Kenali Dampak Hubungan yang Tidak Sehat Terhadap Mental Remaja

Uli Febriarni
Selasa 30 Mei 2023, 13:48 WIB
ilustrasi hubungan percintaan di usia remaja (Sumber : freepik)

ilustrasi hubungan percintaan di usia remaja (Sumber : freepik)

Bila kamu merupakan pasangan muda yang memiliki anak remaja, atau seorang kakak yang sedang mendampingi adik berusia remaja, maka artikel ini perlu kita simak bersama. Karena di masa sekarang, percintaan di masa remaja bukan lagi hal yang tabu untuk dikomunikasikan bersama.

Percintaan pada masa remaja bak pisau bermata dua. Satu sisi memiliki cerita cinta nan indah, namun di sisi lain cukup menyayat hati. Hal ini akan dijelaskan lebih jauh oleh Pakar Kesehatan Mental Remaja Universitas Airlangga, Surabaya, Tiara Diah Sosialita.

Baca Juga: Hati-Hati Perut Buncit! Daya Kognitif Bisa Turun

Baca Juga: Terlalu Ketat Menghitung Kalori Saat Diet Bikin Depresi

Tiara mengatakan, faktor pencarian identitas dan pemahaman hubungan sosial pada masa remaja menjadi penyebab utama permasalah percintaan. Remaja menjadi mudah cemas dan tidak stabil secara emosional dalam sosial. Mereka mudah mengalami stres sehingga kondisi mental menjadi faktor yang signifikan.

"Di usia remaja, mereka memasuki fase eksplorasi. Mereka butuh sosok di luar orang tua yang memberikan rasa aman, dan mulai tertarik dalam membentuk ikatan emosional yang sehat," kata dia, dilansir pada Selasa (30/5/2023).

Kemudian dalam perkembangan kognitif sosial, remaja belajar melalui media pengamatan dan pengalaman. Hal tersebut menjadi penting bagi kehidupan untuk memandang cinta, kesetiaan, dan kepercayaan.

Dosen Fakultas Psikologi (Fpsi) UNAIR itu mengungkap, remaja juga akan memberikan respons atas kekerasan atau hubungan percintaan yang tidak sehat, salah satunya bila mereka menghadapi perselingkuhan pasangan.

Trauma

Secara psikologis perselingkuhan akan berdampak negatif bagi segala kalangan. Percintaan yang tidak sehat secara terang-terangan, berulang, dan dalam waktu yang lama rentan menimbulkan masalah psikologis.

Maka, sangat penting bagi remaja dan orang tua agar peka dan lebih perhatian pada orang yang terlibat masalah percintaan.

Di laman yang sama, Tiara menjelaskan, trauma karena hubungan tidak sehat juga bisa terjadi dalam diri remaja, pengalaman itu dapat menimbulkan penurunan kepercayaan dan penilaian terhadap hubungan percintaan di masa depan. Bahkan remaja dapat saja menilai secara menyeluruh (mengeneralisasi), tidak ada orang yang tulus dalam menjalani sebuah hubungan.

Di momen inilah peran orang dewasa bagi remaja, untuk mendampingi mereka sebelum memulai sebuah hubungan percintaan.

"Perselingkuhan dapat mempengaruhi kondisi remaja. Bagi remaja, perlu memastikan kesiapan mereka sebelum memutuskan dalam sebuah hubungan. Kalau belum siap, alangkah baiknya menyiapkan diri," tuturnya.

Insecure dan Depresi

Secara psikis, kegagalan percintaan dapat memunculkan rasa malu dan ketidakberhargaan terhadap diri, lanjut Tiara. Remaja dapat merasa kesepian dan malu dalam membagikan pengalaman percintaan yang gagal.

"Karena selingkuh bukanlah hal yang harus membuat bangga. Pergolakan batin yang demikian, jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan stres berkelanjutan, bisa berujung depresi," imbuh dia.

Baca Juga: Mau Diet Tapi Suka Yang Manis-manis, Gunakan 4 Bahan Ini

Secara psikis, peristiwa itu akan membuat orang merasa malu, terutama pada usia yang masih labil.

"Remaja masih kesulitan dalam memproses emosi, karena mereka masih tahap belajar mengelola emosi," ujarnya.

Ia menegaskan, kegagalan dalam percintaan menimbulkan pengalaman negatif, terpukul, reaktif dan kehilangan arah. Untuk menstabilkan emosi mereka, terkadang para remaja memilih aktivitas negatif dengan cara seperti merokok dan alkohol. Atau melakukan hal-hal buruk lainnya. Tahap ini perlu dikenali pada waktu yang tepat oleh orang dewasa, tujuannya agar para remaja ini tidak terlanjur masuk ke dalam keputusan yang salah.

Mengenali Gejala Masalah Psikis Remaja Akibat Percintaan

Mengenali masalah psikis yang timbulkan permasalahan cinta cukup kompleks, lanjut Tiara.

Menurut dia, orang dewasa dapat mengenali gejala masalah psikis pada remaja misalnya lewat perubahan mood drastis, sedih cemas, mudah marah. Remaja juga bisa nampak kehilangan minat dalam melakukan hal rutin, kehilangan semangat dalam beraktivitas. Bahkan, perilaku yang tidak biasa dapat terjadi untuk menyesuaikan emosinya.

"Perilaku tak biasa itu seperti menghindari orang di sekitarnya, menghindari keluarga, dan biasanya orang yang terkait masalah percintaannya," ujarnya.

Kesulitan dalam berinteraksi juga menjadi tanda yang terlihat. Jika permasalahan yang timbul semakin memburuk, maka harus tertangani oleh tenaga profesional, demikian dijelaskan Tiara.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain modular pertama di industri untuk fleksibilitas maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon nirkabel ringkas DJI dilengkapi penutup depan berwarna-warni untuk menyesuaikan dengan gaya apa pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat guna memberikan pengalaman yang nyaman bagi keluarga tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)