TransTRACK Umumkan Smart Fleet System Berbasis IoT Guna Menjawab Tantangan ESG

Rahmat Jiwandono
Selasa 05 Mei 2026, 14:17 WIB
TransTRACK.

TransTRACK.

Techverse.asia - TransTRACK resmi meluncurkan Smart Fleet Management System dan menggelar Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains pada 30 April 2026 di Jakarta. Inisiatif ini merupakan bagian dari TransTRACK Academy, platform pelatihan untuk pengembangan kompetensi profesional di bidang transportasi dan manajemen armada.

Program ini ditujukan untuk membantu industri mengatasi inefisiensi operasional dan tingginya emisi karbon melalui teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dan pelatihan praktis.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap implementasi sustainability supply chain, seiring tekanan regulasi emisi karbon, tuntutan efisiensi biaya, serta komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Meski demikian, banyak perusahaan masih berada dalam tahap awal dalam mengintegrasikan data operasional secara menyeluruh, sehingga proses pengambilan keputusan terkait efisiensi dan pengurangan emisi belum sepenuhnya optimal.

Baca Juga: Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Sejumlah studi kasus di Indonesia menunjukkan bahwa inefisiensi operasional armada masih menjadi salah satu penyumbang utama tingginya biaya logistik dan jejak karbon. Hal ini terlihat dari rute distribusi yang tidak optimal serta tingginya waktu kendaraan dalam kondisi idle, yang berdampak langsung pada pemborosan bahan bakar dan peningkatan emisi.

Menjawab tantangan tersebut, TransTRACK menghadirkan Smart Fleet Management System yang memungkinkan perusahaan memantau kinerja armada secara real-time, mengidentifikasi potensi inefisiensi, serta menghitung emisi karbon secara otomatis berbasis aktivitas kendaraan.

Founder & CEO TransTRACK Anggia Meisesari mengatakan, saat ini tantangan terbesar dalam implementasi sustainability supply chain bukan lagi pada awareness, tetapi pada eksekusi berbasis data. Banyak perusahaan sudah memiliki komitmen ESG, tapi belum memiliki visibilitas data yang cukup untuk mengidentifikasi sumber inefisiensi dan emisi secara real-time.

Namun, tanpa visibilitas data yang akurat, banyak perusahaan gagal menerjemahkan komitmen ESG menjadi aksi nyata di lapangan. “Melalui Smart Fleet Management System, kami ingin menghadirkan data yang actionable, sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan yang tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga pada penurunan emisi karbon secara konkret,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga: APM Singapore 2026: TransTRACK Tampilkan Solusi Monitoring Maritim Terpadu

Ke depan, menurutnya, integrasi antara teknologi dan sustainability bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan utama dalam menjaga daya saing industri.

Solusi ini telah diimplementasikan di berbagai sektor, termasuk logistik dan pertambangan, dengan hasil signifikan berupa peningkatan produktivitas armada hingga 40% dan penurunan biaya operasional hingga 30%, sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Selain teknologi, TransTRACK juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendorong implementasi sustainability secara efektif. Melalui TransTRACK Academy, perusahaan berupaya memperkuat kapabilitas profesional di bidang logistik dan supply chain.

Salah satu inisiatif yang dihadirkan adalah Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains yang dirancang sebagai program akselerasi bagi para profesional industri untuk langsung mengimplementasikan strategi sustainability berbasis data dalam operasional sehari-hari.

Direktur TransTRACK Academy Budi Santosa Chulasoh mengatakan, transformasi menuju sustainability supply chain tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan sumber daya manusia yang mampu menerjemahkan strategi menjadi implementasi di lapangan.

Baca Juga: BSA Logistics Indonesia: Emiten Waresix yang Sukses Melantai di Bursa Saham

“Tantangan yang kami lihat saat ini adalah masih adanya gap antara pemahaman konsep keberlanjutan dengan praktik operasional sehari-hari,” ujarnya.

Melalui TransTRACK Academy dan Mini Bootcamp ini, pihaknya ingin menghadirkan pendekatan yang lebih aplikatif dan berbasis studi kasus, sehingga para profesional tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Harapannya, program ini dapat mempercepat adopsi praktek supply chain yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan di Indonesia. Ke depan, kebutuhan akan rantai pasok berkelanjutan diperkirakan akan terus meningkat seiring perkembangan regulasi dan meningkatnya kesadaran industri terhadap dampak lingkungan.

Kami menilai integrasi teknologi digital dan peningkatan kompetensi SDM akan menjadi faktor kunci dalam mendorong transformasi tersebut,” imbuhnya. 

Baca Juga: Jawab Tantangan Industri Armada, TransTRACK Academy Hadirkan Pelatihan Fleet Engineering

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)