Cara Korea Selatan Tarik Minat Wisatawan dari Indonesia Melalui Kuliner

Rahmat Jiwandono
Rabu 03 Desember 2025, 14:58 WIB
Kuliner Wihara khas Korea Selatan buat menarik minat wisatawan. (Sumber: istimewa)

Kuliner Wihara khas Korea Selatan buat menarik minat wisatawan. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Korea Selatan ingin menjaring lebih banyak wisatawan untuk datang ke negaranya, total ada empat negara yang mereka incar. Wisatawan asal Indonesia termasuk dalam empat negara tersebut. Pasalnya, jumlah wisatawan asal Tanah Air yang berlibur ke Negeri Ginseng itu terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: Blibli Menawarkan 5 Keuntungan bagi Pedagang Daring

Berdasarkan data yang dirilis oleh Korea Tourism Organization pada September 2025, tercatat jumlah turis asal Indonesia sebanyak 267 ribu orang. Angka ini disebut jauh melampaui jumlah kunjungan sebelum pandemi Covid-19 terjadi dengan pertumbuhan sekitar 36 persen.

Guna mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan dari Indonesia maupun wisatawan global, Korea Tourism Organization membuat sejumlah program, salah satunya ialah kuliner Wihara Korea. "Sajian ini adalah budaya kuliner khas kami yang menunjukkan semangat pemeluk agama Buddha untuk menghormati kehidupan dan kesahajaan," ungkap Cultural Corps of Korean Buddhism Venerable II Hwa Sunim.

Hwa Sunim menyampaikan, Wihara Korea lebih dari sekadar makanan vegetarian, sajian tersebut mencerminkan filosofi yang menghormati seluruh kehidupan, kesahajaan, dan rasa syukur. Hidangan ini disajikan dengan cara nabati untuk menonjolkan cita rasa alaminya dari bahan-bahan musiman, serta mengutamakan keselarasan antara manusia dan alam.

Baca Juga: Pakar: Sport Tourism Jangan Cuma Jadi Event Tahunan, Bisa Dikembangkan Lagi

Untuk diketahui, kuliner tersebut diwarisi oleh pemeluk agama Buddha sejak 1.700 tahun silam. Pemerintah Korea Selatan pun telah menetapkan kuliner Wihara sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional. Wistawan yang berkunjung ke Korea Selatan bisa merasakan langsung sajian kuliner Wihara di lokasi-lokasi utama yang dikelola oleh Cultural Corps of Korean Buddhism.

Di Korean Temple Food Center di Insadong, Kota Seoul, wisatawan bisa mengikuti lokakarya satu hari yang dirancang khusus guna wisatawan internasional. Sedangkan di Balwoo Gonyang, restoran pertama di dunia yang menyajikan hidangan khas wihara, dan sukses mendapat bintang Michelin, para wisatawan bisa menikmati hidangan berupa rangkaian menu yang menunjukkan esensi sajian kuliner wihara.

Warisan budaya ini sedang didaftarkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO juga. Hwa Sunim pun berharap sajian kuliner wihara khas Korea Selatan bisa berkembang sebagai gaya hidup (lifestyle) berkelanjutan dan kesejahteraan spiritual yang diakui oleh dunia.

Baca Juga: Artland Karya Seniman Korea Selatan Do Ho Suh Dipamerkan di ArtScience Museum

Selain rangkaian kegiatan yang dihelat di dalam negeri, Cultural Corps of Korean Buddhism juga menyelenggarakan beberapa kegiatan di Kota Paris, Prancis dan Kota London, Inggris; sebagai bagian dari Temple Food International Cultural Diplomacy, Di Negeri Menara Eiffel, mereka menghidangkan salad ala Korea Deodeok Beomuri - dedeok yang dibumbui akar tanaman ballflower Korea Selatan.

"Makanan tersebut hasil masakan Venerable Yeogeo Sunim dan mendapat sambungan hangat dalam acara makan malam yang dilaksanakan oleh Kedutaan Besar Republik Korea Selatan dan Prancis sebagai bagian dari 140 tahun hubungan diplomatik Korea-Prancis pada 2026 mendatang," kata dia.

