Aplikasi Keuangan Semakin Kuat di Asia Pasifik, Meningkat 35 Persen pada 2025

Rahmat Jiwandono
Jumat 31 Oktober 2025, 19:07 WIB
Ilustrasi aplikasi keuangan. (Sumber: freepik)

Ilustrasi aplikasi keuangan. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Perusahaan pengukuran dan analitik, Adjust, telah merilis The Finance App Insights Report: 2025 Edition, yang menemukan bahwa aplikasi keuangan global memasuki fase kematangan baru di tahun ini - berevolusi dari ekspansi cepat menuju pengembangan berkelanjutan yang berorientasi pada nilai.

Pada kuartal ketiga 2025, instalasi aplikasi keuangan secara global meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY), melanjutkan pertumbuhan 27% di tahun 2024. Demikian pula, jumlah sesi meningkat 16% YoY pada kuartal yang sama, setelah sebelumnya tumbuh 24% YoY di tahun 2024.

Meskipun kawasan Asia Pasifik mengalami sedikit penurunan dalam jumlah instalasi, kawasan ini mencatat kenaikan sesi sebesar 35% pada paruh pertama 2025, menegaskan adanya keterlibatan pengguna yang lebih dalam dan basis pengguna yang lebih aktif. Amerika Utara menunjukkan tren serupa, dengan peningkatan sesi 15% meski instalasi menurun.

“Layanan keuangan dibangun di atas kepercayaan, dan prinsip yang sama berlaku untuk pertumbuhan aplikasi keuangan,” ujar Director of Marketing Adjust Tiahn Wetzler, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga: Spek Komplet Oppo Find X9 Series, Definisikan Ulang Pengalaman Telefoto dengan Hasselblad 200MP

Dia mengatakan, pertumbuhan yang berkelanjutan bergantung pada ketepatan, inovasi, dan pemahaman tentang dari mana nilai yang sebenarnya berasal.

Aplikasi perbankan memimpin dalam loyalitas pengguna

Meskipun tingkat retensi hari pertama untuk aplikasi keuangan secara keseluruhan menurun secara global dari 13,8% pada 2023 menjadi 12,5% pada paruh pertama 2025, aplikasi perbankan mencatat tingkat tertinggi sebesar 20,6%, melampaui semua subvertikal lainnya.

Secara regional, Jepang (18,6%), Prancis (17,4%), serta Inggris dan Irlandia (17,2%) menunjukkan tingkat retensi aplikasi keuangan terkuat di paruh pertama 2025. Rincian tambahan mengenai pola instalasi, sesi, dan biaya per instalasi (CPI) meliputi:

Aplikasi pembayaran terus mendominasi keterlibatan aplikasi keuangan dari 2024 hingga paruh pertama 2025 - mencakup 58% dari seluruh sesi - dengan instalasi meningkat 4% YoY dan sesi 26% YoY di H1 2025.

Baca Juga: Aplikasi Belanja Dominasi Pasar Asia Pasifik, AI Bakal Jadi Faktor Pertumbuhannya?

Instalasi aplikasi kripto melonjak 90% YoY di H1 2025, menandakan kepercayaan yang pulih setelah koreksi pasar tahun 2022, sementara jumlah sesi tumbuh 2%. Aplikasi perdagangan saham mencatat peningkatan kecil namun stabil pada H1 2025, dengan instalasi dan sesi naik 1% dan 8% YoY, masing-masing.

Namun begitu, keterlibatan pengguna meningkat signifikan pada Q3, dengan sesi naik 34%. Selain itu, rata-rata durasi sesi aplikasi keuangan tetap stabil di 6,59 menit, naik dari 6,29 menit pada 2023. Aplikasi kripto (11,9 menit) dan perdagangan saham (12,1 menit) mencatat durasi sesi terpanjang, dengan India (14,4 menit) memimpin keterlibatan global.

Akuisisi pengguna menjadi lebih efisien di H1 2025, karena CPI aplikasi keuangan turun dari US$1,51 menjadi US$1,13. Asia Pasifik mencatat rata-rata US$0,51, didorong oleh biaya lebih rendah di India (US$0,18) dan Filipina (US$0,25). Asia Pasifik juga mencatat rasio berbayar terhadap organik tertinggi (1,35), dengan India (2,79), Indonesia (2,85), dan Filipina (3,10).

Baca Juga: Laporan Adjust: Aplikasi Belanja Ubah Cara Konsumen dalam Interaksi dengan Brand

Pertumbuhan berkelanjutan didukung oleh pengukuran yang lebih cerdas

"Dengan data yang menunjukkan bahwa aplikasi keuangan beralih dari ekspansi cepat menuju pertumbuhan berkelanjutan yang berorientasi pada nilai, pemasar kini menghadapi tantangan baru: menjangkau pengguna paling bernilai pada momen yang tepat," ujar April Tayson, Regional Vice President untuk INSEAU di Adjust.

Menurutnya, atribusi yang akurat, pengukuran yang transparan, dan wawasan real-time adalah kunci untuk mendorong hasil bisnis yang terukur. Solusi atribusi dan pengukuran canggih dari Adjust memungkinkan pemasar dan pengembang untuk memahami performa, mencegah penipuan, dan menghubungkan perjalanan pengguna secara mulus.

Tools seperti TrueLink untuk deep linking dan wawasan real-time bertenaga AI dari Adjust Growth Copilot membantu pemasar yang berorientasi pada kinerja untuk mengubah data menjadi tindakan dengan lebih cepat dari sebelumnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)