Aplikasi Calmy: Bantu Penyandang Anxiety Disorder Kurangi Rasa Cemas dan Takut

Rahmat Jiwandono
Rabu 02 Agustus 2023, 12:32 WIB
Aplikasi Calmy. (Sumber : Istimewa)

Aplikasi Calmy. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Anxiety disorder adalah gangguan mental yang menyebabkan rasa cemas dan takut berlebih. Gangguan kesehatan mental anxiety disorder menghambat proses belajar, sehingga membuat prestasi akademik menurun. Namun, penyakit ini belum banyak dipahami oleh masyarakat.

Oleh karenanya, mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan platform yang mampu mengedukasi mahasiswa mengenai gangguan kesehatan mental anxiety disorder.

Platform Calmy dikembangkan dengan fitur unggulan berupa Voice Chatbot yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence sebagai teman cerita pengguna dan sebagai talk therapy. Mereka adalah Ima Nur Chasanah, Junnatunnisa, dan Dicky Khurniawan.

Menurut Ima, aplikasi ini diharapkan tidak hanya menjadi platform yang mampu memberikan edukasi, tetapi juga membantu mencegah sekaligus mengatasi gejala yang dialami penderita anxiety disorder. “Dari hasil penelitian yang dilakukan banyak mahasiswa Indonesia masih kurang edukasi dan kesadaran akan anxiety disorder,” kata Ima pada Rabu (2/8/2023).

Baca Juga: Fitbit Desain Ulang Aplikasinya, Tambahkan 3 Tab Baru yang Minimalis

Junnatunnisa mengatakann, voice chatbot dikembangkan dengan menggunakan Natural Language Processing (NLP) sebagai salah satu disiplin ilmu dalam artificial intelligence yang memungkinkan adanya interaksi antara mesin ke mesin ataupun interaksi antara manusia ke mesin dengan menggunakan bahasa natural atau bahasa alami manusia.

“NLP bekerja dengan memahami bahasa manusia untuk diproses dan menghasilkan respon sesuai dengan konteks,” ujarnya.

Leboh lanjut ia menjelaskan, Voice Chatbot dilatih untuk berinteraksi dengan pengguna selayaknya manusia untuk menjadi teman bercerita sekaligus talk therapy sebagai upaya pencegahan sekaligus penanganan gejala anxiety disorder karena merupakan salah satu penanganan non obat terbaik untuk orang yang memiliki anxiety disorder.

Selain itu, Calmy dilengkapi dengan fitur pendukung seperti Lessons, Exercises, Challenges, Self-care, Consultation, Daily journal, Weekly Statistics, dan Anxiety Disorder Test. Calmy juga menyediakan fitur SOS yang dapat membantu pengguna dalam keadaan darurat.

Dicky Khurniawan menjelaskan fitur utama yang ada pada Calmy adalah voice chatbot. Pada fitur ini, pengguna akan diberikan pengalaman berbeda dengan cara chatting bersama bot yang bisa menjadi teman bercerita pengguna. User dapat mengirimkan pesan berupa teks maupun dengan suara.

Lessons merupakan fitur yang berisi beragam materi atau informasi lengkap seputar gangguan kesehatan mental anxiety disorder. Pada bagian ini, pengguna akan disuguhkan dengan materi yang dilengkapi ilustrasi mulai dari pengertian, penyebab, gejala, cara mengatasi, dan sebagainya.

“Pengguna dapat mengatur ukuran teks menyesuaikan kenyamanan ukuran baca pengguna,” katanya.

Baca Juga: Peduli Kesehatan Mental Sivitas Kampus, UGM Rilis Platform ChatBot Lintang

Sedangkan fitur exercises merupakan fitur yang menyediakan beragam rekomendasi pilihan kegiatan positif yang dapat membantu pengguna untuk menjaga kesehatan mental. Kegiatan yang disediakan juga dapat membantu pengguna untuk membangun kebiasaan baik yang tidak hanya dapat mencegah, tetapi juga meringankan gejala yang dialami oleh penderita anxiety disorder.