Sedangkan di Inggris, nilai-nilai kultural dari sajian kuliner wihara yang dibahas di 'Korean Temple Food Week' yang dilaksanakan oleh Korean Cultural Centre UK dan Le Cordon Bleu London. Biksuni Yeogeo memberi ceramah di kampus Le Cordon Bleu London.

Baca Juga: Pembuat Webtoon Korea Selatan Manta Studios Bakal Meluncurkan Sepuluh Seri Komik Terbarunya

Ahli Kuliner Wihara Jeong Kwan Sunim menampilkan karakter yang meditatif dari kuliner wihara di acara makan siang dan pop-up restaurant di restoran fine dining CORD by Cordon Le Bleu. Menurut Dekan Cordon Le Bleu, Emil Minev, sajian tersebut adalah praktik kuliner yang mengandung keselarasan dengan alam dan rasa hormat untuk mendaftarkannya ke UNESCO.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno12 Desember 2025, 19:39 WIB

TicNote Pods: Earbud Pencatat Catatan Bertenaga AI 4G Pertama di Dunia

Earbud ini tersedia dalam dua kelir dan harganya hampir mencapai Rp5 juta.
TicNote Pods. (Sumber: Mobvoi)
Hobby12 Desember 2025, 19:15 WIB

Sinopsis Film Para Perasuk, Ini Daftar Para Pemainnya

Ini adalah film terbaru garapan Wregas Bhanuteja, tapi belum diungkap tanggal rilisnya untuk 2026 mendatang.
Poster film Para Perasuk. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 18:00 WIB

Instagram Beri Kendali Atas Algoritma Konten yang Muncul di Reels

Instagram akan memungkinkan penggunanya untuk mengontrol topik mana yang direkomendasikan oleh algoritmanya.
Pengguna bisa mempersonalisasi algoritma Reels yang muncul di Instagram. (Sumber: Instagram)
Lifestyle12 Desember 2025, 17:21 WIB

ASICS Hadirkan Sepatu Padel Sonicsmash FF, Ringan dan Terasa Lebih Lincah

Sepatu padel baru tersebut untuk membuat kecepatan terasa mudah.
ASICS Sonicsmash FF adalah sepatu khusus untuk padel. (Sumber: ASICS)
Techno12 Desember 2025, 15:16 WIB

Jenius x Zurich Luncurkan 2 Proteksi Perjalanan untuk Liburan yang Aman

Jenius adalah aplikasi perbankan digital.
Dua produk proteksi hasil kolaborasi Jenius x Zurich. (Sumber: Jenius)
Startup12 Desember 2025, 15:03 WIB

TransTRACK Raih Halal Logistics Excellence Award

Penghargaan ini didapat dari Halal Development Corporation Berhard pada World Halal Excellence Awards 2024 di Johor, Malaysia.
CEO TransTrack Anggie Meisesari saat menerima Halal Logistics Excellence Award. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 14:50 WIB

Samsung Galaxy Watch Mendukung Pembayaran QRIS Tap di Aplikasi myBCA

QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch, Bertransaksi Kian Praktis.
Transaksi pakai QRIS Tap myBCA kini bisa dilakukan langsung dari pergelangan tangan. (Sumber: Samsung)
Automotive12 Desember 2025, 14:08 WIB

Kawasaki Z1100 ABS MY2026 Dipasarkan di Indonesia, Harga Hampir Rp400 Juta

Performanya semakin buas dan agresif.
Kawasaki Z1100 ABS MY2026. (Sumber: Kawasaki)
Startup11 Desember 2025, 19:20 WIB

MDI Portofolio Impact Report 2025: 8 Startup Diklaim Beri Dampak Nyata

MDI Ventures melihat laporan-laporan ini bukan sekadar dokumen tahunan, tetapi sebagai landasan untuk pengambilan keputusan.
MDI Ventures.
Techno11 Desember 2025, 18:15 WIB

Pebble Hadirkan Index 01: Cincin Pintar untuk Merekam Pikiran

Tangkap ide-ide terbaik Anda sebelum ide-ide itu hilang begitu saja.
Pebble Index 01. (Sumber: Pebble)