Techverse.asia - Taman Pintar Yogyakarta menjadi salah satu tujuan destinasi wisata edukatif bagi wisatawan lokal yang berlibur ke Kota Yogyakarta. Taman Pintar berlokasi di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baca Juga: Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul
Taman Pintar pun terus berkomitmen untuk memberikan edukasi yang menyenangkan bagi pengunjung lewat pengembangan wahana serta perlengkapan edukatif. Di 2026 ini, Taman Pintar akan kembali berinovasi dengan menghadirkan zona anyar, yaitu Zona Paleozoic atau zona kehidupan air purba dan Zona 180 derajat.
Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Taman Pintar Yogyakarta Nia Daniati mengungkapkan, zona kehidupan air purba yang berada setelah area akuarium tersebut dirancang guna menceritakan awal mula kehidupan di bumi yang bermula dari air, menampilkan gambaran kehidupan air di zaman purba sebelum memasuki zona fosil dan dinosaurus.
"Usai akuarium, awal mula kehidupan yang bersumber dari air. Jadi ditampilkan seperti apa kehidupan air di zaman purba, hewan-hewannya apa saja, sebelum masuk ke zona fosil," ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Museum Benteng Vredeburg Buka Sampai Malam, Ada Video Mapping Show
Kendati begitu, menurutnya, zona itu masih dalam tahap pengerjaan dan belum sepenuhnya rampung. Pengembangan zona kehidupan air purba dikerjakan secara bertahap menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Adapun target penyelesaian Zona Paleozoic diharapkan bisa selesai pada tahun ini.
"Masih belum 100 persen, jadi kami (kerjakan) secara betahap. Target selesainya tahun ini, namun untuk tanggal pastinya belum bisa ditentukan," katanya.
Secara umum operasional Taman Pintar tetap buka setiap harinya. Namun, jam operasionalnya nanti akan disesuaikan, khususnya menjelang bulan Ramadan. "Setiap hari kami buka seperti biasa, namun hanya saja untuk jam operasional akan ada penyesuaian," terangnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, sampai menjelang bulan puasa tiba, kunjungan ke Taman Pintar masih didominasi oleh rombongan sekolah. Bahkan jumlah kunjungannya pun tergolong lumayan ramai lantaran banyak sekolah yang memanfaatkan waktu sebelum bulan puasa untuk mengunjungi tempat wisata edukatif.
Baca Juga: Sering Main Gim? Hati-hati Bisa Jadi Gemuk dan Kesehatan Mental Terganggu
"Rombongan sekolah masih banyak yang berkunjung ke Taman Pintar, malah cukup ramai. Mungkin karena mereka mengejar sebelum puasa," kata dia.
Tak hanya menghadirkan zona baru saja, Taman Pintar sendiri juga telah menyiapkan sejumlah wahana yang diperbarui sejak akhir tahun kemarin guna menyambut masa liburan. Beberapa di antaranya ialah penambahan koleksi dinosaurus di zona fosil, zona meteorologi, pembaruan zona imersif kehidupan air, dan penyegaran pada tampilan zona air menari di area playground.
"Sebetulnya enggak benar-benar baru, tetapi kami melakukan penyegaran dan penambahan wahana supaya tampilannya lebih menarik," ujarnya.
Disinggung mengenai target kunjungan wisatawan, Nia menyebutkan, pascapandemi Covid-19, Taman Pintar lebih menyesuaikan target dengan realisasi kunjungan. Untuk tahun 2026, pihaknya memiliki target yang disesuaikan dengan realisasi usai pandemi Covid-19.
"Untuk tahun ini, target kami sebanyak 750 ribu pengujung. Taman Pintar Kota Yogyakarta diharapkan bisa terus menjadi destinasi wisata edukasi unggulan yang menarik bagi pelajar maupun masyarakat umum," ujarnya.
Sebagai informasi, Taman Pintar Yogyakarta adalah taman dan museum bertema sains untuk anak-anak dan tempat untuk berekspresi, berapresiasi, berkreasi dalam suasana yang menyenangkan.
Mengusung motto mendidik dan menyenangkan, tempat yang pertama kali dibangun pada tahun 2004 ini ingin meningkatkan minat anak-anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan permainan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia.
Taman Pintar juga mmemiliki kepedulian dalam mengimplementasikan ajaran Ki Hadjar Dewantara yaitu Niteni (memahami), Niroake (mengikuti), dan Nambahi (memperbaiki).