Facebook Akan Mengizinkan Kreator Menguji Berbagai Versi Reels Berbeda

Rahmat Jiwandono
Jumat 03 November 2023, 13:00 WIB
Kreator dapat menguji hingga empat versi Reels berbeda di Facebook. (Sumber : Meta)

Kreator dapat menguji hingga empat versi Reels berbeda di Facebook. (Sumber : Meta)

Techverse.asia - Pembuat konten di Facebook segera mendapatkan beberapa alat baru di platform, termasuk kemampuan untuk menguji kinerja Reels yang berbeda terhadap satu sama lain. Ya, Meta baru saja merilis fitur pengujian A/B eksperimental baru untuk Reels di Facebook, yang memungkinkan pembuat konten untuk bereksperimen dengan berbagai teks dan gambar mini untuk membuat klip yang sempurna.

Alat tersebut merupakan bagian dari Dasbor Profesional (professional dashboard) yang sudah ada sebelumnya, yang sudah menyediakan banyak metrik berguna, seperti wawasan jumlah penayangan dan banyak lagi.

Begini cara kerja A/B eksperimental itu. Saat membuat Reels Facebook di perangkat seluler, kreator dapat memasukkan hingga empat kombinasi teks dan gambar mini (thumbnail) yang berbeda. Ini memulai fase pengujian untuk konten. Berdasarkan gambar fitur tersebut, versi berbeda akan ditampilkan kepada kelompok penonton pembuat konten yang berbeda selama 30 menit.

Baca Juga: Meta Akan Menawarkan Langganan Bebas Iklan di Uni Eropa Mulai November 2023

Mana pun yang mendapat penayangan terbanyak akan otomatis ditampilkan di halaman pengguna sebagai 'varian pemenang' dan muncul di profil si pembuat konten kecuali mereka mengubahnya. Tampaknya cukup sederhana, tetapi fitur tersebut baru tersedia di perangkat seluler untuk saat ini.

Perusahaan juga berupaya menggabungkan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) generatif untuk membantu menciptakan opsi teks dan gambar mini yang unik, meskipun fitur tersebut masih dalam pengembangan.

Tujuan utamanya di sini adalah untuk memastikan konten buatan pengguna mendapat perhatian sebanyak mungkin. Hal ini meningkatkan lalu lintas (traffic) Facebook dan berpotensi memberikan sejumlah uang kepada pembuat konten dalam prosesnya, berkat program bonus Meta.

Untuk itu, terdapat sistem baru yang memberikan penghargaan lencana pencapaian bagi mereka yang berhasil melampaui metrik tertentu. Lencana digital tidak sebaik uang, tapi itu sesuatu. Meta mengatakan bahwa lencana ini dapat membantu pembuat konten mencapai peningkatan visibilitas konten mereka, melalui label Rising Creator yang diberikan penghargaan.

Baca Juga: 2 Tahun Setelah Dirilis, Layanan Apple Music Voice Plan Dihentikan

Selain itu, Meta juga mengumumkan beberapa fitur yang dapat membuat pengelolaan konten sedikit lebih mudah dari postingan video dan streaming langsung yang sudah ada. Dasbor Profesional memiliki alat manajemen konten baru untuk membantu pengguna melacak semua hal ini.

Mereka kini dapat melihat performa semua postingannya dan mengambil tindakan seperti menyembunyikan postingan dari profilnya atau memindahkannya ke sampah. Pembuat konten juga akan mendapatkan lebih banyak data tentang kinerja konten mereka di Facebook: platform ini akan memberikan pengguna tampilan selama 90 hari, naik dari 28 hari sebelumnya.

Poin data baru lainnya mencakup performa sebuah Reels dibandingkan dengan video milik kreator lainnya, metrik retensi penonton yang menunjukkan kapan jumlah penonton menurun, dan jumlah penayangan yang mencakup pemutaran ulang sebuah Reels. Sebelumnya, para konten kreator hanya dapat mengakses kinerja konten berdasarkan postingan demi postingan, namun kini dasbor memberi mereka pandangan yang lebih holistik.

Menariknya, fitur ini tidak ada di Facebook dan bukan di Instagram, karena Reels lebih terintegrasi dengan Instagram dibandingkan Instagram. Kami akan memberi tahu Anda jika dan ketika perusahaan meluncurkan alat ini untuk pengguna Instagram.

Baca Juga: Meta Meluncurkan Fitur AI Generatif untuk Pengiklan

Di sisi lain, Meta memperkenalkan API baru yang memudahkan pembuatan dan berbagi Facebook Stories langsung dari desktop atau aplikasi web pihak ketiga. Raksasa media sosial ini pertama kali memperkenalkan Stories ke aplikasi utama Facebook pada 2017 lalu, meniru fitur yang telah ditambahkannya ke Instagram tahun sebelumnya serta ke Messenger dan Whatsapp.

Fitur-fitur ini kurang lebih “dipinjam” dari Snapchat, berfungsi sebagai cara yang lebih singkat untuk berbagi konten berbasis video dan gambar yang tidak akan selamanya tersimpan di profil pengguna. Kedepannya, aplikasi yang terintegrasi dengan API baru akan memungkinkan penggunanya untuk berbagi langsung ke Facebook Stories dengan sedikit hambatan.

Misalnya, perusahaan seperti Adobe, Canva, dan Picsart menawarkan alat khusus untuk membuat Facebook Stories, yang dilengkapi dengan editor gambar, templat, dan informasi menarik lainnya yang dapat disesuaikan, namun pada akhirnya, pengguna harus mengunduh cerita mereka dan mengunggahnya kembali ke Facebook.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.
Automotive16 Juni 2026, 17:14 WIB

All New Lexus ES Segera Meluncur di Indonesia pada Juli 2026

Selain tersedia dalam tipe BEV, mobil ini juga akan tersedia dalam model HEV.
Lexus ES. (Sumber: Lexus)
Hobby16 Juni 2026, 16:18 WIB

Cerita Alumni UMY Chairul Mukmin Jadi Pemenang Pertama SUCI 12

Menapaki jalan yang panjang dan enggak mudah di dunia komedi.
Chairul Mukmin juara pertama SUCI 12. (Sumber: UMY)
Lifestyle16 Juni 2026, 16:03 WIB

ASICS x Isa Boulder Hadirkan Siluet Hypersync dengan Sentuhan Khas Bali

Sepatu ini bisa kamu beli secara online atau datang ke Potato Head Bali.
ASICS x Isa Boulder. (Sumber: ist)
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.