamaran kerja.

Sebagai bagian dari Google for Startups Cloud Program dan Nvidia Inception Program, Intervyou punya akses ke pengolahan data yang berkecepatan tinggi. Dukungan itu turut memastikan simulasi wawancara berjalan tanpa latensi atau kendala, sehingga menciptakan pengalaman yang identik dengan menghadapi rekruter asli.

Baca Juga: Fita dan BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Combo Fit Jamsostek, Dukung Pekerja Informal

Chief Executive Officer (CEO PT Intervyou Azarya Aditya menyampaikan bahwa pentingnya akan penerapan teknologi dalam persiapan karir. Visinya adalah memastikan agar setiap talenta muda punya akses ke mentor AI yang kompeten serta berkualitas tanpa kendala ekonomi.

"Kami dapat mengubah kecemasan menjadi percaya diri yang kompetitif dan terukur," ujar Aditya.

Intervyou, katanya, menggunakan model berbasis token yang efisien, yang memungkinkan pelamar untuk mengakses optimasi daftar riwayat hidup mereka sampai simulasi wawancara secara on-demand tanpa beban biaya langganan bulanan. "Hal ini akan memberikan peluang yang sama bagi setiap individu untuk bersaing di bursa kerja nasional maupun global," terang dia.

Startup yang menyiapkan karir berbasis AI ini didirikan pada tahun lalu oleh Aditya. Dia merupakan mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika UM bersama timnya. Azarya menilai, persoalan pengangguran tidak hanya disebabkan keterbatasan lapangan kerja, tetapi juga rendahnya kesiapan pencari kerja menghadapi proses rekrutmen.

Baca Juga: Ingin Bekerja Di Startup Jangan Pernah Berharap Zona Nyaman, Miliki Juga Skill Berikut

"Ide awal pembuatan Intervyou dimulai dari keprihatinan kami terhadap tingginya angka pengangguran di Indonesia," ujarnya.

Tahap wawancara kerja, menurutnya, kerap menjadi momok bagi Gen Z dan fresh graduate. "Wawancara adalah tahap yang sangat krusial, tetapi banyak pencari kerja kurang persiapan hingga mengalami interview anxiety," katanya. Kondisi inilah yang mendorong Intervyou dikembangkan sebagai sarana peningkatan kesiapan karir.

Berbeda dengan platform sejenis, Intervyou mengintegrasikan Generative AI dan Computer Vision untuk menghadirkan pengalaman latihan wawancara yang interaktif. "Kami menawarkan solusi yang terpersonalisasi sesuai kemampuan dan tujuan karir pengguna," ujarnya.

Baca Juga: Startup Pin J Beri Tawaran Pinjaman untuk Pekerja Gig dan Informal

Berkat fitur AI Interview Session, pengguna dapat berlatih wawancara berbasis suara dengan kecerdasan buatan, disertai analisis gestur dan ekspresi wajah, evaluasi jawaban, serta rekomendasi pengembangan diri. Ke depan, Azarya berharap Intervyou berkontribusi menurunkan angka pengangguran.

"Kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan manusia, tetapi membantu manusia," katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)