Tips Berpuasa bagi Orang yang Memiliki Penyakit Diabetes

Rahmat Jiwandono
Rabu 25 Februari 2026, 14:42 WIB
Ilustrasi diabetes (Sumber: istockphoto)

Ilustrasi diabetes (Sumber: istockphoto)

Techverse.asia - Menjalankan puasa tentu terjadi perubahan pada pola dan jadwal makan. Bagi sebagian orang, hal ini mampu menjadi momentum mereka untuk memperbaiki pola hidup sehat. Namun, untuk para pasien atau penderita penyakit diabetes mengharuskan mereka memiliki jadwal makan yang tepat sekaligus teratur.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, apakah para pasien diabetes tetap diperbolehkan mengikuti ibadah puasa, sedangkan selama bulan Ramadhan memiliki jadwal konsumsi yang terbatas.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sub Endokrin Metabolik RSA UGM Ali Baswedan menjelaskan bahwa penderita diabetes tetap diperbolehkan untuk berpuasa, asal dengan dua syarat. Pertama, jika ingin berpuasa, penderita diabetes wajib berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

“Artinya harus ada izin dari dokter karena itu penting. Dokter yang dapat menentukan dapat berpuasa atau tidak,” katanya, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Tips Belanja Online yang Aman Saat Ramadan 2026

Lalu syarat yang kedua adalah tidak boleh melewatkan sahur dan saat berbuka tidak boleh mengonsumsi makan dan minum berlebihan. Namun begitu, Ali menegaskan tidak semua pasien diabetes diperbolehkan untuk puasa.

Mereka yang diizinkan untuk menjalani ibadah tersebut harus tidak memiliki komplikasi penyakit yang berat, seperti tidak ada luka dan mengalami infeksi paru yang sedang aktif. Kemudian tidak sedang berada pada posisi gula darah yang melonjak atau tidak dalam fase sakit yang akut.

Jika pasien sedang mengalami batuk, pilek, demam, atau terdapat luka di kakinya tidak perlu memaksakan diri untuk berpuasa. Namun, ia menegaskan bahwa diperbolehkan atau tidak kembali lagi dari izin dokter. “Nanti yang menentukan boleh puasa atau tidak itu dari dokter, karena dokter itu punya riwayatnya,” terangnya.

Pola dan jadwal makan yang teratur saat menjalankan ibadah puasa ini tentu berpengaruh pada kondisi penderita diabetes. Pasalnya, tubuh akan mengalami fluktuasi gula darah yang naik turun. Untuk mengatasi hal ini, Ali mengingatkan agar pasien tidak boleh melewatkan sahur, supaya dapat mencegah gula darah tersebut menurun pada siang hari.

Baca Juga: Peneliti Mahasiswa: Jintan Hitam Bisa Atasi Diabetes

“Dan tentu pada saat berbuka puasa jangan berlebihan,” katanya.

Menurutnya, cara yang tepat untuk mengatur waktu makan saat berbuka bagi penderita diabetes. Perlu dibagi tiga kloter untuk konsumsi setelah berbuka, yaitu setelah azan, sebelum tarawih, dan sesudah. Jika berbuka puasa secara berlebihan, akan terjadi lonjakan secara berlebihan.

Dia mengatakan, soal dosis konsumsi obat dokter bagi penderita diabetes. Terdapat panduan yang menyebutkan pengurangan sepertiga dari dosis biasanya, tetapi ia lebih meyakini untuk mengurangi setengah dosis terlebih dahulu. Sebab memulai dosis kecil itu jauh lebih baik daripada tiba-tiba dikurangi sepertiganya.

“Jika mengurangi sepertiga dari dosis, kemungkinan terjadinya drop itu kan lebih besar. Tapi kalau setengah dulu tidak apa-apa. Jika sudah menerapkan pola seperti ini selama 45 hari, nanti dilakukan evaluasi. Jika hasil evaluasi perlu menambahkan dosis, dosis baru akan ditambah,” ujarnya.

Menu yang ideal bagi penderita diabetes selama menjalankan puasa. Saat sahur para penyintas perlu mengonsumsi makanan berkarbohidrat kompleks, seperti beras merah, roti gandum, atau oatmeal. Selain itu, perlu diperhatikan konsumsi protein dan mewajibkan sayur-sayuran untuk menu sahur.

Baca Juga: Apakah Anak dengan Diabetes Melitus Masih Boleh Ngemil?

Lalu minum air putih secukupnya. Untuk menu berbuka sendiri, penderita diabetes dapat dimulai dengan konsumsi yang manis-manis terlebih dahulu, tentunya dengan porsi secukupnya. “Pokoknya secukupnya. Tapi yang manis-manis memang dianjurkan pada saat buka itu yang manis dianjurkan tapi sedikit saja porsinya. Kemudian sebelum tarawih sudah diperbolehkan untuk makan nasi dan selepas tarawih, perut dapat diisi dengan snack,” ujarnya.

Tanda-tanda penderita diabetes memiliki gula darah tinggi biasanya dicirikan dengan haus yang berlebihan, kerap bolak-balik ke toilet untuk pipis, lemas, badan sedikit panas, dan mengalami pusing kepala.

Sementara Ali mengungkapkan untuk tanda-tanda individu mengalami gula darah rendah adalah lemas yang berlebihan sekaligus berkeringat. Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, Ali mengimbau perlu adanya pengecekan gula darah selama tiga sampai empat hari dengan jadwal sebelum sahur, siang hari pada jam 12, dan dua sampai tiga jam sebelum buka.

Jika penderita mengalami gula rendah yang saat berpuasa mengalami kondisi berdebar-debar wajib membatalkan puasa. Wajib dibatalkan karena resiko terjadinya hipoglikemia (gula darah rendah) itu jauh lebih berbahaya. Untuk jumlah gula darah yang ideal di bawah 200 atau 180, atau rentang antara 110-180.

Baca Juga: Berbuka Puasa dengan Gorengan dan Manis-Manis? Ini Aturannya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)