Juga ada fitur Anxiety Disorder Test yang disediakan untuk mengukur tingkat kecemasan yang dialami pengguna. Fitur ini menyediakan beberapa pertanyaan yang bisa dijawab oleh pengguna sesuai kondisinya masing-masing. Dari jawaban tersebut, akan muncul hasil tes yang merupakan tingkat kecemasan pengguna dan rekomendasi yang harus dilakukan.

Karya ini berhasil mendapatkan juara 2 dalam Lomba Inovasi Digital Mahasiswa Divisi Inovasi Teknologi Digital Pendidikan tahun 2023. Dosen pendamping tim Akhsin Nurlayli, ia berharap agar karya ini dapat terus disempurnakan dan disebarluaskan sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, membantu orang-orang yang mengalami anxiety disorder, serta bermanfaat bagi banyak orang. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby17 Desember 2025, 18:36 WIB

Review Avatar Fire and Ash: Konflik Keluarga yang Berlapis dan Kritik Ekologis

Dibanding pendahulunya, film baru ini lebih banyak menyuguhkan aksi dan tentunya visual yang akan membuat mata penonton terbelalak.
Varang adalah pemimpin dari Suku Ash (Mangkwan). (Sumber: 20th Century Studios)
Techno17 Desember 2025, 15:59 WIB

Garmin InReach Mini 3 Plus: Komunikator Satelit dengan Fitur Berbagi Suara, Teks, dan Foto

Perangkat komunikasi yang membantu penjelajah tetap terhubung dengan orang-orang saat berpetualang di luar jangkauan sinyal telepon seluler.
Garmin InReach Mini 3 Plus. (Sumber: Garmin)
Lifestyle17 Desember 2025, 11:25 WIB

Satu Dekade Berkiprah di Industri Kreatif, Tahilalats Selenggarakan Ben's Backyard

Ini lokasi acaranya dan tanggal berlangsungnya, yuk kunjungi.
Tahilalats menggelar event Ben's Backyard di mall Bintaro Jaya Xchange, Tangerang, Banten. (Sumber: dok. tahilalats)
Techno17 Desember 2025, 10:29 WIB

Ayaneo Pocket Play: Perpaduan Smartphone Sekaligus Perangkat Gaming Genggam

Pocket Play dapat digeser keluar untuk menampilkan tombol ABXY, dua touchpad, dan D-pad.
Ayaneo Pocket Play. (Sumber: Ayaneo)
Startup17 Desember 2025, 10:11 WIB

BII Investasi Langsung ke Xurya, Siap Danai Startup Climatech di Asia Tenggara

Britisih International Investment berkomitmen untuk menginvestasikan £308 juta untuk pendanaan iklim di Asia Tenggara.
Ilustrasi panel surya dari Xurya.
Techno17 Desember 2025, 08:47 WIB

Spotify Menambahkan Fitur Prompted Playlist, Baru Tersedia di Selandia Baru

Fitur anyar ini memungkinkan membuat daftar putar lagu menurut instruksi tersebut dan riwayat mendengarkan pengguna.
Prompted Playlist memungkinkan mengontrol AI Spotify dengan memberi tahu apa yang ingin didengarkan. (Sumber: Spotify)
Lifestyle15 Desember 2025, 17:39 WIB

52% Konsumen Indonesia Secara Dominan Berbelanja Melalui Social Commerce

DoubleVerify Mengungkap Perilaku Konsumen dalam Sosial Media pada Laporan 2025 Global Insights 'Walled Gardens'
Ilustrasi social commerce. (Sumber: istimewa)
Techno15 Desember 2025, 17:29 WIB

Meta Desain Ulang Facebook, Apa Saja yang Berubah?

Meta mencoba membuat Facebook menjadi lebih baik dengan menyederhanakan beberapa hal.
Ilustrasi Facebook Marketplace. (Sumber: Meta)
Techno15 Desember 2025, 17:07 WIB

Spek Lengkap Huawei Mate X7, Ada Model Collector Edition

Perangkat ini bukan hanya indah dipandang, tetapi juga merupakan bukti ketahanan yang luar biasa.
Huawei Mate X7. (Sumber: Huawei)
Techno15 Desember 2025, 15:32 WIB

Apple Fitness Plus Berekspansi ke 28 Pasar Baru

Untuk bisa menggunakan layanan ini, pengguna harus berlangganan bulanan.
Apple Fitness Plus. (Sumber: Apple)