Techverse.asia - Memasuki puncak arus mudik lebaran tahun ini, PT Kereta Api Indonesia Logistik (KAI Logistik) mencatatkan adanya peningkatan volume hewan peliharaan lewat layanan ritel Kalog Express.
Peningkatan tersebut seiring dengan bertambahnya mobilitas masyarakat yang ikut membawa atau mengirimkan hewan kesayangan mereka ke kampung halaman selama momentum Ramadan sampai menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Manager Marketing and Sales Courier KAI Logistik Ayi Suryandi mengungkapkan bahwa memasuki hingga minggu ketiga Ramadan, jajarannya telah berhasil mengirimkan sebanyak 10.874 hewan peliharaan.
Baca Juga: Klook Spring Readiness Index: Jepang Masih Jadi Destinasi Utama Wisata
Angka ini setara dengan rata-rata 518 hewan per harinya atau melonjak sekitar enam persen dibandingkan dengan rerata harian normal yang ada di kisaran 487 hewan per hari.
"Tren akan minat pengiriman hewan peliharaan lewat layanan Kalog Express juga tampak saat memasuki minggu kedua dan ketiga bulan Ramadan," ujarnya kami kutip, Rabu (18/3/2026).
Semakin mendekati Hari Raya Idulfitri, kata dia, KAI Logistik pun mencatat rerata pengiriman pada minggu ketiga Ramadan mencapai sekitar 523 hewan peliharaan per hari atau meningkat sekitar tujuh persen dibandingkan rerata harian saat hari-hari biasa, dan tumbuh sekitar lima persen dibandingkan pada momen awal bulan puasa.
"Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai menyiapkan perjalanan mudik sekaligus memastikan bahwa hewan peliharaan mereka juga bisa tetap bersama keluarga di kampung halaman atau malah tiba lebih awal di kota tujuan," terangnya.
Baca Juga: LLV InnoLab: Akses bagi Perusahaan Global Uji dan Komersialisasikan Teknologi
Dari segi rute pengiriman, beberapa kota tujuan menjadi favorit pengiriman hewan peliharaan, antara lain Jakarta Bandung, Purwokerto, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu, pengiriman banyak berasal dari daerah di Provinsi Jawa Timur yaitu Blitar, Jombang, dan Tulungagung yang jadi titik keberangkatan utama pengiriman hewan peliharaan via KAI Logistik.
Apabila dibandingkan dengan periode angkutan Lebaran tahun lalu, tren pengiriman hewan peliharaan itu menunjukkan peningkatan yang lumayan signifikan. Saat lebaran 2025 (21 Maret sampai 11 April), KAI Logistik mencatat sebanyak 5.492 hewan peliharaan dengan rata-rata sekitar 250 ekor hewan per hari.
"Sedangkan pada bulan ramadan saat ini, rerata pengiriman telah tembus lebih dari 500 ekor hewan per hari, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan rerata pengiriman pada periode lebaran sebelumnya," katanya.
Baca Juga: Cari Kebutuhan untuk Hewan Peliharaan di Rumah? IKEA Utsadd Bisa Jadi Solusinya
Tren peningkatan hewan peliharaan jelang Idulfitri 2026 membuktikan bahwa kian tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kalog Express. Ayi memastikan setiap pengiriman hewan peliharaan dilakukan dengan standar penanganan khusus guna menjaga keamanan dan kenyamanan hewan selama di perjalanan.
"Kami memberlakukan prinsip animal welfare melalui pemeriksaan kondisi awal, verifikasi kandang yang sesuai dengan standar, penempatan di area bersirkulasi udara baik, hingga pelabelan khusus 'Live Animal' supaya proses penanganannya juga dilakukan secara hati-hati oleh petugas," tambahnya.
Di sisi lain, para pemilik hewan peliharaan pun diimbau untuk mempersiapkannya sebelum melakukan perjalanan, seperti memberinya makan sekitar dua hingga empat jam sebelum keberangkatan dan menyediakan wadah makan atau minum anti-tumpah di dalam kandanga.
Selama perjalanan, petugas berupaya memastikan posisi kandang enggak tertumpuk barang dan sirkulasi udara tetap terjaga. Adapun hewan-hewan yang bisa dikirimkan melalui KAI Logistik, termasuk hewan domestik seperti kucing, anjing, kelinci, hamster, burung, dan ikan hias.
Baca Juga: Jangan Biarkan Kucing Kesayanganmu Kelebihan Berat Badan, Lakukan 6 Langkah Berikut
Untuk estimasi waktu pengirimannya sendiri diperkirakan selama satu hari mengikuti jadwal perjalanan kereta api dan biayanya mulai dari Rp100 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung ukuran hewan dan kandangnya. Secara kapasitas, total ada 400 ton kapasitas angkutan pulang pergi guna mendukung kebutuhan logistik selama periode angkutan Lebaran.


















