Instagram Dilaporkan Sedang Menguji Chatbot AI, Bisa Pilih 30 Kepribadian

Rahmat Jiwandono
Kamis 08 Juni 2023, 17:18 WIB
Fitur chatbot bertenaga AI di Instagram. (Sumber : Twitter @alex193a)

Fitur chatbot bertenaga AI di Instagram. (Sumber : Twitter @alex193a)

Techverse.asia – Instagram mungkin sedang mengerjakan chatbot bertenaga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), menurut gambar yang dibocorkan oleh peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi di Twitter pada Selasa (6/6/2023). Dengan demikian, membuat Meta bisa menjadi perusahaan  terbaru yang menguji potensi sosial obrolan bot AI.

Menurut bocoran tersebut, yang mencerminkan pengembangan aplikasi yang sedang berlangsung yang mungkin atau mungkin tidak aplikasi chatbot itu diluncurkan, chatbot AI ini diklaim dapat menjawab pertanyaan atau memberikan saran. Pengguna juga dapat memilih dari 30 kepribadian AI yang berbeda, yang juga dapat membantu pengguna untuk menulis pesan.

Baca Juga: Penjelasan Instagram Soal Konten yang Direkomendasikan dan Shadowbanning

Namun begitu, hingga kini Meta belum mengumumkan rencana formal apa pun untuk fitur semacam itu, tetapi chatbot akan sesuai dengan pernyataan sebelumnya tentang ambisi Meta di bidang AI.

Pada Februari tahun ini, CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan bahwa Meta sedang mengembangkan persona AI yang dapat membantu orang dalam berbagai cara dan bahwa perusahaan sedang menjajaki bagaimana membuat bot semacam itu dapat diakses melalui percakapan teks seperti obrolan di WhatsApp dan Messenger.

Tidak jelas apakah Meta benar-benar berniat meluncurkan bot semacam itu di Instagram, atau langkah keamanan apa yang diperlukan. Tetapi pembocor tangkapan layar di atas, Paluzzi, memiliki rekam jejak yang andal untuk menemukan fitur aplikasi yang akan datang, termasuk fitur klon Instagram BeReal dan fitur penulis bersama di Twitter.

Fitur chatbot bukanlah sesuatu yang baru lantaran media sosial lainnya telah meluncurkan AI chatbot dengan hasil yang beragam. Saat Snapchat pertama kali meluncurkan chatbot yang diberi nama My AI, yang ditenagai oleh teknologi ChatGPT OpenAI, produk tersebut tidak memiliki fitur pengelompokan usia yang sesuai.

Jadi, akhirnya memberi tahu seorang reporter, yang menggunakan akun yang terdaftar sebagai remaja, bagaimana cara menutupi bau alkohol dan ganja serta mengatur mood untuk berhubungan seks.

Baca Juga: Headset Virtual Reality Meta Quest 3 Segera Dirilis, Begini Spesifikasi dan Harganya

Snapchat juga baru-baru ini merilis fitur Paywalled My AI Snaps, yang memungkinkan AI mengirimi pengguna suatu gambar AI yang dihasilkan. Saat diluncurkan, produk tersebut ternyata tidak bekerja dengan baik.

Tidak jelas alat AI apa yang akan digunakan Instagram untuk mendukung chatbot-nya. Namun seiring berkembangnya AI secara generatif, perusahaan induk Instagram, Meta, telah menggunakan alat ini di banyak aspek bisnisnya yang mapan, seperti penjualan iklan.

Pada Mei kemarin, Meta mengumumkan AI Sandbox, yang membantu pengiklan membuat versi iklan alternatif, serta gambar latar belakang dan pemotongan gambar. Perusahaan juga meluncurkan alat pengkodean AI-nya sendiri yang disebut CodeCompose, tetapi tidak tersedia untuk umum.

Saat ini tren AI sedang booming, Instagram juga dikabarkan sedang mengerjakan platform pesaing Twitter. Menurut bocoran informasi tentang aplikasi berbasis teks, dengan nama kode Barcelona, ini akan menjadi aplikasi mandiri yang terintegrasi dengan Instagram

Fitur chatbot berbasis AI tampaknya berkelindan dengan ambisi Zuckerberg untuk memperkenalkan agen Artificial Intelligence (AI) kepada miliaran orang dengan cara yang berguna dan bermakna. 

Baca Juga: Meniru Fitur TikTok, Instagram Lakukan Pembaruan untuk Pengeditan dan Pencarian di Reels

Zuckerberg memberikan pratinjau paling rinci selama laporan pendapatan perusahaan untuk kuartal pertama tahun ini, ketika melaporkan pendapatan US$28,6 miliar dan rekor dua miliar pengguna harian dari aplikasi Facebook, mengalahkan perkiraan Wall Street. Laba Meta untuk kuartal tersebut adalah US$5,7 miliar, yang artinya turun 24 persen dari waktu yang sama dengan tahun lalu.

"Kami mengeksplorasi pengalaman obrolan di WhatsApp dan Messenger, alat pembuatan visual untuk posting di Facebook dan Instagram dan iklan, dan juga pengalaman video dan multi-modal dari waktu ke waktu," ujarnya. 

Dia berharap alat ini akan bermanfaat bagi semua orang mulai dari orang biasa hingga pembuat konten hingga bisnis. Misalnya, ia berharap banyak minat pada agen AI untuk perpesanan bisnis dan dukungan pelanggan akan datang setelah Meta mendapatkan pengalaman itu.

"Seiring waktu, ini juga akan meluas ke pekerjaan kami di Metaverse, di mana orang akan lebih mudah membuat avatar, objek, dunia, dan kode untuk menyatukan semuanya," terangnya. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)