6 Cara Kelola Uang bagi Anak Muda

Rahmat Jiwandono
Selasa 05 Mei 2026, 17:43 WIB
Ilustrasi uang. (Sumber: freepik)

Ilustrasi uang. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Mengelola keuangan di usia muda kerap dianggap sebagai hal sederhana. Namun demikian, dalam praktiknya, banyak anak muda justru terjebak dalam pola konsumtif tanpa perencanaan yang matang.

Baca Juga: Tips Berpuasa bagi Orang yang Memiliki Penyakit Diabetes

Menanggapi hal tersebut, Guru Besar bidang Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Profesor Dr. Bambang Jatmiko menegaskan bahwa kunci utama pengelolaan keuangan bukan hanya terletak pada jumlah uang, tetapi pada pola pikir dan pengendalian diri.

Dalam wawancara di UMY Student Dormitory pada Selasa (5/5/2026), ia menjelaskan bahwa prinsip dasar pengelolaan keuangan dapat dirangkum dalam konsep Plan, Do, Check, Action (PDCA). Menurutnya, konsep tersebut tidak sekadar teori manajemen, tetapi juga mencerminkan nilai kehidupan seperti kehati-hatian, mawas diri, evaluasi, dan sikap tawaduk.

“Yang paling berat itu bukan pada perencanaannya, tetapi pada kontrolnya. Banyak orang bisa merencanakan, tetapi tidak mampu mengendalikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Penataan Sumbu Filosofi Bisa Berdampak terhadap Pariwisata Kota Jogja

Bambang menekankan bahwa langkah pertama dalam mengelola keuangan adalah memahami nilai manfaat uang. Artinya, setiap pengeluaran harus didasarkan pada tujuan hidup yang jelas. Tanpa tujuan, penggunaan uang cenderung tidak terarah dan berpotensi tidak memberikan manfaat optimal.

Lebih lanjut, ia mengaitkan pengelolaan keuangan dengan keputusan besar dalam hidup, termasuk pendidikan. Menurutnya, pemilihan bidang studi tidak boleh hanya mengikuti tren, tetapi harus mempertimbangkan keberlanjutan hidup di masa depan.

“Jika pendidikan yang kita tempuh tidak mampu menopang kehidupan, maka itu akan menjadi persoalan di kemudian hari,” ujarnya.

Selain pengelolaan keuangan, ia juga menguraikan enam faktor kunci kesuksesan bagi generasi muda. Pertama, keberanian dalam mengambil keputusan dan bertindak. Kedua, kemampuan membaca peluang dari lingkungan sekitar. Ketiga, menjadikan hobi sebagai sumber nilai yang produktif.

Baca Juga: 4 Tips Mengatur Keuangan Saat Mudik bagi Keluarga Muda

Faktor keempat adalah kreativitas, yakni kemampuan mengolah ide menjadi sesuatu yang bernilai. Kelima, inovasi yang menuntut adanya keunikan dan pembeda. Terakhir, ia menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi spiritual dalam meraih kesuksesan.

Menurutnya, keenam faktor tersebut saling berkaitan dan menjadi landasan dalam membangun kemandirian finansial sejak usia muda. Tanpa perpaduan antara perencanaan, keberanian, serta nilai spiritual, kesuksesan akan sulit dicapai secara berkelanjutan.

Melalui pandangannya, ia mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan bukan sekadar soal teknis mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga tentang bagaimana seseorang membangun pola pikir, menentukan prioritas, dan mengarahkan hidup secara bijak.

Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak hanya berfokus pada gaya hidup sesaat, tetapi mulai membangun kesadaran finansial yang kuat sebagai bekal menuju masa depan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Anak muda juga perlu memahami kesenjangan antara pendapatan dan pengeluaran. Jika tidak ada celah, kita mungkin akan mendapati diri ini hidup 'dari gaji ke gaji lainnya' atau mengandalkan kartu kredit untuk bertahan hidup.

Baca Juga: Dua Faktor Penting Pengelolaan Keuangan Bagi Generasi Sandwich

Seorang profesional keuangan bersertifikat, G Financial Group (aliansi Equitable Advisors), Gerald Grant III mengatakan, di saat-saat seperti ini, maka yang lebih penting dari sebelumnya adalah untuk memiliki kesadaran yang kuat tentang arus pemasukan dan pengeluaran kita.

