China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Rahmat Jiwandono
Jumat 01 Mei 2026, 18:29 WIB
Meta (Sumber: Wikimedia)

Meta (Sumber: Wikimedia)

Techverse.asia - Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC), badan perencana ekonomi tertinggi China, baru-baru ini menyatakan bahwa telah memblokir akuisisi Manus senilai US$2 miliar oleh Meta, sebuah startup AI berbasis agen yang didirikan oleh para insinyur Negeri Tirai Bambu yang pindah ke Singapura sebelum Mark Zuckerberg mengakuisisinya akhir tahun lalu.

Langkah ini menandai salah satu intervensi paling signifikan China dalam kesepakatan lintas batas, yang meluas jauh melampaui ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China dan ke industri Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang lebih luas.

Baca Juga: Meta akan Menutup Situs Web Messenger yang Berdiri Sendiri Mulai April 2026

Bagi Meta, ini dapat memberikan pukulan serius terhadap ambisinya di bidang agen AI yang berkembang pesat. Tanpa penjelasan yang diberikan, NDRC China telah memerintahkan kedua pihak untuk membatalkan kesepakatan tersebut sepenuhnya.

“Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) telah membuat keputusan untuk melarang investasi asing dalam proyek Manus sesuai dengan hukum dan peraturan, dan telah meminta pihak-pihak yang terlibat untuk menarik transaksi akuisisi,” tulis NDRC dilansir Techverse.asia, Jumat (1/5/2026).

Namun situasinya jauh dari sederhana. Sekitar 100 karyawan Manus telah pindah ke kantor Meta di Singapura pada Maret 2026, dengan para pendiri mengambil peran eksekutif. CEO Xiao Hong kini melapor langsung kepada COO Meta, Javier Olivan.

Baca Juga: TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

CEO Manus, Hong, dan Kepala Ilmuwan Yichao Ji dilaporkan berada di bawah larangan keluar, yang mencegah mereka meninggalkan daratan China. “Transaksi tersebut sepenuhnya sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami mengantisipasi penyelesaian yang tepat untuk penyelidikan ini,” kata juru bicara Meta.

Didirikan pada 2022 oleh Hong, Ji, dan Tao Zhang, Manus memindahkan kantor pusatnya dari Tiongkok ke Singapura sekitar pertengahan tahun 2025. Hanya beberapa bulan kemudian, Meta datang.

Perusahaan tersebut lamtas mengumumkan akuisisi Manus pada Desember 2025 dengan nilai sekitar US$2 miliar hingga US$3 miliar, dengan rencana untuk menggabungkan teknologi agennya langsung ke dalam Meta AI.

Baca Juga: Meta AI Telah Diluncurkan di 6 Negara, Selanjutnya Ada Indonesia Coy!

Meta telah setuju untuk mengakuisisi startup AI yang berbasis di Singapura, Manus, dengan kesepakatan tersebut mensyaratkan pelepasan penuh kepemilikan dan operasional dari China, menurut laporan Nikkei Asia.

Namun demikian, asal usul perusahaan ini dapat ditelusuri kembali ke China. Para pendiri Manus sebelumnya mendirikan perusahaan induknya, Butterfly Effect, di Beijing pada 2022 sebelum pindah ke Singapura.

Latar belakang tersebut telah menarik perhatian di Washington, AS, di mana Senator John Cornyn telah menyuarakan kekhawatiran tentang investasi Benchmark di perusahaan tersebut, mempertanyakan apakah modal Amerika Serikat harus mengalir ke perusahaan yang terkait dengan China.

Baca Juga: Meta Mengakuisisi Limitless: Startup Pembuat Liontin Bertenaga AI

Sebelumnya diberitakan, pada Januari tahun ini Meta telah resmi mengakuisisi usaha rintisan alias startup di bidang kecerdasan buatan bernama Manus dengan kesepakatan senilai lebih dari Rp33,44 triliun. Manus mengklaim bahwa kinerjanya lebih baik daripada Deep Research milik OpenAI.

Manus dirancang untuk mengotomatiskan tugas-tugas tertentu, seperti riset pasar, pengkodean, analisis data penjualan, dan kloning serta pembuatan situs web. Mereka mengklaim bahwa Manus "sudah melayani kebutuhan sehari-hari jutaan pengguna dan bisnis" dan memiliki pendapatan rata-rata tahunan lebih dari US$100 juta hanya delapan bulan setelah peluncuran.

Meta menyatakan bahwa akan tetap menjalankan Manus secara independen dan mengintegrasikan agen AI startup tersebut ke dalam Facebook, Instagram, dan WhatsApp, di mana chatbot Meta sendiri, Meta AI, yang sudah tersedia untuk pengguna.

Baca Juga: Facebook Sekarang dapat Menganimasikan Foto Profil Pengguna dengan AI

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)