"Kita harus memperhatikan untuk apa kita membelanjakan uang dan berapa banyak yang dibelanjakan,” kata Gerald.

Itulah alasan, benar-benar melihat total pendapatan dan pengeluaran kita merupakan ide bagus untuk mengetahui posisi kita secara finansial. Misalnya, penghasilan bersih kita adalah berapa banyak yang dapat sibawa pulang setelah pajak.

"Meskipun kita mungkin berpikir akan memperoleh jumlah tertentu, melihat penghasilan kita setelah pajak memberikan gagasan yang lebih baik; tentang uang apa yang sebenarnya harus kita gunakan," ujarnya. 

Baca Juga: Masyarakat Indonesia Khawatir Kesejahteraan Finansial Sulit Diraih Akibat Mahalnya Biaya Perawatan Kesehatan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel14 Mei 2026, 20:51 WIB

Program Bule Mengajar Perlu Standar Operasional Prosedur yang Jelas

Program ini sekarang lagi digodok oleh Pemkot Yogyakarta.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (ketiga dari kiri) jadi pembicara di FGD Program Bule Mengajar. (Sumber: dok. pemkot jogja)
Travel14 Mei 2026, 19:41 WIB

Klook x Garuda Indonesia x InJourney Hadirkan Pengalaman Pariwisata Terintegrasi

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya kaya atraksi.
Klook x Garuda Indonesia x InJourney. (Sumber: istimewa)
Travel14 Mei 2026, 18:05 WIB

7 Destinasi Relaksasi Mewah di Western Australia

Western Australia menawarkan berbagai pengalaman relaksasi mewah bagi wisatawan yang ingin sejenak melambat dan memulihkan energi melalui perpaduan antara keindahan alam dan kenyamanan elegan.
Destinasi pantai di Australia Barat. (Sumber: ist)
Travel14 Mei 2026, 17:44 WIB

Kamar Solek x Juara Suguhi Kemewahan Ritual Nusantara

Sinergi Strategis bagi Masa Depan Wellness Nusantara.
Mandi air es di Kamar Solek House of Tugu Jakarta. (Sumber: istimewa)
Techno14 Mei 2026, 15:58 WIB

Apple Menghadirkan Obrolan RCS Terenkripsi ke iPhone Lewat Pembaruan iOS 26.5

Akhirnya pesan teks antara pengguna Android dan iPhone dapat dienkripsi ujung-ke-ujung.
Ilustrasi sistem RCS pada perpesanan di iPhone. (Sumber: Apple)
Techno14 Mei 2026, 15:44 WIB

Harga dan Spek Sony A7R VI, Pakai Prosesor Bionz XR2 Terbaru

Sony Electronics Mempercepat Fotografi Resolusi Tinggi dengan Alpha 7R VI.
Sony A7R VI. (Sumber: Sony)
Techno14 Mei 2026, 15:20 WIB

ASUS Republic of Gamers Rilis Strix OLED XG34WCDMS dan Strix XG129C

Monitor ultrawide QD-OLED Tandem RGB 34 inci dan layar sentuh sekunder 12,3 inci yang serbaguna.
ASUS ROG Strix OLED XG34WCDMS (atas) and Strix XG129C.
Techno14 Mei 2026, 15:08 WIB

ASEAN Foundation x Google Meluncurkan Scam Ready ASEAN

komitmen multi-tahun ini memperkuat pergeseran kawasan menuju pencegahan proaktif, membantu warga negara menavigasi ruang digital dengan aman dan percaya diri.
Peluncuran Scam Ready ASEAN. (Sumber: ist)
Lifestyle14 Mei 2026, 14:50 WIB

Swatch x Audemars Piguet Hadirkan 8 Jam Saku dalam Royal Pop Collection

Ditenagai movement hand-wound Sistem51, dial bergaya “Tapisserie,” dan lanyard kulit sulit yang serbaguna.
Seluruh koleksi jam saku Audemars Piguet x Swatch Royal Pop dalam sebuah kotak. (Sumber: Swatch)
Lifestyle14 Mei 2026, 13:50 WIB

Mengenal Hantavirus, Pakar Sebut Bisa Menyebabkan Sindrom Paru-paru

Virus ini berasal dari pegunungan Andes, Amerika Selatan.
Ilustrasi hantavirus.